
" Pak Wiliam sedang apa ke sini ada yang mau di bicarakan? ucap milhka "
hmmmm sebenarnya....
" Nona Milhkaaaaa "
" aduh stella kamu bikin kaget saya saja "
" ini ada telepon dari pak desno nona " langsung menaruh di telinga milhka
hallo paman
" milhka sayang kamu tidak apa-apa, paman dengar-dengar kamu di culik berani-beraninya menculik keponakan kesayanganku AWAS AJA " ucap paman desno di sebrang telpon sana
aduh ini paman keras banget suaranya batin milhka
" iya paman btw dapat info darimana kalau aku di culik? "
flasback.....
dring.... dring....
stella yang sedang merapikan bantal-bantal kursi mendekati meja milhka lalu dilihat tidak ada nama cuman angka yang tertera di layar itu
" siapa yah, engk ada namanya "
5 menit kemudian
" aduhh nona milhka kemana sepertinya udah sampai 50 kali tuh hpnya bunyi "
"kuangkat aja kali"
"hallo"
" milhka sayang.... kok suaranya beda.... ini siapa? " ucap seseorang di balik telepon itu
pupil mata stella membesar ia terkejut dengan suara yang tak asing di telinganya
" say\_\_aa sekertaris nona milhka pak "
" stella yah "
" iya benar pak "
" bagaimana kabarmu stella? "
" baik pak alhamdulillah "
" syukurlah kalau gitu "
" apa ada info penting atau masalah gitu? "
"enggk ada pak hanya aja kemarin stella di culik dan nona milhka juga ikut di sandera astaga..... keceplosan MATI "
" apanya yang mati? "
" iya pak aduh saya salah maksud saya "
" mana milhka coba sambungkan sama milhka.... hallo stella.... stella....?? "
" iya pak bentar saya cari nona milhka.... bentar yah pak "
\*\*\*\*\*
" maaf nona " ucap stella sembari menunduk
" tidak paman ini ada kesalahpahaman maksud stella gini loh\_\_\_\_\_\_\_ "
3 menit kemudian
" syukur ahkirnya kelar juga, biasanya yah ini kelar hmpir 2 jam kalau berurusan sama pamanku haduhh "
" maaf nona "
" yah udah gapapa, lagipula aku juga lupa simpan nomor pamanku, abisnya ini pamanku gonta-ganti terus nomor bosen harus hapus kontak terus ganti lagi gitu " menghela napas
" kalau kalian sibuk saya balik aja yah " ucap wiliam yang bagaikan tak kasat mata di belakang mereka
" lah ada pak wiliam saya engk lihat " jawab stella
*lah engk di lihat, dari tadi dikira setan kali* *haha* batin wiliam
" hehe yah sudah lanjut aja saya mau balik, kelamaan istirahat nanti malah kakek saya suruh orang culik saya "
" Hati-hati pak wiliam "
bye
" stella kamu enggk nemuin klienkh? "
__ADS_1
" lah iya astaga lupa "
" emang jam berapa "
jam 3 nona
" sana sudah, ini 20 menit lagi jam 3 "
*dring.... dring*....
*hallo pak*
*mba stella yah? ini saya sekertaris pak Wijaya kami sudah berada di ying galeri*
*Oke Pak saya segera turun*
stella segera turun mengunakan lift
berjabat tangan "Terima kasih pak Wijaya sudah datang, silahkan saya tuntun ke ruang pertemuan kita"
" jadi gini pak..... "
stella sangat piawai meyakinkan klien tersebut agar tertarik berkerjasama dengan ying galeri untuk meningkatkan usaha di bidang seni. Pak wijaya seorang pencinta seni yang berinvestasi untuk seni lukisan dan baru-baru tertarik dengan desain grafis.
" gimana pak tawaran saya "
" sangat bagus sekali yang Anda sampaikan tapi saya belum terlalu mengarah kesana dan untuk berinvestasi pun saya masih berpikir-pikir "
" baiklah pak karena perusahaan kami juga baru-baru ini akan meresmikan beberapa tambahan baru di bidang seni di ying galeri "
" bakalan dapat undangan enggk hehe " ucap gurauan pak Wijaya
" pasti pak kan anda salah satu investor besar kami "
" okelah kalau begitu "
berjabat tangan "Terima kasih mba stella saya sangat senang bisa berbicara dan yah saya lihat anda mengingatkan saya dengan putri saya di Singapura, entah kapan dia bisa jalan-jalan ke Indonesia apalagi di hari tua saya kan, karena dia sudah berkeluarga juga pasti sibuk hehe
stella melihat ke arah wajah pak Wijaya dengan tampang sedih " semoga putri anda bisa datang menjenguk anda, saya doakan, karena kekuatan doa sangat manjur pak "
stella melambaikan tangan dan tetap menatap mobil pak Wijaya yang sudah tak keliatan lagi.
