
''Sila,tante saya pulang dulu ya '' kata Morgan.
''Iya Morgan ''Jawab ibu sila.
Setelah sampai di rumah nya,Morgan pun langsung berbicara pada kedua orang tuanya untuk melamar Sila.
''Mah Pa..besok ketemu orang tua Sila ya''
Mama morgan oun terkejut.
''kamu kenapa mendadak si ..?''Jawab Mama nya dengan kesal.
''Memang morgan maunya cepat,''kan biar gak jadi duda lagi ma,.
''ngeles aja kamu ini.''Kata Mama.
''Morgan morgan kamu ini,,pernikahan kok seperti mainan maunya buru buru semua,''Mama Morgan ngomel terus menghadapi tingkah anak nya.
''Bukan gitu ma,''morgan maunya sah dulu aja urusan pesta dan lainnya belakangan..oh ya aku sudah kabarin kak marine.ingat ma besok jam 3 ya.yasudah morgan istirahat dulu capek papa istirahat ya.!
''Lihat tuh Pa,kelakuan anak mu.''Mama tidak mengerti dengan jalan pikiran nya,apa sudah begitu bosan nya dia menduda sampai kebelet kawin begitu.
''Sudah lah Ma,turuti saja selama ini kan dia sudah menurut dengan kita.''Morgan juga menjalankan perusahaan dengan baik selama ini kan,jadi apa salah nya dia mencari kebahagiaan nya sendiri.
''Papa sama saja dengan Morgan.!''Mama pun kesal.
Esok hari nya,Morgan membawa Sila dan Ibu nya ke sebuah butik ternama di kota nya.Morgan membelikan Sila dan Ibu nya gaun untuk acara lamaran mereka,tidka cuma itu banyak sekali pakaian yang morgan beli untuk mereka.Bahkan Morgan memilih sendiri gaun untuk calon istrinya.
Sila dan Ibu nya pun sampai bingung melihat nya,karena menurut nya itu terlalu banyak,tetapi tidak boleh ada penolakan kata Morgan.Ketika Sila mencoba gaun-gaun itu Morgan pun terpukau, karena semua yang ia pilih sangat cocok dipakai oleh sila karena terlihat anggun dan cantik.
Setelah dari butik,Morgan mengajak Sila makan ke sebuah restauran mewah.Dia begitu memanjakan kekasih dan calon ibu mertua nya.
''Halo Rey kamu dimana.?'' Morgan menghubungi Rey.
''Masih di jalan Bos,sebentar lagi sampai.'' Jawab Rey.
''Ya sudah Rey saya tunggu.'' Ucap Morgan.
Setelah Rey datang,Morgan memberi kan banyak instruksi untuk acara pertemuan keluarga nya dan Sila.
Rey nanti orang MUA datang setengah jam lagi,
semua sudah disiapkan oleh Nindy semuanya..
kamu tinggal pantau saja..!!
''Baik bos.''Jawab Rey dengan tegas.
''Bu ini tuh hotel tempat vivi kerja lhoo,tapi vivi lagi diluar kota jadi gak bisa ketemu kita.'' Sila berkata pada Ibu nya.
''Jadi Vivi bilang dia diluar kota..'' Rey sangat terkejut.
''Rey kamu urus semua ya,saya harus pulang ..''iya bos jawab Rey.
Morgan pun berpamitan pada Sila dan Ibu nya untuk pulang.
Setelah Morgan pulang,Rey membawa Sila dan Ibu nya ke dalam kamar hotel yang sudah disiapkan.
tok tok tok tok
'' Iya rey..?''Sila membuka pintu.
''MUA sudah datang nona'' Rey memberi kabar
''Iya terimakasih Rey,''Ucap Sila.
Ketiak Sila sedang di make up dan bersiap,Rey ingin menunggu nya di restauran tersebut.
''vi gak bales chat aku,,apa dia masih marah?''
padahal mereka berada dalam satu gedung yang sama,vivi masuk kerja karena dia gak mau diam
__ADS_1
di rumah saja.Malah pusing mikirin masalah yang ada dia tidak mau menikah dengan rey,tapi kalo tiba tiba dia hamil bagaimana ...?semua begitu membingungkan untuk vi dia merasa kalo sama rey seperti tikus dan kucing,bagaiman kalo menikah apa yang akan terjadi nanti.
Saat rey menuju lift,vi juga sedang menuju lift
dimana Rey berada santu lantai di atas lantai vi.
ting pintu lift terbuka,Rey sendiri di dalam lift itu.
Saat vi melangkah ia sangat terkejut ada rey di sana,
''Vi..''Rey senang melihat Vivi.
''Mas Rey kamu kok di sini...?''Vivi terkejut.
''kamu ngapain mas disini ..?''Ucap Vivi.
''Ada urusan disni,kamu ikut saya,,!'' Rey memaksa Vivi,untuk ikut bersama nya.
Vivi bun cemberut dan menggerutu,dia sampai mengumpat seorang Rey karena kesal nya.
''Duduk ....!''Perintah Rey.
''Mau apa lagi sih gangguin orang aja'' Vivi Marah
''Kamu kenapa kerja ..?''pertanyaan konyol Rey.
''Ya memang aku harus kerja''
''Kenapa gak balas chat saya hari ini ..?''Kata Rey.
