Menggapai Cinta Lama

Menggapai Cinta Lama
106. Diandra Hardian.


__ADS_3

Marine segera pergi menuju rumah Richard,dia sudah tidak sabar bertemu dengan suami nya.Saat sampai di rumah satpam rumah mengabarkan jika Richard belum kembali,sementara Tuan Mahesa dan Nyonya kirana pun belum kembali semenjak membawa Ricard berobat keluar negeri.


Marine seketika tercengang, karena anaknya bilang dia baru saja dari rumah itu


''Pak tadi james bilang mereka dari sini lho..?'' Benar nyonya,memang tadi tuan dan nona muda kemari bersama tuan Richard.


''Terus sekarang Richard dimana Pak?''Saya tidak tau Nyonya,jawab satpam tersebut.


Marine pun segera pulang setelah dari rumah Richard,dia ingin bertemu anak nya karena banyak pertanyaan yang akan dia tanyakan pada mereka.


''Marine,james bilang dia bersama Richard tadi.''Ya Ma jawaban Marine.


Baru Marine sampai Ma udah banyak pertanyaan saja.memang Mama nya Marine kalau bertanya seperti sales motor gak ada kelar nya.


Marine pun menemui kedua anak nya,karena dia penasaran dengan keadaan Richard.


''James keadaan Papa bagaimana..?'' Papa pakai kursi roda Mama,jawab james.


marine menitihkan air mata mendengar ucapan anak nya.


''Papa bilang,katanya rindu sama Mama.''Marine meneteskan air mata nya.


''Kenapa papa tidak menemui Mama ya,kan Mama juga pengen ketemu Papa sayang.'' James tersenyum.


''Papa bilang,nanti pasti ketemu Mama.''Marine lega mendengar nya.


Marine sekarang menjadi galau,karena setelah menemui kedua anak nya Richard sudah tidak pernah datang lagi.Sampai dua bulan,Richard tak pernah kembali untuk menemui anak nya.


Di rumah nya Vivi sedang mengalami kontraksi,dia merasakan mules yang sangat luar biasa.Rudi orang kepercayaan Rey,membawa vivi ke rumah sakit terdekat.Jadwal kelahiran anak Vivi lebih cepat dua minggu dari HPL nya.Sementara Rey sedang berada diluar kota,dia baru akan kembali esok hari.


Rudi,,mencoba mengabari Rey tetapi tidak bisa.Vivi pun terus mencari suami nya,dia begitu kesakitan dan membutuhkan dukungan dari Rey.


''Maaf nyonya tuan rey tidak bisa kami hubungi''Vivi semakin lemah mendengar nya .


''hubungi tuan Morgan saja Rud.''perintah vivi.


''Baik Nyonya jawab''Jawab Rudi pegawai vivi.


Rudi pun menghubungi morgan yang saat itu tengah berada di kantor.Morgan memang tidak bersama Rey saat ini,karena ada pekerjaan yang tak bisa tinggal di perusahaan.Itu lah sebab nya ia mengutus Rey,menyelesaikan pekerjaan di luar kota.

__ADS_1


Morgan pun menghubungi sila.


''Halo sayang '' ucap morgan.


''Iya Dady''Jawab Sila.


Vivi di rumah sakit,mau melahirkan kamu coba temani dia ya,biar darren di rumah Mama sam suster.Rey masih susah di hubungi saat ini,mungkin dia masih meeting.


''Baik kak nanti aku temani vivi''jawab sila


Sila pun membawa Daren ke rumah mertua nya, untuk di titipkan.Sementara ia menemani Vivi di rumah sakit.


''Vi,bagaimana sudah pembukaan berapa sekarang?'' Vivi terlihat lebih tenang saat ini.


''Pembukaan enam sila.''jawab vivi.


Sampai sore hari Rey belum bisa dihubungi,itu membuat morgan khawatir.Morgan pun memerintah kan anak buah nya yang berada di kota itu untuk mencari Rey .


Di rumah sakit Vivi ditemani Sila dan Ibu mertua nya.Karena keluarga Vivi jauh malam nanti baru mereka akan tiba.


semaki lama Vivi semakin merasakan kontraksi yang hebat,dia terus merintih kesakitan.tidak adanya Rey membuat dia semakin sedih,karena dia berharap saat melahirkan ada suami tercinta di sisinya.


''Vi semangat ya,jangan terlalu memikirkan Rey di sana pasti dia akan mendoakan mu.''Sila mencoba memberi semangat untuk Vivi.


''Rey apa yang terjadi mengapa kamu tak bisa di hubungi..?''Morgan Panik.


