Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku

Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku
Memulai Merintis Usaha


__ADS_3

Dengan rasa bahagia dan juga lega, Yoga menggendong Kiara masuk ke dalam kamar, Kiara tampak malu-malu dan ingin turun tapi yoga tidak membiarkannya.


Sesampainya di ranjang tempat tidur, yoga mendudukkan Kiara dipinggir ranjang.


"Jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku, apapun yang terjadi nanti!" Ucap Yoga menatap Kiara dan secara perlahan mencium bibir Kiara dan memagutnya dengan mesra.


Kiara merasakan sensasi yang berbeda dari waktu malam pernikahannya.Sekarang ia begitu menikmati setiap sentuhan yang diberikan suaminya.Jadilah keduanya melakukan apa yang sudah menjadi hak dan kewajibannya.


"Makasih sayang." ucap yoga mengecup kening Kiara ketika keduanya sudah selesai mencapai pelepasan.Kiara mengangguk dan tersenyum kemudian langsung menutup seluruh tubuhnya dengan selimut karna malu.


"Kita mandi bareng ya habis itu kita kembali ke rumah mama." Yoga hendak membuka selimut tapi Kiara menahannya.


"Biar aku pake baju dulu aku malu, mas yoga ke kamar mandi duluan aja siapin air!." Ucap Kiara manja.


Yoga mengangguk dan tersenyum lalu mengambil semua pakaiannya yang tadi dipake untuk dimasukan ke tempat baju kotor.Yoga melangkah menuju kamar mandi tanpa mengenakan apapun membuat Kiara menutup matanya karna merasa malu.


Setelah mengenakan bajunya kembali, Kiara melangkah menuju kamar mandi untuk menyusul suaminya mandi bersama.


Beberapa jam kemudian Yoga dan Kiara sudah sampai didepan halaman rumah keluarga Pratama.Yoga menggenggam tangan Kiara meyakinkan semua akan baik-baik saja.


"Yoga, kamu masuk duluan! Mama mau bicara sama Kiara." Ucap nyonya Pratama menyambut kedatangan yoga dan Kiara.


"Baik mah, Yoga minta mamah jangan sakiti Kiara karna ternyata Kiara adalah istri dari teman dekat yoga.Yoga nggak enak sama teman Yoga kalo sampai Kiara diperlakukan tidak baik di keluarga ini." Ucap Yoga sengaja berbohong supaya mempunyai alasan untuk membela Kiara dihadapan keluarganya, tanpa akan ada yang curiga tentang status yang sebenarnya.Kemudian Yoga masuk ke dalam rumah.Sementara mama yoga memperhatikan penampilan Kiara dari bawah sampai atas.


"Mulai sekarang pekerjaan kamu hanya bagian luar saja! Jangan sekali-kali kamu mencoba menginjakan kaki kamu ke dalam rumah ini.Saya memberi kesempatan untuk kamu bekerja disini hanya sampai masa kontrak kerja kamu habis.Paham kamu?" Ucap Nyonya Pratama menjelaskan dengan sinis.


"Iya nyonya, saya paham.Terimakasih nyonya untuk kesempatannya." Jawab Kiara dengan menunduk hormat.

__ADS_1


Kemudian Nyonya Pratama masuk ke dalam setelah menyuruh Kiara untuk menemui Kepala ART untuk menanyakan tugas pekerjaan barunya.


Di ruang belakang tempat para pekerja berkumpul untuk beristirahat tampak begitu ramai karna memang sudah waktunya untuk beristirahat.Mereka mengobrol dan bercanda bersama.Melihat Alanda berjalan menuju kesana membuat mereka saling berbisik satu sama lain."Si kupu-kupu malam sudah pulang tuh" ucap Rani pembantu paling judes."Maklum, kan udah siang." Jawab teman satunya.Kiara merasa kesal mendengar ucapan mereka tapi ia juga tidak mau ribut jadi Kiara berusaha untuk cuek.


"Kiara, kamu baru keliatan. Dari kemarin kemana saja?" Tanya kepala ART ingin tau karena semua para pekerja di rumah keluarga Pratama adalah tanggung jawabnya.


"Maaf bik, kemarin mas Yoga mengajak aku menemui suamiku.Karna ternyata suami aku adalah teman dekat mas yoga waktu SMA." Jawab Kiara sengaja berbohong sesuai permintaan Yoga.


