Menggapai Cinta Lama

Menggapai Cinta Lama
21. Tinggal sama morgan


__ADS_3

ting tong ting tong


''Permisi nona,,ibu anda sudah kami jemput.''Ucap pegawai morgan.


''Terimakasih din ,''Jawab Sila.


Setelah mengantar ibu sila mereka pun kembali kekantor nya.


''Masuk bu,Ibu capek ya bentar Sila ambil kan minum dulu ya.''Sila sangat antusias melihat Ibu nya datang.


''Sila ibu tidak haus,nanti saja kamu duduk dulu..!''nak ini apartemen siapa..ini mewah lhoo kamu kok ada uang sewa di sini.? Ibu bertanya.


''Ibu,sila gak ada uang lah kalo apartemennya mewah begini, ini apartemen morgan bu.'' Sila menjelaskan.


''Kamu tinggal sendiri nak .?''Ibu masih penasaran.


''sama morgan bu..!'' Jawaban Sila membuat ibu nya terkejut.


''Apa ...?''Ibu membulatkan kedua matanya.


''Maaf bu sila salah bicara,''jadi sebelumnya sila tinggal di kos sama vivi. terus pas sila sakit pulang nya dibawa kesini biar nyaman menurut Morgan, kalo pagi sampai malam morgan kerja.


Selama sila disini dia pulang sampai jam 10 malam


karena kerjaan lagi padat kalo malam dia teman sila disini.berdua dengan asisten Rey bu.Dia juga gak macam macam sama sila kokibu,jangan berpikiran buruk ya sila belom ada seminggu tinggal disini...


''Iya ibu percaya kok,kamu sebenernya sakit apa..?''


kamu masih pucat lho ini juga kenapa lebam,tangan nya juga kenapa nak ..? Ibu Sila khawatir.


Sila pun men ceritakan apa yang dialami nya pada ibu nya.


"Sila diculik bu waktu itu,''aku disekap selama 4hari dan gak dikasih makan. ditampar,dipukul diperlakukan tidak manusiawi."karena aku di ikat kaki, tangan, mulut disumpal dan tidak dikasih makan aku gak bisa melawan yang ada makin lemah begitu bu ceritanya,dan sekarang para penjahat itu sudah mendekap dipenjara..


''kejam sekali mereka sekarang bagaimana keadaan kamu.?''Ibu mencemaskan Sila.


Sudah membaik bu hanya saja,sila masih agak trauma untuk keluar rumah takut ada apa apa.


sebenarnya bosan juga bu disini..tapi sekarang ada ibu jadi ada teman .


Bu aku telfon Vivi dulu ya biasanya dia kesini temenin aku .


Setelah menghubunngi Vivi,Sila pun cemberut karena Vivi tidka bisa datang.


Yah vivi lagi sibuk bu sekarang,ibu istirahat kamar ibu disini ya.sila mau panas kan makanan buat ibu ya.?


''Gak usah biar ibu aja, kamu istirahat sila biar cepat sembuh ya..'' Ibu memaksa.


sore ini morgan pulang sore dan langsung menuju apartemen menemui sila dan ibunya.Kebetula pekerjaan nya selesai lebih cepat,dan bisa menemui calon mertua nya.


''Selamat malam tante....''morgan menyapa


''malam nak morgan..''Jawab Ibu.


em tante besok kita ada pertemuan sama orang tua saya ..tante bisa kan.?Morgan bertanya.


'' Ia pasti bisa dong buat anak.''ibu menjawab dan tersenyum.


Morgan berpamitan untuk membersihkan diri terlebih dahulu,sebelum makan malam bersama.


saat morgan tidak ada,ibu terus memuji morgan.


''Sila ..?''

__ADS_1


'' iya bu''


"Ternyata Morgan lebih tampan ,dan lebih berwibawa daripada danil ya..?" Ibu membandingkan Morgan dengan Danil.


''Ibu ada-ada saja sih,nanti Kak Morgan besar kepala lho..''Sila tertawa.


mereka pun tertawa bersama.


Setelah mandi morgan mengajak sila dan ibu nya makan malam bersama.


''Sayang makan yuk....?''Kata morgan.


''Boleh''Sila pun antusias.


"Sila besok kan saya libur, besok saya temenin kamu sama ibu ke butik ya biar kalian bisa pilih baju." Sila mengangguk.


Ditempat yang berbeda ada Vivi dan Rey yang selalu saja bersitegang..


''kamu sedang apa Vi ...?''Rey mengejutkan Vivi.


''Akhirnya pulang juga,gak usah basa basi aku mau pulang..!'' Vivi kesal.


''Saya mandi dulu habis itu kita makan..!''Rey bicara dengan santai nya.


Vivi merasa sangat kesal dengan rey, karena tidak mendengarkan kemauannya.


Rey justru terlihat cuek seperti tidak terjadi apa-apa itu semakin membuat Vivi terbakar emosi.


''Vi ayo makan ..?'' rey mengajak vivi makan bersamanya .


''ya...''jawab vivi dengan ketus nya.


