Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 1


__ADS_3

...Aku terlahir dari keluarga sederhana dari Lima bersaudara....


Aku anak ketiga dari lima bersaudara


Bisa di bilang sipatku paling aneh di antara saudara-saudaraku.


Sejak kecil aku senang menulis dan bercita-cita ingin menjadi seorang penulis dan menjadi Sang Motivasi, aku senang menulis, karena aku ingin memotivasi orang lain dengan tulisan-tulisan yang aku buat.


Setiap hari yang kulakukan hanya menulis dan menulis, kadang aku membuat puisi, kata-kata, motivasi.


Yah karena aku senang menggambarkan isi hatiku kedalam tulisan-tulisan ku.


Sekolahku hanya tamatan SD, setelah aku lulus SD aku tidak melanjutkan sekolah ku ketingkat yang lebih tinggi.


Sebenarnya aku ingin sekali melanjutkan sekolah tapi karena keadaan memaksaku untuk berhenti sekolah, karena aku terlahir dari keluarga yang sederhana dan aku punya dua adik perempuan yang membutuhkan biaya-biaya untuk mereka sekolah dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak sekolah sampai pada akhirnya aku pergi merantau ke negeri orang untuk membantu perekonomian orang tuaku.


Agar adik-adik ku bisa sekolah ketingkat yang lebih tinggi dari Kakak nya, agar masa depannya kelak lebih cerah.


Sejak kecil aku sudah mandiri dan bekerja keras mati-matian agar orang tuaku di kampung bahagia dan adik-adik ku bahagia, setidaknya aku bisa meringankan sedikit beban orang tua.


Biarlah aku tidak sekolah karena aku adalah laki-laki dan biarlah masa depanku akan seperti apa. Biarlah tuhan yang menentukan masa depanku akan seperti apa suatu hari nanti.


Tapi aku tidak putus asa, aku masih tetap menulis.


Karena dimana pun aku berpijak di situlah aku selalu belajar hal baru, belajar bertahan hidup, belajar bersyukur di mana pun itu aku selalu belajar karena belajar tidak harus di sekolah, belajar bisa dimana saja.


Hari-hari terus ku lalui, meskipun berat dan lelah.


Aku selalu menguatkan hati, demi orang-orang yang ku sayangi aku harus kuat, aku harus menjadi matahari ☀️ untuk orang-orang yang ku sayangi untuk menghangatkan hari-harinya dengan penuh semangat.


Aku selalu menulis dan menulis.


contoh:di bawah ini adalah karyaku sendiri.


Jika aku tidak bisa menjadi matahari untuk orang-orang yang ku sayangi, biarkanlah aku menjadi malam yang akan selalu menghiasi malam di hidup orang-orang yang aku cintai dan sayangi.


...Aku sadari setiap yang bernyawa Suatu hari nanti pasti mati...


...Meninggalkan hari ini...


...Tanpa kembali lagi...


...Saat ajal tiba menghampiri...


...Semua yang di miliki hanya sia-sia...


...hanya iman, taqwa dan amal kebaikan yang akan menjadi penolong di akhirat nanti....


jika kamu belum menikmati hidup


Coba kamu selalu ingat kematian


Aku percaya semua tidak ada yang abadi, semua yang bernyawa suatu hari nanti pasti mati


Kita hidup di bumi hanya melaksanakan kewajiban kita kepada Allah subhanahuataala dan selalu berbuat baiklah dimana pun itu kau berpijak.


**********************


...maafkan aku ya Allah yang tak pernah memperhatikan kesempurnaan shalat ku...


Aku hanya hambamu yang mencoba bertaubat dan memohon ampun atas segala dosa yang telah ku lakukan selama hidupku


...Kinih aku sadari semua yang bernyawa...


...Suatu hari nanti pasti mati...


...meninggal bumi ini tanpa kembali lagi...

__ADS_1


...ketika ajal tiba...


Semua tidak akan berarti lagi, semua hartamu semua yang kau punya semua itu kelak tidak akan menolong mu ketika kau sudah masuk liang kubur.


Hanya amal kebaikan yang kau perbuat selama hidupmu.


Yang akan menjadi penolongmu.


Amal buruk mu semasa hidupmu, akan menjadi siksaan atas segala dosa-dosa mu.


