Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 43


__ADS_3

Aku lelah berpura-pura bahagia di depan semua orang, selalu tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa.


Pura-pura tidak terjadi apa-apa, sebenarnya batin ku tersisa hampir setiap malam aku tidak pernah bisa tidur.


Hidupku penuh dengan kepura-puraan agar terlihat baik-baik saja di mata semua orang, andai kalian tau apa yang kurasakan saat ini aku begitu tersiksa.


Setiap kata yang ku tulis hanya untuk menampar wajahku agar aku selalu kuat menjalani hidup ini.


Kepergian dan kehilangan seseorang adalah yang aku benci dalam hidupku dan kepergiannya tanpa pamit menghilang bagai di telan bumi.


Orang yang dulu selalu ada kini sudah tiada lagi di bumi ini, orang yang senantiasa selalu mengucap kata aku ingin menikah denganku.


Kini semuanya telah lenyap dan menyisakan sebuah kenangan di hati, entah kamu sengaja menghilang dan pergi bagai di telan bumi..


Hanya untuk membuatku tidak bersedih.


Aku paham dan aku mengerti, kamu punya penyakit yang sudah di ponis oleh dokter bahwa hidupmu tidak lama lagi dan aku selalu bilang hidup dan mati itu sudah di atur oleh sang kuasa.


Tetap semangat di balik rasa sakitmu itu semua adalah cara tuhan agar kita tidak pernah lupa padanya dan di balik itu semua pasti ada hikmahnya.


Pada akhirnya kamu berjuang beberapa tahun ini untuk bisa sembuh dan kembali sehat, hanya untukku bahwa kelak kita akan bersama untuk selamanya.


Tapi pada akhirnya semuanya berubah kau tak lagi semangat seperti biasanya dan kau pun menghilang tanpa mengabariku lagi.

__ADS_1


Dan pada akhirnya ku temukan jawaban, atas do'aku ternyata orang yang selama ini ku sayang telah tuhan jemput untuk selamanya.


Entah aku harus marah atau sedih saat mendengar kepergian dirimu untuk selamanya.


Kini hidup ku seperti tak bernyawa, hanya berpura -pura bahagia dan berpura-pura tersenyum yang bisa ku lakukan.


Aku hanya bisa mendo'akanmu semoga kau tenang dan bahagia di alam yang berbeda dengan diriku.


Aku masih belum percaya ini semua serasa mimpi..


Aku tidak akan pernah berhenti berdo'a untukmu sampai akhir hayatku.


Kini aku sungguh benci kehilangan seseorang lagi aku sudah muak dengan segala yang aku sayangi selalu pergi dan menghilang di ambil tuhan..


Sekarang aku mengenal seorang sosok wanita yang membuatku merasa kagum dengan segala pesonanya dan kepribadiannya.


Entah aku punya salah atau apa aku tak mengerti, dia hanya diam dan mengabaikan segala peduli ku terhadapnya.


Hatiku selalu betanya-tanya kenapa kamu berubah?


Apa kesalahan yang ku perbuat hingga kini kabar mu pun tak ada lagi, seolah kita menjadi orang asing kembali.


Hanya untuk berteman pun apa tak bisa.

__ADS_1


Setidaknya jangan diamkan aku, kalau aku punya salah aku minta maaf.


Hargailah sebuah pertemuan walau sedikit kata saja.


Agar hatiku tidak bertanya-tanya lagi.


Apa dengan diam mu kamu puas?


Apa dengan cuek mu bikin kamu bahagia...


Satu hal lagi untuk kamu yang ada di neraka atau di surga semoga bahagia.


Aku akan tetap berdo'a yang terbaik untukmu, dalam setiap sujudku.


Entah kamu masih hidup atau sudah mati.


bagiku ini seperti mimpi yang belum bisa ku terima.


kini hari-hari ku tersiksa. Aku lelah tuhan dengan segala cerita yang kau buat di hidupku.


Aku lelah juga dengan sikap diamnya.


Aku ingin bertanya?

__ADS_1


Tapi aku tidak punya alasan untuk bertanya, karena aku bukan siapa-siapa.


Andai saja aku bisa memutar waktu, Aku tidak ingin mengenal sebuah pertemuan.


__ADS_2