Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku

Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku
Mahar 1 Milyard


__ADS_3

Sejak pertemuannya dengan Tania dan Andre, Kiara jadi merasa semakin terpuruk dalam kesedihan.


Teringat saat masih menduduki bangku SMA, Andre pernah beberapa kali menyatakan perasaannya dan berharap Kiara mau menjadi kekasihnya, tapi Kiara selalu menolak dengan alasan ingin fokus belajar dulu.


Padahal sebenarnya waktu itu Kiara juga mempunyai rasa yang lebih sama Andre.


Tapi keinginannya untuk sukses lebih mendominasi.


Kiara sangat berharap bisa mewujudkan impiannya, supaya ia segera bebas dari budhe dan kakak sepupunya yang selalu menindasnya, begitu pikir Kiara waktu itu.


Tapi faktanya yang terjadi sekarang, Impiannya tidak tercapai, ia juga kehilangan mahkota yang paling berharga dalam dirinya, Dan sekarang ia malah mendapati laki-laki yang di cintainya sudah menjalin hubungan dengan temannya sendiri. Terasa lengkap sudah penderitaan yang di alami Kiara.


3 hari kemudian keadaan Rio sudah mulai membaik dan sudah mulai bisa membuka matanya tapi ia masih terlihat sangat lemah dan belum sanggup untuk berbicara.


Kiara merasa heran melihat Rio bisa sakit sampai separah itu padahal Yoga hanya memukulnya beberapa kali saja.


Tapi Kiara tak mau ambil pusing, rasa kesal yang bertubi-tubi membuat Kiara hilang respect sama kakak sepupunya itu.


"Budhe, Kia mau bicara boleh? Tanya Kiara saat melihat budhenya tengah bersiap-siap ke rumah sakit untuk menemani Rio.


"Bicara apa? Budhe buru-buru ini." Ucap budhe Kiara Sembari memasukan rantang makanan ke dalam tas jinjingnya.


"Kia mau menikah 3 hari lagi budhe, Kia minta doa restu dari budhe." ucap Kiara dengan sedikit rasa takut.

__ADS_1


"Apa? Kamu mau menikah 3 hari lagi? Kamu sudah nggak waras ya? kakak mu masih terbaring lemah di rumah sakit kamu malah mau enak-enakan.Memangnya siapa calon suami kamu? Nggak ada lamaran nggak ada tunangan tiba-tiba mau nikah." Budhe Kiara menjawab dengan kesal.


"Dia orang sibuk budhe,nggak ada waktu buat acara lainnya.Dia salah satu pemuda dari kota yang beberapa hari yang lalu menginap dirumah pak RT." Kiara mencoba menjelaskan.


Sejenak Budhe Kiara diam seperti sedang berfikir hingga kemudian budhe Kiara tersenyum misterius.


"Baik,,budhe akan izinkan dan merestui kalian menikah 3hari lagi, tapi dengan syarat calon suami kamu harus memberi mahar 1Milyard untuk budhe, Gimana?" Budhe Kiara mencoba memberi penawaran.


"Tapi budhe, 1M itu banyak.Dia nggak mungkin ada uang segitu.1juta aja ya budhe nanti kiara yang kasih."Kiara mencoba bernegosiasi.


"Jangan coba membodohi budhe,mereka itu orang kaya, 1M baginya sangat kecil.Kalo dia tidak mau memberi 1M sama budhe.Jangan harap kalian bisa menikah." Ucap budhe Kiara yang kemudian pergi tanpa mau peduli sama Kiara yang terus memohon.


Hari berikutnya Kiara menerima kiriman paket berupa berkas syarat menikah di KUA dari yoga.Kiara segera memberikan berkas itu pada pihak KUA.Kiara juga mendapat bingkisan yang isinya baju kebaya modern yang sangat cantik serta satu set perhiasan emas yang diperkirakan harganya sangat mahal.Kiara tidak menyangka Yoga mau memberikan itu untuknya.


Hari H telah tiba, Kiara berdiri di depan cermin menatap pantulan dirinya yang sudah mengenakan baju kebaya dan makeup natural hasil polesan Kiara sendiri.Walaupun begitu Kiara sudah terlihat sangat cantik seperti pengantin ala luar negeri.


