Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 11


__ADS_3

Ketika aku tau diriku dan tuhanku, aku selalu takut kepada Allah subhanahuataala atas semua yang kulakukan. Aku orangnya penyabar kok, penyabar ngadepin emosi aku sendiri.


Aku penyabar kok ngadepin semua orang.


Ketika aku sudah tau tuhanku, aku selalu takut dan lebih banyak diem ketimbang berbicara yang ga penting..


Aku akan bicara dan bersikap bawel dan cerewet ketika itu menurutku hal yang baik dan benar..


Aku juga orangnya rendah hati kok, aku selalu memperlakukan orang lain. Bagaimana dia memperlakukan diriku.


Karena aku melihat bukan dengan mata yang selalu menipu diriku, yang gak pernah melihat orang dari luarnya.. Aku tidak buta dan aku tidak tuli.


Aku hanya membutakan mataku di kala aku memejamkan mataku, aku tidak tuli pendengaran ku masih jelas.. Hanya saja aku menjadikan telingaku tuli,, buta dan tuli yang menurut ku baik dan menurut tuhan pula baik..


Karena aku melihat semua yang ada di bumi ini dengan hati.


Aku orangnya simpel kok, aku ga butuh teman yang hanya berteman seperti bunglon yang selalu berubah-ubah warna dan memiliki banyak wajah beribu atau berjuta-juta wajah.


Terlihat manis, terlihat baik di depan ku.


Nyata nya tak sesederhana itu, karena aku tau yang tulus atau enggak sikap orang terhadap ku..


Aku punya hati dan perasaan, ketika aku melihat dengan hati, hati tidak akan bohong mana yang baik menurutku, mana yang jahat dan buruk terhadapku..

__ADS_1


Terkadang aku mikir banyak orang yang cuma terlihat manis di depan, ketika tak di depan ku. Mereka berwajah bunglon..


Dan memperlihat wajah aslinya, sering kali orang mengahasut orang untuk membenciku atau menjelek-jelekanku di belakang ku.


Terlihat manis dan baik, tak sesederhana itu menurutku.. Semua aku tulis di dalam otak dan pikirkan ku. Terkadang aku selalu mengetes orang lain dengan cara sederhana.. Agar aku tau mana sahabat yang baik mana sahabat yang berwajah bunglon.


Aku menulis BM✓ hanya ingin tau mana yang menurutku baik dan selalu mendukungku. Karena aku akan memperlakukan orang sangat sepesial dalam hidupku. ketika orang baik padaku maka aku akan membalas kebaikan berlipat-lipat ganda meski sekarang aku hanya membalas kebaikan hanya lewat do'a.. Tapi aku tak pernah lupa atas kebaikan orang yang menolongku atau memberi kebaikan kepadaku..


Seumur hidupku akan ku ingat, mana yang benar-benar tulus yang selalu ada untukku di saat aku tak memiliki apa-apa.. Terkadang banyak orang lupa di saat sudah bahagia.


Sikap ku juga selalu berhati-hati dalam berbicara, aku tak ingin orang lain sakit hati atas ucapanku.. yaaah aku selalu berhati-hati dalam hal apa pun yang ku lakukan.


Aku sempat mikir gini, jadi lelaki itu selalu salah ya di mata wanita nya.


Buat apa ketawa bareng, becanda bareng lewati hari-hari bareng.. berbagi suka duka bareng. yaaaah mau sebesar apa pun pengorbanan . Mau secinta apa pun . mau seiklas apa apun..


Semua gak akan ada harganya di mata orang yang gak bersyukur.


Apa para kaum wanita pernah gak ngertiin perasaan lelakinnya kaya gimana??


Jangan pernah menyesal jika kemudian hari, sosok lelaki yang selalu membuat wanitanya tersenyum dengan segala keunikan yang di tampilkan kepada wanitanya. Ketika lelaki sudah tidak di hargai dan tidak ada harganya di mata wanitanya..


Mungkin dia akan pergi tanpa melihatmu kembali, yang tak akan pernah kau temukan dari diri orang lain atas segala keunikan yang iya miliki dan yang iya persembahkan kepada wanita yang di cintainya.

__ADS_1


Hargailah yang mencintaimu saat ini, hargailah orang selalu menemanimu..


Takutlah kepada Allah subhanahuataala, rendah hatilah kepada siapa pun. Sabarlah dalam hal apa pun yang kau lakukan, ikhlas lah dalam menjalani harimu...


Seperti sifatku yang selalu takut kepada Allah subhanahuataala, sikap rendah hatiku selalu ku jadikan bagian hidupku. Rasa sabarku yang tiada batasnya. keikhlasan dan ketulusan yang sudah menjadi bagian hidupku...


Tetap lakukan yang terbaik dan tetaplah berbagi kepada siapa pun, jangan lagi terjerumus kedalam lingkaran setan lagi.


Teman yang baik adalah teman yang tidak datang saat butuhnya saja dan meninggalkan di saat mereka bahagia.


Lupa di saat mereka sedang susah dan berada di bawah..


Jarak dan waktu bukanlah sebuah alasan untuk tetap selalu mendukung temannya, karena sebuah kabar adalah hal yang sederhana yang harus kita lakukan.


Aku bahagia di beri sahabat dan orang-orang yang menyayangi ku yang bisa ku hitung hanya lewat jari, yang benar-benar memahami perasaanku.


Mungkin teman-teman ku banyak tapi mereka hanya datang karena ada butuhnya saja, bukan panggilan dari hati..


Aku mengalami masa sulitku bersama sahabat yang tulus selalu menemaniku, ketika aku di puncak nanti, aku tidak akan melihat teman-teman ku yang datang di saat ada butuhnya saja dan lupa diriku ketika mereka bahagia..


...😁Semoga terhibur😀...


...🙏Ambil sisi positifnya🙏...

__ADS_1


...🙏Buang sisi negatifnya🙏...


__ADS_2