Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 38


__ADS_3

Aku mengenalmu sudah lama namun aku tak tau namamu oh nona?


Saat pertama kali aku melihatmu aku sudah terpesona akan pesonamu yang selalu mengganggu hati dan pikiranku.


Ah aku tak tau ini cinta atau hanya rasa kagum saja.


Tapi tiap kali aku melihat senyummu aku merasa bahagia seakan aku ingin terus melihatmu.


Sayangnya aku tidak ingin mengenalmu nona.


Karena perkenalan pertama akan menumbuhkan sebuah rasa dan pada akhirnya menyiksakan sebuah penasaran.


Aku tidak ingin itu terjadi dan aku tidak ingin merindu?


Cukup aku melihatmu dalam diamku.


Cukup aku mengagumi setiap ratap matamu yang membuat jantung berdebar.


Aaaaah sulit untukku mencintaimu dalam doa.


Tapi tak apa semoga tuhan punya rencana indah untukku.


Karena aku tidak ingin terluka untuk kesekian kalinya.


Aku pernah mencintai seseorang selama tiga tahun tanpa pernah ketemu sekalipun.


Hanya LDR.


Pacaran lewat handpone saja.


Selama tiga tahun aku berjuang mati matian untuk bahagiakan kamu.


Segalanya telah ku berikan untukmu.


Nyatanya semua berakhir begitu saja.


Kau pergi tanpa sepatah katapun.

__ADS_1


Meninggalkan ku yang selalu berjuang dan mencintaimu dalam doa.


Bukannya aku mati rasa?


Hanya saja rasa itu telah habis semua kau bawa pergi dengan penghiantanmu.


Tapi aku tidak pernah dendam atau membencimu, aku hanya bisa berdoa semoga kau bahagia di sana dengan pilihanmu itu.


Meski hati ini hancur patah sepatah patahnya.


Aku memang orangnya gak pernah bisa marah kepadamu.


Hari demi hari aku hancur tapi dengan berjalannya waktu aku mulai terbiasa?


Terbiasa dengan ihklasku.


Terbiasa dengan sabarku.


Terbiasa dengan kenyataan.


Terbiasa dengan emosiku.


Terbiasa dengan kesendirianku.


Terbiasa dengan sepi.


Yaaaaaah aku mulai terbiasa tanpa namamu lagi nona?


Aku tidak menyesal telah mengenalmu selama 3 tahun ini dan aku tidak pernah membencimu.


Dalam setiap sholatku aku selalu berdoa semoga kau bahagia dengan pilihanmu itu.


Semoga kau dapatankan laki laki yang lebih baik dariku yang lebih bisa membuatmu bahagia.


Tenang saja aku tidak akan mencarimu lagi.


Aku menghargai sebuah keputusanmu yang menyisahkan sebuah luka terdalam.

__ADS_1


Terima kasih orang baik telah melukis sebuah kenangan terindah, telah menjadi rumah untuk ku.


Aku tidak membencimu?


walau butuh waktu lama untuk menyembuhkan sebuah luka ini, tak mengapa aku pasti bisa lewatin semua ini.


Ini hanya tentang waktu saja.


Aku percaya tuhan punya rencana terindah untukku dan aku ihklas dengan segala yang terjadi di hidupku.


Cerita tentang kita akan ku tulis dalam setiap lembar dan coretan penaku.


Karena aku tidak pernah lupa atas segala kebaikan yang kau berikan untukku.


Dulu aku pernah terjatuh tapi kau yang membuat ku berdiri di atas bumi ini dan menatap langit yang indah itu, yang penuh warna.


Datang dan pergi adalah sebuah takdir.


Luka dan bahagia pun adalah sebuah pilihan.


Senyum dan sedih pun adalah sebuah pilihan nikmat dari tuhan.


Hanya saja hidup ini terasa sulit akan cara berpikir kita yang bodoh.


Berjalannya waktu aku mulai terbiasa tanpa senyummu, tanpa chatmu, tanpa suaramu, tanpa segala tentangmu oh nona?


Mungkin hari ini aku masih takut untuk jatuh cinta dan aku lebih memilih mencintai diriku sendiri dan tak ingin membuat luka untukku.


Hanya saja saat ini aku hanya bisa mengagumi, mencintai dalam doa.


Walau banyak wanita yang menggoda, Aku memilih tidak ingin mengenalnya.


Cukup mataku yang menilai semua yang terjadi dalam setiap lembar dan lembar yang terjadi dalam hidupku.


Sebelum aku bisa mencintai diriku sendiri.


Aku tidak akan mencintai siapa pun itu dan membuka hati ini.

__ADS_1


........Untuk mengenal cinta kembali.....


__ADS_2