Vivi terus mendesak Rey,agar Mengijinkan nya pulang.Tetapi Rey tidak merespon nya,menurut Rey apartemen nya itu lebih nyaman daripada tempat tinggal Vivi yang lebih kecil.Apalahi dengan keadaan


"Vi kamu yang sabar ya,''setelah urusan pernikahan nya Presdir dan Sila selesai,setelah itu barulah kita mengurus pernikahan kita.kamu mau konsep seperti apa.?'' pilih saja sesukamu.!''


''Aku tidak mau semua itu''Kata Vivi dengan tegas.


''Saya akan tetap atur semua nya Vi,''kamu katakan saja mau nya seperti apa.Atur juga bersama keluargamu,karena saya akan meminta kelurga besar saya untuk bertemu dengan orang tuamu.


Rey mencoba membicarakan pernikahannya dengan vivi.


''Aduh tuan rey,jangan ngomongin pernikahan terus saya pusing tau.!'' Wajah Vivi sangat kah kusut


"Memangnya kamu gak mau nikah,terus kalo tiba tiba kamu hamil gimana ?" Rey sedikit mengancam.


Ya bukannya gitu, tapi tolong lah sementara ini saja


biar kan saya tenang dulu.saya itu masih shock


tiba-tiba keadaanya begini saya itu bukan anda tuan,''yang kokoh dan tahan banting.''


ok ok kalau maunya gitu dan satu lagi, jangan panggil saya tuan.panggil mas, Rey atau siapa lah.!


"Aduh sempet sempet nya ya mikirin kay gini" keluh Vivi.


Bagi saya itu, kamu bagaikan malaikat pencabut nyawa tau gak.Menyeramkan setiap hari nya,dan menyebalkan sekali.


Buruk sekali saya di matamu, saya aja gak seburuk itu berfikir tentang kamu.Berpikirlah positif Vi,jangan


berprasangka buruk terhadap orang lain.


Saay Rey sedang bicara dengan Vivi,Mami nya menghubungi Rey.

__ADS_1


Kamu apa apaan Rey,gak ada angin gak ada hujan,


tiba tiba minta kawin kamu .memang nya punya pacar..?mau menikah sama siapa..? bla bla bla..


Ternyata Mami nya Rey bawel seperti Vivi,cocok lah menantu dan mertua.


''Mi memang orang nikah harus punya pacar...!'' Kata Rey.


''Terus kamu mau nikah sama siapa, sama morgan..!'' Mami rey merasa bingung karena dia tidak pernah tau kalau anak nya sudah punya pacar.


"Mami si bos mau nikah lhoo bentar lagi." Mi calon menantu mami ada disini kok,tuh dia tuh cantik gak mi.


Wah dia ada disitu ..?mami rey sangat antusias ingin melihat vivi.


''Halo sayang,boleh tante kenalan.''


''Hay tante,saya vivi salam kenal ya'' Jawab Vivi.


Mami Rey pun,ngobrol dengan Vivi dan Rey hanya melihat sambil tersenyum.


''Yasudah Rey ,nanti Mami bilang Papi ya untuk segera ke sana biar bisa melamar Vivi.''


''Ya Mi,terimakasih'' jawab Rey.


Vivi terus saja merengek minta pulang,membuat Rey lama-lama pusing mendengar nya.


''Saya antar kamu pulang tapi ada syarat nya,''jangan panggil saya tuan..!


''Ok,,!!mas rey.''Kata Vivi dengan wajah yang ditekuk.


Rey pun tersenyum melihat Vivi,semakin di goda Vivi semakin menggemaskan menurut Rey,dalam perjalanan mereka saling diam.Rey ingin menggoda tetapi Vivi terus saja buang muka dari nya.


''Kenapa sekarang dekat vivi berasa beda ya..?''


berasa bahagia berasa lengkap diri saya,kenapa rasanya ingin selalu dekat dia..rasanya gak rela dia pulang.Aduh kenapa rasanya gak rela sih, tapi bagaimanpun juga dia juga perlu privasi semua yang terjadi hari ini benar benar membuat kacau''


Setelah sampai di rumah nya,Vivi segera masuk dan meninggal kan Rey begitu saja,sudah seperti supir taksi saja.


hua hua his hiks..


Vivi menangis ketika sudah masuk kedalam kamar nya,


Kenapa begini kenapa semua terjadi...?''jadi semalem aku berasa dicium merasakan ken***tan itu nyata kukira itu mimpi.malu sekali rasanya untung rey juga mabuk, berati rey udah liat semua dong sini sini semuanya ah aku bisa gila ini.


''Aku masih ingat bagaiman permainan


ku dan vi semalam,''dia sangat menikmatinya..


andai kamu disini vi. ah kenapa dari tadi pikiran ku hanya dia apa aku mulai jatuh cinta sama vivi.''


''Vi sudah tidur...? ''Rey mengirimkan pesan.


''Apaan sih ni orang gangguin aja...''Vivi menggerutu menerima pesan dari Rey.


Rey kesal,karena Vivi tidak membalas pesan dari nya.Akhir nya dia memutus kan untuk menghubungi langsung saja.


''Halo Vi ..''


''Ia halo mas'' Jawab Vivi.


''Kamu sedang apa Vi?''Rey basa-basi.


'' Aku lagi mau tidur,kamu gangguin aja udah ya aku ngantuk.''tut tut tut Vivi mematikan ponsel nya begitu saja.

__ADS_1


yah dimatiin lagi sadis banget ini cewe..


__ADS_2