Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku

Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku
Salah Paham


__ADS_3

Malam ini Tania mengajak Sherly untuk bertemu di luar, Tania bisa mendapatkan nomer Sherly dari Andre.


"Tau darimana Yoga punya selingkuhan?" Tanya Sherly pada Tania setelah Tania memberitahu bahwa Yoga habis menikmati liburan bersama selingkuhannya.


"Dari yoga sendiri, aku kan sekretarisnya jadi aku banyak tau soal aktifitasnya yoga." Tania mencoba mengompori Sherly supaya ribut dengan yoga dan kemudian putus, dengan begitu Tania bisa dengan mudah masuk ke kehidupan Yoga, begitu pikir Tania.


"Tapi kata mamanya, dia liburan ke villa sama temennya yang bernama Dion dan Aldi, Memang sih dia juga pergi sama pembantunya yang baru itu, tapi nggak mungkin lah yoga mau selingkuh sama perempuan kampung seperti itu." Ucap Sherly merasa yakin.


"Aduh itu malah lebih parah, asal kamu tau ya! pembantunya yoga itu pernah jual diri, jangan-jangan disana dia sudah berhasil godain yoga sama temen-temennya.kata Kakak sepupunya dia pernah di beli sampai rela bayar 50 juta buat semalam." Tania yang baru-baru ini mendapat kabar dari teman di kampungnya bahwa Kiara pernah jual diri semakin memanfaatkan keadaan untuk mengompori Sherly.


Ternyata tak jauh dari situ ada Dimas yang mendengar ucapan Tania.Dimas Kakak iparnya yoga tersenyum misterius setelah mengetahui kenyataan tentang kiara.


Sepulang dari bertemu Tania, Sherly jadi kepikiran terus, takut kalo ternyata ucapan Tania benar.Kemudian ia menghubungi mama yoga berharap mama Yoga bisa membantu mempercepat acara pertunangannya dengan Yoga kalo perlu menikah sekalian.

__ADS_1


Dengan senang hati mama yoga akan membantu Sherly.


Esok harinya, Kiara mendapat kiriman bunga lagi dari orang yang tak dikenalnya, awalnya satpam penjaga gerbang menolak bunga tersebut sesuai permintaan dari tuan mudanya. tapi berhubung Kiara datang, jadi bunga itu diambil oleh Kiara. Kali ini bunganya berwarna kuning. Kiara langsung membuang bunga tersebut mengingat suaminya kemarin bilang jika bunga darinya maka ia yang akan memberinya secara langsung,kalo dari tukang antar bunga berarti bunga itu bukan bunga dari suaminya. Kiara merasa heran karna sering mendapat kiriman bunga dari orang misterius.


Malam harinya, Rumah keluarga pratama tampak sepi karna ada acara pesta di tempat saudara mamanya yoga.


Kiara yang lagi membersihkan dapur dikagetkan oleh suara Dimas, suami kakaknya yoga.Ternyata Dimas tidak ikut ke acara pesta dengan beralasan sedang tidak enak badan, kemudian Dimas menyuruh Kiara untuk menyeduhkan minuman jahe dan disuruh mengantarnya ke kamar Dimas.Tanpa curiga sedikitpun Kiara mengantar minuman tersebut.Saat Kiara hendak meletakan minuman tersebut tiba-tiba pintu kamar dikunci oleh Dimas.Kiara pun kaget tidak menyangka dan langsung meminta untuk keluar.


"Kamu butuh berapa juta? mumpung istri ku lagi pergi jadi bebas?" ucap Dimas to the point.


"Tidak usah pura-pura kiara! Aku sudah tau tentang kamu yang suka jual diri."ucap Dimas sambil tersenyum.


Seketika Kiara merasakan sesak di dadanya kemudian ia marah dan memaksa untuk keluar, tapi Dimas berusaha menghalangi Kiara dan malah mendorong Kiara hingga terjatuh ke lantai.kemudian kiara mencoba mencari cara supaya bisa menyelamatkan diri takut Dimas akan melecehkannya.