''Emang harus saya balas .. ''iya harus lah jawab Rey.
''Tapi buat saya enggak..!'' Jawab Vivi tak mau kalah.
''pokok nya Harus vi..!!''Rey memaksa
''kamu kenapa sih maksa terus ?''Vivi pun semakin berani.
''Nurut kenapa si,,,!!'' Rey geram.
Udah mas kita itu gak cocok jadi jangan di paksakan, aku gak peduli mau nikah sama kamu apa gak, dan aku berharap aku tidak hamil. biar kamu gak usah nikahin aku dan kamu gak perlu ngikutin aku sampai kesini.
''Saya gak ngikutin kamu..''saya lagi ditugaskan presdir disini dan disini ada nona Sila dan Ibunya.
mereka mau lamaran nanti di hotel ini jam 4.
''oh gitu ya sudah aku permisi dulu mau kerja tau.''Vici merasa tidka enak jika Sila melihat nya
Vi..! keputusan yang udah saya buat tidak akan bisa dirubah lagi suka atau tidak ,mau atau tidak.kamu tetap menjadi calon istri saya! sekarang kamu boleh pergi...
Dengan perasan kesal vi melangkah pergi,
sementara Rey dia tak bergeming tetap tenang
walaupun ada sakit dihatinya..itu bukan apa-apa
dia yakin vi pasti akan jadi milik nya.
''Halo rey gimana semua sudah siap kan ?'' sudah bos tempat nya juga sudah siap..
''Ok saya sebentar lagi saya jalan kalian siap siap ya,,,!'' Morgan memberitahu pada Rey.
Walaupun acara lamaran sederhana dan hanya dihadiri keluarga inti,Tapi ruangan pertemuan nya
di dekor sangat mewah dan sangat indah tentunya.
''Mari Nona,, presdir sebentar lagi sampai kita
harus sudah dibawah,gak enak kalo mereka harus menunggu.'' Ucap Rey.
Rey membawa Sila di tempat acara lamaran mereka,tak lama Morgan pun sampai di sana.
__ADS_1
''Halo rey saya sudah sampai ..'' Kata Morgan
''iya bos semua sudah siap..''Rey memberitahu keadaan didalam.
Setelah sampai di tempat,morgan nampak kaget melihat sila dia begitu sangat cantik dan anggun malam ini.
''Silahkan tuan ,nyonya..!''terimakasih rey
''silahkan bos ...!''thanks rey kerja mu bagus
Marine dan suami nya belum datang saat itu,mereka memberi kabar kalau datang sedikit terlambat jadi tidak perlu menunggu nya.
Selamat sore nyonya salam kenal dari kami ,kami disini ingin melamar anak nyonya,sila untuk anak kami morgan apakah bisa diterima.
Papa Morgan melamar Sila secara langsung.
Saya menyerahkan semua keputusan ini pada sila sendiri ,,dia yang berhak memutuskan pilihan hidup nya.
''Bagaiman nak apakah lamaran ini diterima ..?''
Iya bu saya menerima lamaran keluarga kak morgan.
Alhamdulilah ..
tiba saat nya makan bersama,,sembari membicarakan pernikahan.
''Sila maaf ni tante mau tanya,''Kata Mama Morgan.
''Boleh tante.'' Jawab sila.
''Ayah kamu kemana ya kok gak ikut??''
morgan sangat shock mendengar pertanyaan mama nya untuk sila pasti sila sangat sedih.
'' Iya tante bukannya ayah gak mau datang,tapi ayah sudah dipanggil allah sekitar 5 bulan lalu'' Jawab Sila dengan wajah sendu nya.
''Mamah kok tanya begini si..?''kan mama gak tau pa
''maaf nak sila ,kalo ini bikin kamu sedih.'' Papa Morgan meminta maaf.
''gapapa om ,tante juga kan perlu tau.''Jawab Sila.
Morgan tetap dengan keputusan nya,
jika ingin menikahi Sial dua minggu lagi.Semua keluarga bisa apa kalau Morgan sudah berkata.
''sore semua maaf Ma Pa,Morgan kalau Marine sama Mas Richard telat .''Marine sudah datang
''Mana calon pengantinnya yang bikin morgan gak bisa tidur, siang malam selalu dia impikan ..
''lhoo kok bu Marine,Pak Richard..disini ''Batin Sila.
''ini kak nama nya Sila,orang nya disini kok heboh''
kata morgan.
''Jadi sila ini,,kok bisa?'' Marine terkejut.
''ya ampun Silla,ini beneran kamu kan sila.?''Marin seakan tidak percaya.
Karena sila biasanya bekerja di hotel,dan sering bertemu Marine dan richard jadi marine bisa langsung mengenali sila.
''Bu Marine ,pak Richard,'' Sila menyapa.
''Dek kamu bilang sila yang jadi OB.
kenapa sila ini .?''Marine bingung.
'' Ya emang sila nya ini kak'' mereka berdebat.
''Apa ob jadi sila jadi OB disini..?nanti coba saya tanyakan aja pas di rumah .''Ibu sila merasa curiga.
__ADS_1
Marin seakan tidak percaya kalau Sila menjadi Ob,tetapi Sila sendiri mengakui nya.