
Sesampainya di rumah keluarga Pratama, Kiara istirahat sebentar karna ia belum sempat beristirahat.
Kiara beristirahat di taman belakang, Ia butuh tempat yang segar untuk mendamaikan suasana hatinya yang sedikit kacau. Dengan melihat pepohonan dan merasakan semilir angin membuat pikirannya yang kacau sedikit lebih tenang.Tapi tiba-tiba seseorang datang membuyarkan lamunannya.
"Kamu pembantu baru ya?" Ucap seorang laki-laki yang Kiara tau dia adalah suami dari kakak suaminya,Dimas namanya.
"Iya tuan" jawab Kiara sungkan.
"Sudah punya suami?" Tanya Dimas lagi
"Sudah tuan, saya permisi tuan mau lanjut bekerja" Ucap Kiara yang merasa tak enak berduaan dengan suami kakak iparnya takut jadi gosip yang tidak-tidak lagi.
"Lumayan cantik dan seksi juga, suaminya kemana? Bisa-bisanya ngebiarin istri kek gini sendirian di kota." Batin Dimas merasa heran.
Beberapa hari kemudian Kiara kedatangan Tania dirumah keluarga pratama.karena merasa tak enak sama sang pemilik rumah Kiara mengajak Tania berbicara di taman.
"Ada apa Tania tumben nyari aku?" Tanya Kiara merasa heran.
"To the point saja ra, kamu bisa bekerja disini pasti Andre kan yang masukin kamu kesini?kamu diem-diem menghubungi Andre tanpa sepengetahuanku ya?ngaku saja ra!" Ucap Tania merasa yakin dengan ucapannya.
"Nggak Tania, aku bisa bekerja disini karna bantuan dari Bu RT yang memasukan aku ke yayasan, aku sama sekali nggak tau kalo ternyata Andre ada disini." Ucap Kiara jujur
"Kalo iya nggak papa kok ra, aku nggak marah lagian aku sudah punya calon pengganti yang lebih dari Andre walaupun dia belum kasih signal ke aku tapi aku yakin sih lama-lama pasti dia nyantol juga ke aku." Ucap Tania penuh percaya diri.
"Siapa? Dia juga satu kantor sama kamu?" Tanya Kiara ingin tau.
"Yaps..dia satu kantor sama aku,dia lebih tampan dan lebih bertahta dibanding Andre.Rasanya aku sudah nggak sabar ra pengen cepat jadi istrinya." Tania senyum² sendiri membayangkan seseorang.
"Terus Andre bagaimana?kasian kan dia.."
__ADS_1
"Nah itu dia,kamu deketin dia lagi aja ya! kayaknya dia juga masih suka sama kamu deh." Ucap Tania merasa yakin Andre masih punya perasaan sama Kiara karna Andre sering sekali menyebut nama kiara saat lagi jalan berdua dengan Tania.
"Nggak bisa tan, aku sudah menikah mana mungkin aku bisa menjalin hubungan sama Andre." Ucap kiara menjelaskan.
Tania malah tertawa mendengar ucapan Kiara,Tania merasa tidak percaya kalo Kiara sudah menikah.Tapi Kiara terus meyakinkan Tania.
"Oke kalo memang kamu sudah menikah, mana buktinya?dan mana suami kamu?" Ucap Tania memastikan.
"Aku nggak bisa katakan suami aku ada dimana, karna sebenarnya aku menikah sama dia juga karna terpaksa.Tadinya kita sepakat untuk segera bercerai tapi tidak tau kenapa dia berubah pikiran ingin mempertahankan hubungan kita." ucap Kiara menjelaskan seaman mungkin.
"Oh ya ya aku percaya, pasti suami kamu itu kerjanya jadi supir ya?dia pasti suka mabuk suka judi dan main perempuan?laki begitu kurasa cuma mau manfaatin kamu doang ra."
Kiara merasa yasudah terserah Tania saja mau bilang suaminya kayak gimana, yang penting jangan sampai tau kalo yoga adalah suaminya Kiara, sebab Kiara takut akan mamanya yoga yang super galak itu.
Baru melihat Kiara berbicara sama Andre saja sudah membuat sang majikan uring-uringan apalagi kalo sampe tau anaknya sudah menikahinya, entah apa yang akan dilakukannya nanti jika sudah ketahuan.
"Neng Kiara,ini ada kiriman bunga buat neng." ucap satpam sembari menyerahkan satu bucket mawar putih yang terlihat sangat cantik.
