Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 29


__ADS_3

Hanya lewat tulisan aku mengutarakan isi dalam benak ku, Fatimah orang yang selalu ada dalam do'a di setiap detik dan waktuku, di setiap lima waktu dalam sholatku dan di sepertiga malamku.


Aku selalu terbangun jam setengah tiga pagi untuk menunaikan sholat tahajud. Aku selalu mengadukan kepada mu ya Allah atas apa yang ku rasa.


Engkau tempat bercerita, tempat ku berserah atas apa yang terjadi dalam kisah hidupku.


Tiada lain tidak bukan, hanya engkaulah maha segala-galanya, yang mampu merubah segalanya, sakit menjadi sehat, sedih menjadi bahagia dan sebaliknya atas ijin mu ya Allah.


Berikanlah kesehatan dan angkat segala penyakit dalam tubuh hati dan pikirannya, berikan ketenangan, kedamaian, kebahagiaan untuk orang yang ku sayang, yang selalu ku sebut di setiap do'a-do'a yang ku panjatkan padamu ya Allah.


Tetapkanlah keimanan dan Islamnya, tuntunlah agar selalu ada di jalanmu, sabarkanlah atas setiap cobaan yang kau berikan padanya ya Allah.


Tanamkanlah kesabaran, keikhlasan, kebahagian dalam hatinya, untuk melewati hari-harinya dengan semangat penuh senyum canda tawa dalam hidupnya.


Ya Allah ijinkanlah aku membahagiakannya sampai ajal yang jadi pemisah di antara kita berdua.


Berikan kami umur panjang dan kesehatan untuk melaksanakan setiap perintah dari mu ya Allah. Untuk menyempurnakan keislaman kami ya Allah.


Sebagaimana Ali mencintai Fatimah, bukan sesuatu hal yang aku rencanakan, tapi atas izinmu kita di pertemukan. Aku hanya menemukan kebahagiaan saat bersamanya, saat mendengar senyum dan canda tawanya membuat aku bahagia, mendengar suara yang membuat ku candu ingin bertemu dan aku bersedih saat dirinya tak ada menemani di siang dan malamku.

__ADS_1


Fatimah gadis tomboy namun menggemaskan yang mampu mencuri hatiku, dengan rambut hitam panjang membuat siapa pun yang melihatnya akan terpesona, tapi gadis tomboy itu tidak kalah gundahnya dengan Ali yang tadi sedang memanjatkan do'a di sepertiga malam.


Tidak lain tidak bukan, Fatimah pun rupanya sama, mengenakan kain berwarna pink, karena itu warna kesukaannya, yang bernama mukena.


Duduk di atas sajadah sambil menghadap kiblat yang di tetapkan Allah subhanahuataala, lalu Fatah menengadahkan kedua tangannya seperti Ali, memanjatkan do'a atas hajat di dalam hatinya, yang hampir Fatimah panjatkan setiap hari, di seperti tiga malam dan di lima waktunya.


Ya Allah hamba sangat mencintai dan menyayanginya, sebagaimana cinta seorang isteri kepada suaminya. Hanya saja hamba tidak tau keadaaan di sana, kepada mu ya Allah ku titipkan Fatimah lindungilah dia ya Allah, berikan ketenangan dalam hati dan pikirannya. kepada jangkrik yang selalu bernyanyi di malam yang gelap dan dingin ini, berikanlah lagu ketenangan yang membawa bahagia untuk Fatimah.


Ku titip rindu ini kepada Fatimah ya Allah, sebagaimana hamba mencintai dan menyayangi Fatimah, selalu melindunginya dalam diam ku.


Saat ku dengar suara Fatimah begitu serak dan terasa berat dalam suaranya, menatap Fatimah dalam handphone, matanya terlihat sendu, setetes air mata keluar dari pelupuk matanya yang membuatku khawatir setengah mati memikirkannya.


Hanya kata do'a yang bisa ku ucapan kepadanya, serta selalu memberi semangat.


Semangat Fatimah, Fatimah kuatlah demi Ali yang selalu merindukan dalam diamnya.


Aku akan berjanji, mencintaimu sampai mati dan jika kelak di takdirkan bersama, aku harap karena ridhonya.


Aku akan jadi milikmu, mencintai mu sepenuh hati, tanpa ada kata berpisah, selamanya bersama, sampai ajal yang jadi pemisah di antara kita berdua.

__ADS_1


Sayang aku harap ketulusan yang kau beri, rasa cinta yang kau beri, rasa sayang yang kau berikan untuku, tidak seperti hujan, karena aku tau. Sederas-deras hujan ia akan tetap reda.


Fatimah aku harap kau mencintaiku karena Allah subhanahuataala, yang tidak akan pernah meninggalkan hambanya.


Fatimah aku harap cinta mu seperti itu, mencintai Ali karena Allah subhanahuataala, bukan karena apa pun.


Semoga Rahmat dan keberkahan Allah subhanahuataala menyertaimu Fatimah dalam hari-harikmu, begitu pun diriku. Semoga Rahmat dan keberkahan itu menyertaiku juga.


Semoga Rahmat dan keberkahan itu mewarnai hari-hari teman-teman semua, yang membaca setiap tulisanku dari awal sampai akhir.


Dari bab 1 sampai bab 29.


Terimakasih yang selalu mendukung dan memberi semangat untukku.


Amiinn ya Allah


✍️Ambil sisi positifnya😀


✍️Buang sisi negatifnya😁

__ADS_1


__ADS_2