''Maaf bos,saya mengalami kecelakaan tadi pagi'' Jawab Rey terbata.


''Apa...!''Morgan terkejut.


Mobil yang saya kendarai mengalami kecelakaan tadi siang, saya baru saja menjalani pengecekan di beberapa bagian tubuh, supaya bisa cepat ditangani bila ada cidera berat. itulah penjelasan Rey.


''Terus bagaimana keadaan mu saat ini Rey.?''keadaan saya baik bos tidak mengalami luk yang parah,and tidak perlu khawatir bos Yanuar menjaga saya dengan baik.


Bagus,perintahkan kan Yanuar mengantarmu pulang sekarang.Saat ini Vivi akan melahirkan Rey jadi kamu harus kembali, Jalani perawatan di rumah sakit, Brawijaya saja.


Penjelasan Morgan membuat Rey terkejut,dia tidak bisa bayangkan Vivi kesakitan tanpa dirinya.Rey pun segera menghubungi Vivi.


Rey menghubungi Rudi dia ingin tahu keadaan Vivi,melihat wajah Vivi pucat pasi menahan sakit Rey pun menjadi tidak tega.

__ADS_1


''Vivi,kamu pasti bisa sayang yang kuat ya !''Rey memberi kekuatan untuk Vivi.


''Mas Rey''itulah yang Vivi ucapkan.


Maafkan saya ya,tidak bisa mendampingi mu sayang.Kalau memang baby sudah mau lahir,kamu harus berusaha tidak boleh menyerah.Mas akan menemani mu dari sini,karena membutuhkan waktu yang lama untuk sampai disana.Jangan menunggu saya datang kamu harus semangat terus vi, sekarang mas dalam perjalanan pulang.


Vivi pun terus berjuang,sakit nya kontraksi tidak membuat nya menyerah. pukul sepuluh malam, pembukaan nya sudah sempurna.Dokter dan para perawat sudah bersiap membantu Vivi melahirkan.


Rey pun selalu menemani secara virtual,diapun menyaksikan bagaimana Vivi berjuang melahirkan buah cinta mereka.


Lahirlah seorang Putri cantik mereka,yang sehat tanpa kurang sedikit pun.Rey sangat bahagia melihat bayi mungil nya, Rey tidak sabar untuk cepat sampai di rumah sakit.


''Maaf ya tidak ada proses lahiran yang spesifik, karena author belum pernah lahiran normal heeeee''


Aura kebahagiaan terpancar dari Vivi dan keluarga nya.ketegangan yang sebelum nya menyelimuti ruangan itu kini menjadi kebahagiaan.


Setelah Vivi melahirkan,Sila pulang bersama Morgan.karena hari sudah malam dan anak mereka masih di rumah orang tuanya.Morgan dan Sial memutuskan menginap karena sudah terlalu malam,untuk membawa anak yang belum genap satu tahun itu untuk pulang.


Rey sampai di rumah sakit pukul Dua dini hari,dia menggunakan kursi roda,karena kaki nya mengalami benturan dan masih terasa sakit untuk berjalan.


''Vi terimakasih sayang ,sudah berjuang demi anak kita.'' Vivi yangs sedang tidur pun terbangun ,dia sungguh terkejut melihat ada Rey di samping nya.


''Mas Rey sudah sampai,?'' Iya sayang jawab Rey.


''Mas dahi mu kenapa,kamu mengapa pakai kursi roda,apa yang terjadi mas?''


Vivi begitu khawatir.


Tidak papa sayang,hanya kecelakaan kecil saja kemarin.rasa sakit ini tidak sebanding dengan yang kamu rasakan, saat melahirkan baby kita sayang.


''Mas tapi kaki mu.?''Kakiku masih berjalan kok.


Vici pun lega mendengar nya.


Siang ini keluarga besar Tuan wijaya, mengunjungi Vivi dan Rey di rumah sakit.Rey pun menjalani pemulihan di ruangan yang sama dengan Vivi, karena ini rumah sakit milik Morgan apapun bisa Rey lakukan.


Keriuhan dan kebahagiaan menyelimuti ruangan itu,Rey adalah bagian dari keluarga Wijaya,mereka sudah menganggap Rey sebagai anggota dari keluarga mereka.Jadi kesedihan dan kebahagian yang dialami Rey,itu pun yang akan mereka rasakan.


''Aduh baby cantik sekali,siapa nama si cantik ini?''kata mama Cindy.

__ADS_1


Namanya ''Diandra Hardian."Vivi mengenalkan Nama anak nya.


''Nama yang cantik ya." kata Sila.


__ADS_2