
Aku Dikenal sebagai Bumi dan Al di mangatoon, penulis pemula yang bermimpi sangat tinggi..
Hari demi hari aku bertemu dengan teman-temanku sekaligus fans ku, aku memiliki banyak teman dari keluarga yang berlatar belakang berbeda-beda..
teman-teman ku memiliki keunikan yang sungguh berbeda-beda. Aku akan menyebut satu persatu teman-teman ku yang selalu mengisi kisah hidupku.
😁Mak far😀
Orang yang baik penuh kasih sayang, logis dapat melihat apa pun yang baik dan buruk, kamu akan jatuh cinta saat bertemu pertama kali tapi kamu harus hati-hati, jika kamu menghancurkan hatinya. dia tidak mudah memaafkan tapi dia juga memiliki hati yang baik.. pelawak sejati dengan semua keunikannya..
😀Asyifa😀
Gadis cantik dan cerdas, tidak mengabaikan seseorang selalu di inggat kebaikan, kejahatan sampai mati.
😀Kinanti😁
satu-satunya gadis Yang akan mengubah dunia, mempunyai kepribadian yang sangat indah, gadis fopuler yang pernah ada di bumi.
😀Riri😀
gadis yang memiliki empati yang luar biasa, diam kepada orang yang tidak di kenal tapi protektif abis.
😀EL😀
gadis paling unik yang pernah ku temui, pendengar setia. Tiap kata yang di ucapkannya penuh makna.
Penghibur terbaik untuk temannya.
__ADS_1
Aku selalu ceria dan tersenyum dengan di temani teman-temanku dan juga Pacarku. Temanku yang bernama Mak far dan Asyifa admin di gc yang aku buat, Kinanti dan Riri, El adalah pengurus gc yang aku buat. Bisa di bilang mereka tri angel yang memiliki karakter yang berbeda-beda yang menurutku sangat menarik.
Aku memiliki seorang pacar yang bernama Fatimah gadis cantik yang tak pernah menangis, ia selalu kuat dan selalu terlihat kuat di mata teman-teman nya.
***Di bawah langit yang begitu indah kutulis sebuah kisah tentang diriku***
“hay Bumi?!”sapa temanku sambil berlari bernama Riri menghampiriku. “eh Riri, ada apa kok kamu berlari tergesa-gesa begitu?!” ucap ku pada Riri. “mmm”ucap nya sambil tersenyum padaku “pasti kamu mau minta tolong buatin puisi lagi ya?”ucapku tertawa. “hahaha tau aja kamu, tapi temani aku beli kado ulang tahun buat pacarku Al.. Aku bingung harus beli kado apa untuk pacarku,” “owh”kataku kebiasan kamu Rie. “kamu kenapa kok terlihat lemas gitu?”ucapnya penuh selidik padaku. “enggak kok aku gapapa”ucapku pada Riri. “knapa? Muka kamu pucet lohh?!”serunya padaku. “aku gapapa kok Rie tenang aja..”
“Setelah beberapa melangkahkan kakiku ingin pergi bersama Riri, kepalaku langsung pusing dan darah keluar dari hidungku, mataku mulai terpejam dan aku terjatuh pingsan, Riri terkejut sambil berseru kepada semua orang yang ada di tempatku terjatuh.. tolong-tolong dan akhirnya Riri langsung membawaku ke Rs di bantu warga.”
Aku pun akhirnya sadarkan diri, bnyak orang di sekelilingku. Dan Fatimah pun ada di samping ku. Aku Langsung Menanyakan Ke Dokter ada apa dengan ku. “dok, gmana Keadaanku?!”ucapku.
“Al, kamu terkena Penyakit yang sangat mematikan kenapa kamu menyembunyikan penyakitmu kepada teman-teman mu,”ucap Dokter padaku.
Aku hanya bisa terdiam tak bersuara, pada akhirnya penyakit yang kusembunyikan selama ini terungkap.
Sang Dokter telah memberi tahu, semua teman-temanku saat aku tidak sadarkan diri, terkejut dan terdiam perlahan-lahan air mata membasahi wajah mereka. Teman-tamanku sungguh tidak percaya tentang yang mereka dengar dari sang Dokter.
Saat aku tau bahwa penyakitku sangat mematikan yang selalu menggerogotin tubuhku yang setiap saat bisa kambuh kapan saja,, aku mulai menjauh dari teman-temanku karena aku tidak mau, membebankan teman-temanku, dan mana mungkin Fatimah mau Mempunyai pacar yang penyakitan sepertiku. Pikiran ku saat ini, aku pasrah atas rencana tuhan padaku.
Sudah 1 tahun Penyakit ku belum sembuh juga. Hari demi hari mulai menyebar ke seluruh tubuhku. Aku sudah tidak Kuat lagi, aku Merasakan sakit yang sangat luar biasa. Namun aku kuat tak pernah menangis sekali pun, karena menangis pun tidak akan mengubah apa pun.
Pagi hari teman-temanku datang Kerumah ku. Aku terbaring di atas tempat tidurku, Ayah dan ibu sibuk dengan pekerjaan nya sendiri.
