Menulis Kisah Di Bumi

Menulis Kisah Di Bumi
BAB 18


__ADS_3

Gelak tawa tidak lagi terdengar, hanya jeritan luka yang mampu ku dengar, ribuan harapan hancur dan sirna, aku tak dapat mendengar tawa dan melihat senyuman menghiasi wajahku, Aku salah menerka makna, hingga akhirnya menjadi duka, kini aku terpaku tak berdaya, hanya berharap pertolongan sang kuasa.


✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️


Ketika aku putus asa aku tak tau harus bercerita apa dan kepada siapa, untuk menceritakan semua beban hidupku.


Tuhan sebenarnya aku lelah, lelah karena hidup yang tak berguna di pandangan mata orang-orang, semua yang ku lakukan selalu salah dan salah.


Sempat dalam bentakku terpikirkan, aku ingin mengakhiri hidup agar bertemu kedua orang tua dan kakakku.


Aku putus asa dengan hidup yang ku jalani, aku di dunia ini sudah tidak punya apa-apa, tidak ada yang menyayangiku. Aku mati pun tidak akan ada yang peduli atau menangisi kematianku.


Ayah dan ibu ku telah meninggal di umurku sepuluh tahun, Ayah dan ibu ku meninggal karena di tusuk senjata tajam oleh begal yang mengambil harta benda Ayah dan ibuku, keadaannya begitu sangat teragis saat di temukan oleh polisi.


Saat aku mendengar kabar dari pihak kepolisian, hatiku hancur berkeping-keping dan aku berjanji suatu hari nanti, aku akan mencari orang yang telah membunuh Ayah dan Ibuku.


Kinih aku hanya tinggal bersama Kakak perempuan ku, yang harus banting tulang untuk mencari uang untuk hidup kami berdua..


Saat umurku menginjak tujuh belah tahun, di tanggal 30 Juni adalah hari ulang tahunku, Aku sudah tidak sabar ingin bertemu kakak perempuan yang sangat ku sayangi.


Waktu itu kakak ku berjanji akan membelikan sebuah laptop untukku, di hari ulang tahunku yang ke tujuh belas tahun.


Karena aku suka belajar tentang hacker di warnet karena aku tidak punya leptop saat itu. Hingga hari makin kehari aku mulai tau cara program komputer.


Waktu itu aku mencoba, membajak Facebook, Twitter, WhatsApp.

__ADS_1


Aku mudah membajak akun orang lain dan aku mampu membuat aplikasi-aplikasi untuk membatu kinerjaku. Kakak ku tau tentang keahlianku dalam memprogram, karena dulu kakak selalu meminta bantuan ku saat semua akun kakak ku di hack orang lain dan aku membatu membereskan persoalan kakakku, dan aku menghack kembali orang yang selalu mengganggu kakakku.


Saat hari ulang tahun ku, aku sudah memasak untuk kakak ku karena sebentar lagi kakak ku, akan pulang dari tempat kerjanya.


Tapi naas Kakak ku tidak kunjung pulang dari tempat kerjanya, rasa khawatir menyelimuti hatiku. Membuat hatiku resah gelisah tidak seperti biasanya.


Malam semakin larut, hati ku sungguh khawatir kepada kakak ku, tapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku.


Kupikir kakakku yang pulang tapi malah dua polisi yang datang dan memberi tahu ku kabar yang terjadi kepada kakakku tercinta.


Saat polisi itu memberi tahu segalanya tentang yang terjadi kepada kakakku, aku sempat tidak percaya oleh perkataan polisi itu dan menyerahkan sebuah kado kepadaku.


Kakak ku meninggal di rumah sakit karena tidak bisa di selamatkan, karena tertusuk senjata tajam yang sangat dalam.


Waktu mempertahankan leptop yang di belikan kakak ku untuk kado ulang tahunku.