tiba-tiba milhka sudah berdiri di samping stella "lama banget kamu tatap padahal udah jauh"
" ehh nona " sambil mengusap air matanya
menoleh "kamu nangis stel? "
" enggk kok nona hehe" sambil menggandeng tangan milhka
" mau jajan enggk " ucap milhka
" emang nona belum makan siang "
" engk tau nih tumbenan lapar terus "
" yah udah stella ngikut aja asal di teraktir "
" mmmm yah udah ayoo "
mereka menuju ke warung makan terdekat
" tumben nona kesini biasanya ke restoran "
lebih enak dan hemat hehe mengajukan 2 jempol tangannya
17.30
milhka bersiap-siap untuk pulang beberapa karyawan masih ada yang lembur untuk mendesain dan kadang sangkin ngebut mereka nginap di kantor
" stella, jojo kalian sudah mau pulang " menghampiri mereka
" kami mampir ke sebelah dulu nona untuk briefing untuk acara lusa sambung jojo "
" stella mobilmu masih di bengkel "
" iya nona ini saya mau di antar jojo " sambil menggandeng jojo
Milhka melihat stella menggandeng jojo "okelah hati-hati yah"
karena ying galeri dan gedung serbaguna tidak jauh jadi jojo dan stella jalan kaki sambil merasakan sejuknya sore menjelang magrib tersebut.
milhka menatap dari dalam mobil
kenapa perasaanku kaya bergejolak begini lihat jojo sama-sama stella terus.....
" apasihh mil " sambil mukul jidat "kalaupun mereka pacaran yah bagus bukan urusanku juga, kenapa aku begini sih isss " sambil memutar kemudi
__ADS_1
jojo waktu itu sembari menatap ke arah belakang menatap mobil milhka yang mulai tak terlihat
" kenapa joj? "
" gapapa mba hanya aja...."
cek lek... cek lek...
" bagaimana persiapannya pak "
" ehh mas jojo "
" mereka kenal sama kamu joj? "
" iya dulu mereka karyawan almarhum bapaku kaget mereka kerja di sini "
ohhh
selesai dari gedung tersebut mereka mulai jalan lagi ke arah kantor.
" jojo aku tunggu sini yah soalnya aku pake heels capee eheh "
"yah udah mba saya ambil motor dulu "
" okeyy " girang stella sambil ngajukan jari
👌
15 menit kemudian jojo datang dengan mengendarai motor matic
" lama banget joj pegal saya nungguin kamu "
" tadi ada karyawan lain ngajak ngobrol jadi, lupa kalau harus kesini maapin yah mba stella eheh "
stella yang langsung naik tanpa di suruh dan menepuk pundak jojo "jalan jojo keburuh malam banget "
dalam perjalanan stella dan jojo asik bicara sampai di tegur bapak-bapak dari belakang karena lampu sein terus menyala "WOI kalau pacaran jangan di jalan noh di kuburan, ngajak mati rame-rame!! "
" LAH.... si bapak mulutnya parah banget ngomong kayagitu sambil berkendara "
" sudahlah mba stella kita yang salah juga "
sampai di warung makan
" mba kita mampir di sini dulu yah lapar soalnya "
oke
" mba stel mau pesan apa biar saya yang teraktir "
" engk usah joj tadi sore udah makan di teraktir nona milhka jadi masih kenyang "
milhka yang saat itu juga mampir di warung makan tersebut, saat mengambil roti yang di bungkus bersamaan dengan tangan lain menyomot bungkus roti itu sontak milhka yang melihat ke layar hp, merasakan sesuatu dan mencari keberadaan yang sudah menggangu genggamannya.
nona milhka,jojo
ucapan keduanya secara bersamaan
" nona milhka makan disini juga yah "
milhka yang langsung mengalihkan pandangan ke arah stella "iya aku makan di sini, kamu juga samaa.... stella "
" iya nona kita barusan pulang dan mampir kesini "
ohhh
tangan keduanya masih dalam mode bersentuhan dengan roti itu
" astaga maaf nona " kaget jojo sambil melepaskan tangannya di atas tangan milhka
Deg
jantung milhka berdegup dan pupil matanya membesar dia segera mengambil roti itu bukan satu aj tapi dia hampir membawa sama tempat-tempatnya dan tersadar dan mengembalikannya lagi dan salah tingkah saat belum mengambil air mineral dan berbalik lagi dan membayarnya, jojo sontak kaget dengan apa yang ada di hadapannya.
***untung saja jojo engk peka klau milhka lagi salting wkwk***
.
.
.
Happy Reading🐣
.
.
.
Jangan lupa
__ADS_1
Bantu like, coment, dan votenya kawan-kawan🌼🌻