__ADS_1


Dengan sekuat tenaga Kiara menendang pangkal paha Dimas saat Dimas hampir berhasil memeluk Kiara.Tepat saat Dimas lengah Kiara buru-buru mengambil kunci dan segera membuka pintu kamar tersebut. Setelah pintu berhasil dibuka, Kiara berlari secepat mungkin hingga dibawah tangga ia tak sengaja menabrak seseorang dan ternyata orang itu adalah yoga suaminya.


"Kiara kamu kenapa?" Tanya yoga heran melihat Kiara lari ketakutan sampai menabraknya."Puas kamu? nggak perlu sok baik di depanku! aku sudah tau jahatnya kamu." Marah Kiara pada yoga karna mengira Yoga yang memberitahu Dimas soal dirinya yang pernah di jual. Kemudian Kiara lari ke belakang sambil menangis.Yoga semakin heran dengan sikap Kiara.Tapi karna ia buru-buru harus pergi lagi jadi ia membiarkan dulu Kiara,mungkin besok udah nggak marah lagi pikir yoga.


Di dalam kamar, Kiara menangis sesenggukan, rasanya ia pengen segera pergi dari rumah ini tapi mengingat ia masih terikat kontrak, ia jadi tidak bisa berbuat apa-apa.kalo sampe nekat keluar sebelum kontrak selesai, kiara merasa nggak enak sama Bu RT yang sudah membantunya mencari pekerjaan.


Pagi harinya saat keluarga yoga sarapan bersama, Kiara mendengar keluarga yoga lagi membicarakan pertunangan yoga dengan Sherly yang akan dilaksanakan seminggu lagi. Kiara semakin merasa dipermainkan oleh yoga.


"Kiara, tolong panggilkan tuan muda yoga dikamarnya untuk segera turun!" Perintah mama yoga pada Kiara.Dengan terpaksa Kiara mengangguk dan kemudian melangkah menuju kamar suaminya.


Tanpa mengetuk pintu, Kiara asal masuk, dan kemudian menyuruh yoga untuk segera turun karna keluarganya sudah lama menunggu dibawah.Karna melihat wajah Kiara yang masih cemberut, kemudian yoga mengunci pintu kamarnya dan memeluk Kiara untuk menanyakan apa yang terjadi.kiara menolak pelukan Yoga."Seminggu lagi tuan akan bertunangan dengan mba Sherly jadi saya harap tuan bisa jaga jarak sama saya dan jangan lupa untuk segera mengurus surat perceraian kita supaya pernikahan tuan dan mba Sherly berjalan lancar." ucap Kiara dengan bahasa formal."Kamu ngomong apa sih? Nggak akan ada tunangan antara aku dan Sherly, dan bukannya aku sudah bilang aku tidak akan menceraikan kamu." jawab yoga kesal. "Aku memang setuju menjadi istri rahasia tapi aku nggak mau kalo harus menjadi istri simpanan." ucap kiara mulai menangis."Siapa yang mau jadikan kamu istri simpanan? Kamu jangan dengerin omongan keluargaku, aku akan segera mencari bukti kebusukan Sherly, supaya aku bisa punya alasan untuk memutuskan hubunganku sama dia.Aku mohon kamu jangan berpikir yang tidak-tidak Kiara!" yoga berbicara sembari menyentuh kedua bahu kiara berharap kiara paham dengan apa yang dirasakan yoga."Lalu kenapa mas yoga bilang ke mas Dimas kalo aku pernah jual diri, apa maksudnya?" tanya kiara sembari menangis.


Kemudian Yoga mengatakan bahwa ia sama sekali tidak pernah bilang apapun tentang Kiara ke Dimas, Yoga juga tidak tau Dimas bisa tau soal itu darimana.Yoga menjelaskan bahwa dirinya tidak terlalu akrab sama Dimas, dirinya hanya berbicara kalo ada masalah penting tentang pekerjaan saja.Kemudian Yoga memeluk Kiara dan berjanji akan mencari tau darimana Dimas tau soal Kiara yang pernah dijual.

__ADS_1


"Udah jangan nangis lagi! Kalo ada apa-apa itu kamu harus cerita atau tanya dulu ke aku, jangan asal menuduh seperti tadi!" Yoga mencoba memperingatkan istrinya. Kemudian keduanya segera turun khawatir mereka semua curiga. Saat sudah dibawah, Kiara buru-buru kembali ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya.


Bersambung..


__ADS_2