Polisi pun berdatangan saat melihat orang-orang berkerumunan menyaksikan kakak ku yang terluka parah, Kakak ku menggenggam salasatu tangan polisi dan berpesan kepada polisi itu sebelum di bawa kerumah sakit, untuk mengantarkan kado ulang tahun untuk adik ku dan akhirnya kakak ku di bawa kerumah sakit setelah berpesan kepada polisi. Namun naas kakakku tidak bisa di selamatkan, kakak ku menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.


Hati ku hancur untuk kedua kalinya, yang pertama Ayah dan ibu ku, yang kedua kakak ku.


Sejak saat itu aku berjanji kepada diriku sendiri, akan mencari orang yang membunuh kedua orang tua dan kakakku dan akan membalaskan dendam kepada para penjahat yang telah membunuh kedua orang tua dan kakakku.


“Di saat putus asa aku selalu ingat kedua orang tua dan kakakku, orang tua dan kakakku selalu berpesan padaku. Dek kamu harus sukses dan hidup bahagia agar bisa membatu orang yang membutuhkan pertolongan, satu lagi pesan kedua orang tua dan kakakku, jangan pernah tinggalkan sholat,” ucap pesan kedua orang tua dan kakakku.


Saat aku membuka isi kado itu, aku menemukan sebuah surat.

__ADS_1


Untuk Adek ku tercinta yang gemar membuat kakak nya bangga. kakak sudah belikan laptop untuk Adek, karena kakak sudah janji akan membelikan laptop di hari ulang tahun Adek yang ke tujuh belas tahun. Semoga laptop yang kakak belikan ini bermanfaat untuk Adek dan adek bisa menjadi programer yang paling hebat. Gunakan leptop ini sebaik mungkin ya, jangan gunakan untuk macem-macem ya dek.


Sejak saat itu aku mengunakan laptop itu untuk mencari para penjahat yang telah membunuh kakak dan kedua orang tuaku.


Pada akhirnya aku telah menemukan kejadian yang menimpa kedua orang tua dan kakakku, saat melihat itu, hatiku terbakar emosi dan gelap mata dan lupa pesan kedua orang tua dan kakakku.


Nyawa harus di bayar nyawa, sejak saat itu aku terus mencari orang-orang yang terlibat atas semua yang terjadi kepada kakak dan kedua orang tuaku.


Akhirnya aku sudah membuat satu agenda tentang pembunuh kakak dan kedua orang tua ku. Di dalam agenda itu tercatat orang-orang yang terlibat atas kematian Kakak dan kedua orang tua ku dan terdapat foto-foto para penjahat itu..


Satu persatu para penjahat itu mati, namun terlihat seperti kecelakaan.


Karena aku hanya mengandalkan leptopku untuk membunuh orang.


Pada akhirnya semua penjahat itu telah mati terbunuh. Sejak saat itu aku merasa puas telah membalaskan dendam kedua orang tua dan kakakku.


Sampai suatu ketika aku bermimpi bertemu kedua orang tua dan kakak ku dan menasehati diriku karena selalu membunuh orang-orang jahat dengan leptop pemberian kakakku.


Akhirnya aku menyimpan leptop itu dan tidak pernah menggunakannya lagi, aku mendengar pesan-pesan kedua orang tuaku dan kakakku.


Agar tidak meninggalkan sholat dan selalu menebar kebaikan, aku terbangun dari tidurku dan menangis sejadi-jadinya karena selama ini aku telah meninggalkan sholat dan tersesat karena amarahku.


Aku mengambil wudhu malam itu dan berserah kepada sang pencipta, ya Allah maafkan atas segala dosa-dosa yang ku perbuat selama hidupku. Hingga aku melupakanmu, ya Allah terimakasih kau telah menunjukan jalan kepadaku dan memberi hidayah padaku. Mulai saat ini aku akan selalu menebar kebaikan dan mencari arti yang sejati.


...✍️Semoga terhibur aja✍️...

__ADS_1


...✍️Ambil sisi positifnya✍️...


...✍️Buang sisi negatifnya✍️...


__ADS_2