Bik Narti mengangguk dan tersenyum kemudian mengajak Kiara untuk berpindah tempat untuk membicarakan tugas barunya.


Setelah bik Narti memberitahukan tugas barunya, Kiara pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian.


"Kiara ini baju yang harus kamu cuci sekarang juga! Kata nona Anita tidak boleh menggunakan mesin cuci, harus di cuci pake tangan." Ucap salah satu pekerja membawa satu ranjang besar baju kotor milik anaknya Anita.Kiara mengangguk dan mengambil ranjang baju kotor tersebut.


Dengan penuh kesabaran Kiara mencuci satu persatu baju kotor tersebut.Menurutnya ini hal yang biasa sudah ia lakukan dari dulu, jadi ia tidak merasa kaget atau keberatan.


Tugas terakhir Kiara adalah menyapu seluruh halaman rumah keluarga Pratama dengan dibantu salah satu pekerja karna halamannya sangat luas jadi ia tidak mungkin mengerjakannya sendirian.


Setelah selesai menyelesaikan tugasnya, Kiara membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya dengan baju bersih.Kiara mulai berpikir akan membeli HP untuk mencari tambahan pengetahuan di media sosial.Ia akan memulai usahanya untuk mewujudkan impiannya.


Malam harinya Kiara meminta izin sama bik Narti untuk keluar sebentar karna ingin membeli sesuatu.


Tidak jauh dari gerbang keluar tiba-tiba Kiara dihadang oleh mobil yang ternyata adalah suaminya."Mau kemana jalan kaki sendirian malam-malam begini? Bahaya Kiara." Ucap Yoga merasa khawatir.


"Aku cuma mau ke konter situ mas.Nggak mungkin dong aku pesen ojek.Aku butuh HP jadi aku harus beli HP." Jawab Kiara menunjuk konter tak jauh dari tempatnya berdiri.


"Nggak usah, aku sudah belikan buat kamu, sudah sekalian sama kartunya.Sana cepat pulang!" Ucap Yoga menyerahkan kantong berisi Hp.

__ADS_1


Kiara menerima HP pemberian suaminya dan kemudian berbalik badan untuk kembali pulang setelah mengucapkan terimakasih.


"Tunggu dulu itu nggak gratis" Ucap Yoga mencegah Kiara.


"Yaudah berapa harganya?" Kiara mengeluarkan uang untuk diberikan ke Yoga tapi Yoga menyuruhnya kembali untuk menyimpannya dan kemudian menunjukan pipi kiri dan kanannya.


"Disini apa nggak bahaya? nanti kalo ada yang lihat bagaimana?" Tanya Kiara khawatir.


"Udah nggakpapa nggak akan ada yang lihat cepetan!"


Kiara langsung mencium pipi kanan dan kiri juga bibirnya sekalian kemudian buru-buru berlari karna takut ketahuan orang yang mengenalnya.Yoga tersenyum karna mendapat bonus ciuman dibibir.Kemudian geleng-geleng kepala merasa gemas melihat Kiara yang tampak khawatir dan terburu-buru berjalan menuju kerumah.


Setelah sampai di kamar, Kiara membuka HPnya.Kiara tampak sangat suka sama HP pemberian suaminya.Tapi kemudian HPnya berdering dan nampak tulisan dilayar ponselnya "Suami memanggil" tanpa ada gambar Poto profil.


"Ya..ada apa?" Tanya Kiara ketus saat mengangkat panggilan dari suaminya.


"Cuma mau mastiin aja, kok ketus banget sih sama suami sendiri?" Tanya Yoga merasa heran.


"Maaf aku lagi semangat pengen nyobain HPnya malah ditelfon, kan aku jadi kesel." keluh kiara jujur.


"Yaudah kalo gitu lanjutin lagi! Tapi jangan tidur terlalu malam ya!"


Kemudian Kiara melanjutkan lagi aktifitasnya yang tertunda setelah memutuskan panggilan dari suaminya.


Kiara membuka internet mencoba mencari tau tentang beberapa usaha online untuk sambilan kerja.Sembari menghabiskan sisa kontrak kerja, Kiara akan memulai membuka usaha online.Ia berharap setelah kontrak kerjanya habis usahanya sudah berjalan lancar, jadi ia tidak perlu pusing lagi mencari pekerjaan lain.Walaupun suaminya kaya raya tapi harapannya sangat tipis karna kekayaan suaminya milik orang tuanya yang belum pasti bisa merestui hubungannya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2