Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku

Menjadi Pembantu Di Rumah Suamiku
Liburan Ke Villa


__ADS_3

Hari ini Yoga berangkat ke kantor agak siang, saat ia mau keluar dengan mobilnya, yoga melihat tukang antar bunga sedang memberikan satu bucket bunga mawar merah kepada satpam.


Mengingat kemarin ada yang memberi kiara bunga, Yoga jadi penasaran sama kiriman bunga tersebut.


"Bunga untuk siapa itu pak?" Tanya yoga pada satpam yang sedang berjalan ke arah halaman rumah.


"Ini bunga buat neng Kiara Tuan, ada yang kirim bunga lagi tapi ga jelas pengirimnya dari siapa, mungkin neng Kiara punya penggemar rahasia tuan." Ucap satpam menjelaskan.


Kemudian Yoga meminta bunga itu dan melihat kertas yang bertuliskan (Bunga mawar merah untuk Kiara yang penuh gairah)


"Pak besok² kalo ada kiriman nggak jelas seperti ini tidak usah diterima ya!" Ucap yoga yang kemudian melajukan mobilnya menuju keluar halaman.Satpam tersebut merasa heran karna bunga itu untuk Kiara tapi kenapa tuan nya seolah tidak terima ada kiriman bunga, Sejak kapan majikan ikut campur urusan pembantu,batin satpam merasa ada yang aneh.


Yoga mencoba menebak siapa yang suka mengirim bunga untuk istrinya,Yang pasti bunga itu tidak mungkin dikirim oleh orang biasa yang pekerjaannya setara dengan Kiara.Kalo Andre juga tidak mungkin karna Andre setiap mau memberi sesuatu pada Kiara ia akan langsung memberikannya pada Kiara tidak dengan cara misterius seperti ini.


Memikirkan itu membuat Yoga merasa pusing, akhirnya Yoga berinisiatif akan pergi mengajak Dion dan Aldi ke villa untuk mengisi waktu libur weekend, tak lupa yoga juga berencana mengajak Kiara entah bagaimana caranya mendapat izin dari mamanya ia akan mencoba berbagai cara sampai mendapat izin dari mamanya.


Sesampainya di kantor, yoga disambut Tania untuk memberinya info tentang pekerjaan hari ini.Yoga memperhatikan penampilan Tania yang semakin hari semakin terlihat seksi tapi bukannya Yoga tergoda malah membuat ia merasa risih.


"Pak yoga malam Minggu ada acara kemana?kalo butuh temen ngedate saya siap nemenin,siapa tau mba Sherly lagi sibuk pemotretan." Ucap Tania penuh percaya diri


"Bukannya kamu pacaran sama Andre?" Tanya Yoga pada Tania.


"Nggak pak, kita cuma temenan saja kok." Ucap Tania berusaha jujur karna memang kenyataan nya kemarin ia sudah minta putus sama Andre dan Andre pun menyetujuinya.


"Ooh..saya malam Minggu sudah ada yg lain yang akan nemenin, yang pasti bukan sherly. Sudah sekarang lanjutkan pekerjaanmu." Ucap Yoga sembari membuka berkas berkas penting untuk ditandatangani.


Tania merasa kecewa Karna tenyata sang bos sudah mendapat teman kencan selain Sherly, tapi dengan begitu Tania jadi semakin semangat mengejar Yoga. Ia yakin bisa mendapatkan hati yoga suatu saat nanti.

__ADS_1


Sore harinya Yoga meminta izin untuk mengajak Kiara pergi ke Villa dengan alasan agar ada yang membantunya kalo ia butuh apa-apa.Tapi mamahnya kekeh tidak mengizinkan hingga membuat Yoga frustasi.


Setelah kedua temannya datang, yoga meminta tolong Dion dan Aldi untuk membujuk mamanya agar mengizinkan Kiara ikut bersamanya.Akhirnya mama yoga mengizinkan Kiara ikut ke villa setelah Dion dan Aldi berusaha keras membujuk dan merayu mamanya yoga.


"Memangnya kita mau kemana? Kalian nggak ada rencana menculik aku kan?" Tanya Kiara ketika sudah berada di dalam mobil.


"Nggak ada yang mau culik kamu, rugi makanmu banyak." Jawab Yoga yang duduk disamping Kiara.


