MILHKA

MILHKA
Bab. 10 Masa Lalu yang terikat


__ADS_3

" Apa maksud nona tadi "


Tiba-tiba menghentikan mobilnya mendadak


"Bagaimana ini stela" dengan ekspresi kaget


Stela langsung kaget


"Kenapa nona"


"Pria tadi pas hari itu pernah ku tabrak..."


"Tapi nona engk melarikan diri"


"Dia cuman cidera ringan, haruskah ku datangin dan minta maaf lagi"


"Sekarang pasti sudah jauh"


"Kita jenguk pak juan"(sambil senyum tertekan)


Stela yang memandangi milhka merasa canggung


"Iya nona nanti kita jenguk tapi untuk saat ini belum bisa soalnya jadwal hari ini padat, kalau mau besok nanti saya hubungi sekretaris pak juan atau pak wiliam"


Memegang kemudi


"Stel.... Aku tau tipu muslihatmu"


"Hah..."


"Pak wiliam ehmmm"


"Emang kenapa nona"


"Kamu dari tadi membicarakannya terus seakan-akan ingin menikahinya"( nada mengejek)


"Haha nona anda sangat lucu 'menyukai bukan berarti harus memilikinya kan hanya mengangguminya doang' "


Sambil geleng-geleng kepala


Milhka langsung terdiam



2016



"Mil nanti kamu mau kuliah dimana"



"Aku engk tau masih bingung kalau kalian"



"Hmmm mau... Sepertinya aku kerja aja deh" ucap Sinta



" Kalau aku juga kerja soalnya orangtuaku engk punya uang dan adik aku juga bentar lagi masuk sma "



Keesokannya milhka berniat membantu kawannya biar bisa sama-sama kuliah dengannya.



"Ini untuk kalian aku tau kalian kesusahan ini untuk biaya daftar masuk universitas kalau selebihnya aku bisa minta papah aku buat cairkan beasiswa dari perusahaan untuk anak-anak yang berprestasi dan tidak mampu"



"Engk mil engk usah repot-repot"



Ternyata ada yang mendengar pembicaraan mereka, langsung tersirat kalau Sinta dan chika memanfaatkan milhka untuk kepentingan mereka padahal tidak...



Milhka masuk sekolah...



Baru masuk gerbang sekolah banyak yang melirik milhka perihal kemarin dia mau memberikan uangnya.



"Ehh lihat dia baik banget polos juga masa mau aja di manfaatkan sama temannya"


Terdengar mereka semua membicarakannya.



Milhka mencari chika dan Sinta tapi tidak menemukannya.



Ternyata chika di bully beberapa kakak kelas karena belum pernah nyetor uang dengannya karena di ketahui dia ikut geng bar-bar tersebut untuk memalak adek-adek kelas, milhka datang kakak kelas tersebut langsung pergi.



"Berhenti... Apa yang kalian lakukan"



"Lihat friendsmu sudah datang mintain sapa tau dia mau kasih" (tertawa)



Milhka melirik tajam kakak kelas tersebut.



"Chika kamu..."



"Jangan mendekat..."



Chika langsung membersihkan diri karena telah di pukul dan di siram air



"Kamu basah sini aku bantu"



Milhka (meneriaki)



"Cukup kuharap kita berteman sampai di sini aja..."



"Tunggu chik..."



"Aku tidak tau kenapa dia seperti itu"



Bel berbunyi



"Sin lihat chika..."



" sebenarnya dia bolos..."



" Ahh kenapa "



entah ini bu guru suruh bawakan tasnya ke rumahnya



"Aku ikut yah..."



"Kata chika jangan ngajak kamu"



"Ohh oke-oke titip salam sama chika yah"



Mengangguk-ngangguk



Keesokannya...



"Chi... (Terhenti langkahnya)


Engk jadi menyapa



Sinta dan chika sedang duduk di bawah pohon



"Chik lo kenapa sama milhka berantem"



"Enggk aku sama dia engk berantem hanya aja...."



"Hanya apa..."



Terhenti makan



"Gpp makan lagi aku malas ke kantin lebih enak bawa bekal sendiri"(tersenyum)



"Pasti dia melewati banyak masalah" ucap milhka dari kejauhan



"Sin tunggu"(memegang bahunya)



Sinta terkejut



" Ini untuk chika, plis jangan di tolak dan bilang aja kamu yg belikan jangan bilang aku yang kasih"



"Okelah makasih yah"



"Sama-sama"



"Tiap harinya milhka selalu membawakan makanan dan menemui Sinta di belakang kelas"


__ADS_1


"Lah mil udah di sini aja"



"Iya ini aku bawakan cemilan kalian nugas kan"



xKemarin chika curiga aku takut dia marah dan makin khawatir dengan pertemanan kita..."



"Tiap aku mau minta maaf chika selalu menghindar aku engk tau kenapa dia begitu"



Beberapa hari kemudian milhka berniat minta maaf tapi chika yang malah mendatanginnya



Mereka saling bertatapan



"Aku mau maaf soal yang dulu mil"



"Aku udah maafin kamu chik"



Mereka saling berpelukan



Jadi best friend lagi sambil mengajukan kelingking



"Ia dong" ketawa bersama



"Mil... aku boleh minjam uang enggk"



"Buat apa?"



"Katamu kalau bantu sahabat jangan pilih kasih kok kamu nanya"



"Iya aku kasih pinjam tapi kan aku berhak tau juga uangnya untuk apa"



"Untuk bayar uang sekolah"



Sepulang sekolah



"Nih chik uangnya"



"Makasih yah"



Iya...