Yang akan terus menghancurkan tubuhmu berulang-ulang di akhirat nanti.


Mata selalu mencerminkan beribu bahasa dan beribu makna.


Kualitas seorang manusia bisa di lihat dari kualitas hatinya.


Surga Dan Neraka sebagai cerminan nyata untuk manusia yang hidup di dunia nyata.


Baik dan buruk itu pilihan manusia.


Jika kebaikan yang di pilih maka surgalah kelak yang akan menjadi hadiah ketika ia telah mati.


Jika keburukan yang di pilih maka Neraka kelak yang akan menjadi hadiah ketika ia telah mati


Semua manusia di ciptakan setara,


Derajatnya pun sama tak ada yang di beda-bedakan.


Karena Allah subhanahuataala telah menciptakan semua secara seimbang


Ada malam Ada siang


Adan langit Ada bumi


Ada baik Ada buruk


Semua itu akan kembali kepada diri kita sendiri.


Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai di akhirat nanti.


Kita mungkin pernah mengalami kepahitan dalam hidup.


Kita juga akan merasakan betapa manisnya hidup .


Berhentilah melawan sang kuasa.


Apa yang di kehendaki sang pencipta.


Seharusnya kita terima dengan hati yang ikhlas.


Semakin kamu melawan sang kuasa.


Semakin pula juga kamu menikmati kepedihan yang mendalam yang tak berujung.


Jagalah hati jangan kau kotori dengan ucapan-ucapan lisan yang setajam pedang yang bisa membuat orang lain sakit hati tanpa kau sadari.


Di dalam tubuhmu Ada satu bagian yang terpenting, ketika satu bagian itu rusak maka seluruh tubuhmu pun akan ikut rusak yaitu HATI


Allah itu baik.


Hanya saja kita yang sering salah menafsirkan segala sesuatu yang baik yang Allah subhanahuataala berikan terhadap kita.


Kita selalu menafsirkannya dengan salah.


Semoga tuhan menetapkan iman dan taqwa di hati semua umat manusia.


karena itulah yang akan jadi pondasi setelah kita mati nanti.

__ADS_1


Aku mengerti cinta dan ku jadikan shalat ku sebagai pertemuaan antara aku dan Allah subhanahuataala.


...Cinta menurutku...


...Cinta itu bagaikan sinar mentari yang menyinari bumi dengan sinarnya...


...Memberi banyak kehidupan...


...Membuat orang ingin tahu...


...Setiap manusia pasti mengalami Cinta...


...Cinta itu keikhlasan...


...Cinta itu ketulusan...


...Cinta itu tidak butuh alasan...


...Cinta itu datangnya dari hati...


...Cinta itu indah jika selaras dengan Dua hati satu cinta satu tujuan...


...Cinta itu butuh sedikit sentuhan dan di pupuk bersama bukan malah berjuang sendiri...


...Hati.....


...Jadikan cinta itu indah di hatimu...


...Seperti kamu...


...Anggap shalatmu sebagai pertemuan dengan Allah subhanahuataala...


...Anggap shalatmu sebagai tempat kau bercerita kepada Allah subhanahuataala...


...Karena cinta bisa seindah yang kau mau...


..."Aku mencintaimu karena Allah subhanahuataala"...


Bukan karena apa pun


...Bukan karena paras dan rupamu...


...Bukan karena hartamu...


^^^Bukan karena Agama mu^^^


...Bukan pula karena sipat mu...


...Ketika Aku mampu mencintaimu karena Allah subhanahuataala...


...Aku tidak akan menyakitimu atau pun meninggalkanmu...


...Ketika empat hal itu berubah dari hidupmu...


...Seperti aku mencintai Allah subhanahuataala karena ia adalah satu-satunya tuhanku...


...Tempat mengadu segala resah ku...


...Aku mencintaimu karena Allah subhanahuataala...


...Gimana cerita yang aku buat temen-temen??...


...Jika suka jangan lupa kasih jejak dukungannya...


...Jangan lupa juga untuk tetap tersenyum temen-temen...


...Vote like and komen...

__ADS_1


...Biar Author semangat lagi dalam menulis dengan rasa dan pemahaman mendalam...


__ADS_2