"Tenang ra! Kita tu mau ajak kamu jalan-jalan biar nggak bosen ketemu wajan panci dan penggorengan terus hehe.." jawab Dion sembari tangannya tetap fokus menyetir.


"Kayaknya Yoga mau nembak kamu ra, dia ngebet banget ngajak kamu sampai mohon-mohon sama kita buat membujuk mamanya supaya mengizinkan kamu ikut kita pergi." Ucap Aldi yang duduk disamping Dion sembari memakan cemilan yang ada.


"Pala loe sini yang gue tembak." Ucap yoga kesal.


Mereka semua lalu tertawa.


Sekitar 2 jam mereka menikmati perjalanan menuju puncak, Kini sampailah mereka ditempat tujuan. Penjaga villa menyambut kedatangan yoga dan membantu membawakan barang²nya ke dalam.


"Cuacanya sama kayak dikampung aku tapi kayaknya pemandangan disini lebih indah." Ucap Kiara menikmati cuaca puncak yang dingin sejuk.


"Iya ra, asyik kan buat pacaran.ntar kita pacaran berdua ya ra, Aldi sama yoga biar bakar² ikan." Ucap Dion bercanda


"Enak aja, mending gue aja yang pacaran sama kiara.loe sama yoga biar mabar epep." Ucap Aldi tidak mau kalah.


"Apaan sih kalian berisik, Udah ayo buru kita siapin buat bakar²..atau kalian aja yang gue bakar." Ucap Yoga merasa terganggu karna kedua temannya memperebutkan istrinya, walaupun yoga tau mereka hanya bercanda tapi yoga merasa kesal.


Kemudian mereka bertiga menyiapkan api pembakaran sementara Kiara menyiapkan menu yang akan dibakar seperti sosis,bakso,nugget dan lain-lain.

__ADS_1


Walaupun cuma berempat tapi mereka tampak asyik menikmati liburan yang sangat sederhana itu.mereka tak lupa memberi jatah makanan bakaran untuk penjaga dan pengurus villa.


"Terimakasih neng" ucap penjaga dan pengurus villa pada Kiara yang memberinya beberapa sate sosis dan lainnya.


"Sama-sama bibi,,paman." Ucap Kiara tersenyum tulus. "Bibi sama paman sudah lama bekerja disini?" Tanya Kiara ingin tahu.


"Iya neng, kita sudah disini sejak den yoga masih kecil." Ucap paman penjaga villa


"Iya betul neng, Maklum neng disini sulit mencari kerjaan lain jadi mau tidak mau kita bertahan bekerja disini walaupun sebenarnya kadang nggak betah Karna ada gangguan dari penghuni villa sini." ucap bibi penjaga villa keceplosan.


"Huuss Bu.." Suaminya memperingatkan.


"Memangnya villa sini angker ya bi." Ucap Kiara mulai merinding.


"Nggak kok neng,nggak usah didengerin omongan bibi tadi.udah ayo buk masuk!." paman penjaga villa yang berbicara kemudian mengajak istrinya masuk.


Kiara jadi curiga dan semakin merinding, kemudian ia teringat film horor yang pernah di tontonnya judulnya "Villa horor" seketika Kiara jadi pengen cepet pulang.


Kiara kembali ke tempat bakar², ia mendekati yoga yang lagi duduk santai sambil merokok, pandangannya tertuju pada langit dan pemandangan kota yang dari jauh hanya terlihat lampu kerlap kerlip saja.


"Mas, apa bener villa ini angker?" Tanya Kiara sambil terus mepet ke tubuh suaminya.


"Kata siapa angker?" Tanya yoga mengalihkan pandangannya ke wajah Kiara.


"Tadi bibi sama paman keceplosan bilang kadang diganggu sama penunggu villa ini,berarti villa ini ada hantunya.aku takut mas.kita pulang aja yuk!" Ucap Kiara menjelaskan, Kiara merasa merinding dan takut.


Kemudian Yoga memeluk tubuh Kiara."Jangan takut selama ada aku!" bisik yoga di telinga Kiara dan kemudian menggigit gigit kecil telinga Kiara membuat Kiara merasakan sensasi yg aneh ditubuhnya.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2