"Kiara" Panggilan budhe membuyarkan lamunannya. "Sudah siap? Ayo cepat kita berangkat ke KUA sekarang! calon suami kamu sudah menunggu disana." Ucap budhe Kiara tampak seperti tidak keberatan dengan pernikahan Kiara.Kiara merasa heran tapi ia enggan untuk bertanya takut malah membuat budhenya marah lagi.


"Saya terima nikahnya dan kawinnya Kiara maharani binti Darius dengan maskawin seperangkat alat sholat dan uang senilai satu Milyard dibayar tunai." Ucap Yoga dengan tegas dan tanpa di ulang.


Kiara yang baru masuk merasa tidak percaya dengan apa yang di dengarnya."1 Milyard?" batin kiara bertanya-tanya.Sebab itu kah budhenya mendadak berubah jadi baik, begitu pikir Kiara.


Setelah semua saksi mengucap kata SAH, Budhe Kiara menuntun Kiara untuk duduk di sebelah laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya.

__ADS_1


Malam hari telah tiba, Kiara terpaksa berbagi ranjang tempat tidur dengan suaminya karna ia tak mungkin membiarkan suaminya tidur di kamar lain, Apa kata budhe nya nanti, Pengantin baru tidur di kamar terpisah.


Kiara tampak merasa canggung berada dalam satu kamar dengan lawan jenis walaupun statusnya adalah suaminya.


Posisi Kiara berbaring miring membelakangi Yoga, Sedang yoga duduk menyandarkan punggungnya ke sandaran dipan dengan satu bantal di pangkuannya sembari senyum-senyum menatap layar ponselnya.


Tiba-tiba HP nya berdering menampilkan foto perempuan yang sudah 3 tahun terakhir menemani hari-harinya."Sheryl" ucap Yoga dalam hati melihat nama si pemanggil di layar ponselnya.


Yoga sedikit melirik Kiara yang tidur membelakanginya, Dengan ragu Yoga mencoba mengusap tombol hijau dilayar HP tersebut.


"Sayang, kamu dimana? Aku baru saja dari rumah kamu tapi kata mama kamu, kamu nya nggak ada di rumah. Kamu kemana sayang?" terdengar suara manja dari seberang sana.


"Aku sedang sibuk, besok aku hubungi lagi." Ucap Reno datar kemudian memutuskan panggilan itu dan mengusap icon mode pesawat supaya Sheryl tidak bisa menghubunginya lagi. Entah kenapa yoga merasa tak enak kalo sampe Kiara mengetahui dia lagi berkomunikasi dengan perempuan lain dimalam pertama ia berstatus menjadi suaminya.


Kemudian Yoga merubah posisinya menjadi terlentang dan mencoba untuk memejamkan matanya agar segera tertidur Karna besok pagi-pagi ia sudah harus berangkat lagi ke kota tempat tinggalnya.


Tapi ternyata yoga tak kunjung bisa tidur hingga berkali-kali ia mencoba merubah posisinya mencari posisi yang paling nyaman,tapi tetap tak bisa buat ia tidur.


Hingga kini pandangannya mengarah pada Kiara yang sudah tertidur pulas hingga tak sadar posisinya sudah berubah jadi terlentang dengan selimutnya yang sedikit melorot menampilkan dadanya yang masih mengenakan baju tidur berbahan satin tapi tampak sangat menggoda di mata Yoga.


"Sialan, Katanya nggak boleh menyentuh tapi malah sengaja menggoda." Batin Yoga yang merasa kesal melihat istrinya yang tampak begitu seksi, padahal kan Kiara juga tak sengaja seperti itu, namanya juga lagi tidur nggak sadar apa-apa hehe.


Bagaimanapun Yoga juga pria normal dan sering menonton adegan film dewasa, bahkan sebenarnya yang membeli keperawanan Kiara malam itu adalah yoga sendiri, tapi ia tidak mau ada satu pun orang yang tau demi menjaga reputasi keluarganya.

__ADS_1


Pantas saja Yoga rela keluar uang 1M untuk mahar menikahi Kiara, Sepertinya yoga merasa ketagihan.


Bersambung...


__ADS_2