Dengan perasaan bingung Kiara mengambil bunga itu dan mengucapkan terimakasih sama satpam tersebut. "Bunga mawar putih untuk Kiara yang cantik? Dari siapa ini ya kenapa tidak ada nama pengirimnya?" Ucap kiara merasa heran.Kiara bingung mau membuang bunga itu apa menyimpannya di kamar. "Mending aku taruh di depan kamar dulu saja, nanti kalo mas yoga pulang aku akan tanya, dia apa bukan yg kirim bunga itu."
Malam harinya jam 8 malam Kiara sengaja menunggu suaminya didepan rumah, karna hanya dengan seperti itu ia bisa berbicara dengan suaminya.Kalo sudah didalam rumah kesempatan untuk berbicara sudah sangat sulit.Apalagi selama ini yoga tidak pernah mencarinya, malah Andre yang suka diam² menemui Kiara untuk memberi makanan atau sekedar basa-basi.Kecurigaan kiara tentang yoga yang hanya menjadikan dirinya budak nafsu pun semakin kuat.
"Mas..aku mau bicara sebentar." ucap kiara ketika melihat Yoga keluar dari mobil.
"Bicara apa? kamu sudah selesai masa nifasnya?" Ucap yoga, itu lagi yang ditanya membuat Kiara memutar bola mata malas.
"Aku cuma mau tanya ini bunga dari mas yoga apa bukan?" ucap kiara kesal sembari memperlihatkan bunga mawar putih yang didapatnya tadi siang.
Yoga membaca tulisan "Bunga mawar putih yang cantik untuk Kiara yang cantik." kemudian Yoga menjatuhkan bunga itu dan menginjaknya lalu membuang bunga itu ke tong sampah dan pergi begitu saja tanpa berucap apapun ke Kiara.
__ADS_1
Kiara merasa bingung dengan sikap suaminya yang tidak menjawab pertanyaannya dan malah asal membuang bunga itu ke sampah.
Setelah selesai dengan semua rutinitas tugas malamnya, kini waktunya Kiara untuk beristirahat.Karna rasa lelah yang melanda membuat Kiara cepat terlelap dalam tidurnya.
Tengah malam Kiara terbangun, ia merasakan ada tangan kekar yang memeluknya. kiara jadi merinding, dipikirnya itu mahluk penghuni kamar ini.dengan rasa berdebar Kiara mencoba membaca beberapa ayat suci Alquran sesuai yang ia bisa terutama ayat kursi yang paling terkenal ampuh untuk mengusir hantu dan jin.
"Aku bukan hantu aku manusia,nggak mempan kamu baca itu!" Ucap Yoga masih dengan memejamkan matanya.
"Haah..mas yoga kok bisa masuk ke kamar sini?" Ucap Kiara heran.
"Kunci cadangan" jawab yoga tanpa membuka matanya.
Kiara merasa heran dengan sikap Yoga tapi ia mencoba bodo amat kemudian tidur lagi karna masih merasa sangat mengantuk.
Pagi harinya saat Kiara terbangun ternyata suaminya sudah tidak ada lagi dikamarnya, Kiara bernafas lega.kemudian Kiara melihat ada sesuatu di atas meja samping tempat tidurnya.Kiara mengambil amplop yang ada diatas Meja tersebut dan dibukanya ternyata berisi uang yang totalnya ada 10 juta.
"Uang siapa ini?apa punya mas yoga ketinggalan?nanti coba aku tanyakan saja deh."Ucap Kiara kemudian menaruh lagi uang tersebut dan kemudian ia bergegas ke kamar mandi.
Saat Kiara mengantar makanan untuk sarapan kebetulan sekali di meja makan baru ada yoga saja,kesempatan Kiara untuk menanyakan uang tadi."Mas tadi ada uang 10juta itu punya mas yoga?" bisik Kiara sembari menata piring dimeja makan.
"Uang bulanan kamu" Jawab yoga tanpa memandang Kiara.
"Haa..tapi perasaan tanggal gajian aku masih semingguan lagi mas dan kenapa gaji aku sampai 10juta?" Tanya Kiara bingung
"Itu bukan gaji kamu, tapi itu jatah bulanan untuk kamu dari aku.Kamu lupa kamu sudah menjadi istriku,artinya aku punya kewajiban menafkahi kamu baik secara lahir maupun batin kan?"Ucap yoga menjelaskan
Kiara tak menjawabnya lagi karna sudah terlihat yang lain mulai berdatangan, Kemudian Kiara buru-buru ke dapur lagi untuk mengambil menu lain yang belum tersedia di meja makan.
Bersambung..
__ADS_1