Namun Aku segera Menyuruh teman-temanku untuk pulang, aku ingin sendirian untuk saat ini. “teman-teman cepat pulang!! Maaf Aku ingin sendirian lagian ini sudah sudah siang”ketusku pada teman-teman ku. “tapi Al?”kata Fatimah sambil menangis melihat keadaanku. “udah aku gapapa sayang kamu jangan bersedih,”ucapku sambil menenangkan Fatimah. Bila kamu terus menangis aku tidak ingin melihatmu lagi teriakku kepada Fatimah dan teman-teman ku, Akhirnya teman-temanku pulang suara pintu yang sudah di tutup, karena mereka harus pergi kuliah, aku memejamkan mataku, sungguh amat sakit sekali rasanya tubuhku ini.
Yaallah aku sudah tidak kuat lagi, jangan kau siksa aku seperti ini yaallah ambil lah nafas dan nyawaku jika itu yang terbaik menurutmu aku ikhlas aku pasrah. Air mataku pun terjatuh sambil menahan rasa sakit, tak biasanya aku menangis seperti ini, hari semakin siang dengan keadaan rumahku yang sepi. Tiba-tiba terdengar suara yang sangat aku kenal aku membuka mataku ternyata itu Fatimah.
__ADS_1
“Sayang jangan Kalah dengan penyakit kamu pasti kamu kuat dan kamu pasti sembuh, sambil memeluk tubuhku . . Aku akan selalu ada untuk mu sayang,”ucap Fatimah padaku.
“Fatimah, bukannnya kamu tadi pulang,”ucapku yang kaget Fatimah ada di sampingku. “iya aku gk jadi pulang aku khawatir kamu kenapa-kenapa,″ucapnya sambil menangis memeluk tubuhku.
“Fatimah aku mohon jangan menangis, aku tidak mau membuat orang yang ku sayangdan cintai menangis,” tegas ku padanya.
tiba-tiba aku merasakan sakit yang luar biasa di kepalaku, darah keluar dari hidungku dan Membasahi baju Fatimah. Aku merasakan sakit yang teramat dahsyat dalam tubuh dan kepalaku, aku Batuk-batuk sambil darah keluar dari mulutku.
Fatimah ingin membersihkan darah yang keluar dari hidung dan mulutku.
“Bentar ya sayang aku ambil air dulu buat kamu,” ucap Fatimah sambil menahan tangis dan pura-pura tersenyuman.
“Sayang kau lihat aku tidak menangis, aku tidak bersedih, sambil memperlihatkan senyum paslu di wajahnya.”
“Sayang kau tetaplah seperti ini memeluk ku, aku sangat nyaman berada dalam pelukanmu,” ucapku agar Fatimah tidak melepaskan pelukanku..
Karena aku ingin menghembuskan nafas terakhirku dalam pelukan orang yang ku sayang dan cintai.
Ayah dan ibuku tak pernah tau aku memiliki penyakit yang mematikan, karena meraka sibuk dengan urusannya sendiri, tak pernah ada waktu untukku.
Aku sudah tidak kuat lagi menahan rasa sakit dalam tubuhku, akhirnya aku menghembuskan nafas terakhirku dalam pelukan orang yang ku sayang dan cintai. “sayang. sayang. . . !!!” ucapa Fatimah padaku yang tak lagi bersuara. Fatimah terkejut melihatku sudah tak bernyawa dan bernafas. Fatimah Menangis Histeris. Dan terlihat Selembar kertas putih dalam tanganku yang tak lagi ku genggam.
Yang tertulis dalam surat itu.
”Fatimah Sayang . . . Makasih kamu sudah selalu ada untuk aku sampai akhir nafasku. Aku Yakin kamu pasti bisa hidup tanpa aku, Fatimah Please jangan menangis kamu harus tersenyum, kalau kamu menangis aku akan bersedih di alam ke abadikan, kalau kamu nangis aku juga ikut nangis, percayalah aku selalu memperhatikanmu di atas langit sana, bila kamu bersedih dan menangis aku akan tahu karena aku selalu melihatmu dari atas langit sana, bila kamu merindukan aku sayang, sayang kamu bisa setel kaset yang sudah aku buat untuk kado ulang tahun 30 Juni yang sebentar lagi akan datang, kamu bisa dengarkan lagu-lagu yang ku buat untukmu dan puisi-puisi yang ku buat untukmu sayang, kusimpan kaset itu di meja laci bersama buku harianku tempatku menulis tentang kita, maaf ya bila waktuku tidak bisa sampai hari ulang tahunmu. maaf juga aku gak bisa beli kado yang bagus untukmu, aku hanya bisa bernyanyi dan membuat puisi. Aku harap kamu selalu tersenyum demi aku, kamu harus terenyum dan tersenyum inggat ya semua pesanku padamu aku harap kamu juga bisa patuhi pesan-pesan dari aku ok! Al selalu sayang Fatimah. Bye bye Fatimah sayang I miss you forever.”
Aku harap kamu selalu tersenyum untukku Fatimah.??
__ADS_1
Karena aku juga akan selalu tersenyum untukmu di atas langit sana dan akan setiap waktu selalu memperhatikan senyum terindahmu untukku.
😀Semoga terhibur ya😀