~\*~\*~


2021



"Nona milhka ini mau di taruh dimana"



"Di situ di meja"



"Wahh tampak seperti baru"



"Nona lantai atas bakalan di beli baru juga meja dan kursinya"



"Iya harusnya sih bentar lagi sampai" (melihat jam di tangannya)



Dring.... Dring...



(*Hallo.... Hallo*...)



Terputus



" Siapa sih pagi-pagi nelpon tapi enggk ada suaranya "



"Kenapa nona"




"Lain kali jangan di angkat lagi nona pasti orang jail"



"Ehh itu udah datang mobilnya"



Mereka sedang membersihkan galeri dan menambah beberapa fasilitas di galeri



"Tolong taruh di bagian sana yah jangan sampai jatuh


Pak... Jangan di sana taruh di sini aja"



Handphone dengan nomor yang sama masih menghubungi milhka...



"Akhirnya sudah selesai juga huft...."



"Iya nona pegal banget nih"



"Sudah siang yuk kita makan"



Ayo...



Sampai di salah satu restauran



"Astaga tasku ketinggalan di mobil..."



"Biarkan aja nona nanti pake uangku aja dulu keburu enggk ada tempat duduk"



"Oke-oke nanti aku transfer aja yah"



Selesai mereka makan mereka langsung bergegas ke galeri untuk mulai berberes-beres



"Cape banget hari ini harus selesai besok tidak sempat lagi"



"Oke nona"



"Kita bakalan lembur"



Semangat...



Setelah seharian di kantor tibalah saatnya mereka pulang dan milhka masih stay di galeri untuk merapikan ruangannya



"Nona saya bantu yah"



"Jangan besok kamu ada jadwal ke Bandung kan pulang istirahat, besok jam berapa berangkat?"



"Jam 09.00 nona"



"Pulang aja udah malam nih"



"Yah udah stella pulang duluan nona kalau ada apa-apa hubungi saya segera yah"



Iya... Iya



Bye



20.00



"Akhirnya selesai juga"



Seharian enggk cek hp

__ADS_1



"Panggilan dari siapa nih, nomor yang sama


Ada pesan juga"



(*Milhka kamu masih mengingatku... Aku chika apa kabar kamu kalau tidak sibuk ketemuan yuk*...


*Ini alamatnya*)



Milhka segera berlari ke mobilnya untuk menemui chika dengan alamat yang telah di sharelok



Setelah sampai ke tempat tujuan



Milhka mencari-cari tiap meja tapi tidak menemukan chika sampai keluar cafe



Tiba-tiba...



"Milhka kamu datang..."



Mereka duduk di meja luar cafe



"Wahh malam ini indah sekali"



"Mil.. Kamu, ingat tempat ini enggk"



Ternyata cafe yang dia datangin bersebelahan dengan restauran yang pernah milhka datangin saat tidak Sengaja bertemu dengan pria yang kain mendarat di atas kepala mereka


(Di Bab 4)



"Yang mana aku lupa..."



"Yang kamuulang tahun, kita bertiga datang kesini"



"ohh itu sebelum insiden itu yah haha"



"Kamu ingat..."



Melirik


" bagaimana tidak ingat kamu menghianatiku... "



"Memenjak kejadian itu aku kepikiran terus dengan kamu"



"Kenapa tidak mencariku kalau kamu merasa bersalah, ini udah tahun berapa..."



"Kamu masih membenciku"



"Kalau aku membencimu aku tidak akan kesini"



"Maafkan aku, mil aku terlambat"


Sambil menunduk



Milhka masih melihat chika dengan ekspresi dingin



"**Bagaimana pun lu tetap sahabatku tapi aku belum sepenuhnya percaya lagi denganmu(dalam hati**)



Menghela napas


"Aku memaafkanmu"



"Makasih mil..."



"Iya, kamu udah makan"



"Sudah kok"



Canda tawa untuk malam itu mereka sama-sama bercerita kehidupan mereka setelah sekian lama tidak berjumpa



"Ohh kamu sekarang kerja di perusahaan pangan"



"Iya mil aku di situ yang menghandelnya, dulu aku cuman kerja buruh pabrik terus ke karyawan tetap Lalu manajer"



"Senang dengarnya"



"Terus kamu sekarang mil"



"Panjang kisahku dari orangtuaku meninggal karena kecelakaan pesawat, sampai sekarang aku yang megang salah satu perusahaan ayahku yang lainnya pamanku yang menghandel"



"Ohh gitu yah turut berduka yah soal orangtuamu"



"Iya gpp sudah lama juga"



"Ohh iya shinta sudah menikah loh udah punya bayi juga"



"Kapan kok aku engk tau"



"Kamu ada masuk grup angkatan enggk"



"Sepertinya aku engk join"



"Ini aku lihatkan bayinya imut banget loh"



"Coba-coba lihat ahh gemesnya "



Hahahaha



Saling tertawa dan berbagi cerita bersama...



"Milhka sekali-kali kita liburan bareng yah nanti sama shinta juga nanti"



"Kalau suaminya izinkan"



"iya juga yah lupa kalau dia berkeluarga"



"Makasih yah untuk hari ini



Rasa bersalahku 7 tahun lalu mulai reda aku sangat menyesal soal itu"



"Ahh sudahlah masa lalu biarlah berlalu sekarang kita mikirin buat ngejalanin masa sekarang dan kedepannya"



"Iya juga (menghela napas)



"Sampai jumpa lagi semoga bisa bertemu lagi yah"



"Iya aku duluan yah"



"Hati-hati milhka... "



Mil...



Menoleh



Chika langsung memeluknya



"Makasih sudah memaafkanku..."



"Iya chik..."

__ADS_1



Dan keesokannya chika balik ke Jogja.


__ADS_2