
"Untuk jadwal saya, tolong bisa di undur enggk Stel ke hari yang lain soalnya saya bakalan ada kunjungan ke beberapa bimbingan belajar"
"Tumben nona emang ada apa"
"Iya saya dan pak wiliam, perusahaannya ada program untuk beasiswa pendidikan gitu karena kita sudah bekerja sama dengan mereka jadi ikut membantu"
"Apa dananya juga nona" Milhka terlihat heran "Kalau kita Berkerjasama dengan mereka, mereka tidak meminta dana ke kita juga? "
"Kurasa tidak...."
"Okelah nona"
"saya berangkat dulu"
"Baik nona...."
Seseorang menelpon milhka
Hallo
Saya sudah di galeri kamu, berangkatnya sama saya saja.
Milhka menoleh ke sebelah kiri, dan mobil wiliam sudah memasuki halaman ying galeri.
Ayo bu milhka
Milhka menyamperi mobil wiliam
"Saya naik mobil saya dan ngikutin mobil anda" Langsung menuju mobilnya
"Tunggu dulu" Keluar mobil dan menghentikan langkah milhka dengan mengenggam tangannya
Milhka melirik genggaman wiliam
"Maaf" ucap wiliam
"Soalnya ini udah jam 8 dan bentar lagi acaranya di mulai saya tidak mau terlambat"
"Jam segini sudah pada macet emang bisa! " ucap milhka
Akhirnya milhka mengikuti kemauannya wiliam untuk 1 mobil dengannya
"Pertama-pertama anda harus Bener-bener nyaman"
"Yah udah jalan saja"
Wiliam langsung tancap gas, sepanjang jalan wiliam menyetir bagaikan pembalap profesional dan membuat milhka ketakutan
"Kamu mau mati" Teriak
"Pegangan yang kuat"
"Aaaaaa" teriakan milhka semakin kencang
Sampai di tujuan dengan aman dan selamat waktu di tempuh 45 menit sedangkan jika normalnya bisa sampai sejam
"Ayo, Waw rambutmu kemana-mana rapikan"
Milhka masih shock dan meriksa denyut nadinya
"Masih hidup... Syukur"
Wiliam dan milhka sampai tepat waktu dan acara baru saja di mulai.
"Nona Milhka dan pak wiliam silahkan duduk di bagian depan" ucap mc-nya
Mereka Menyaksikan hingga selesai dan sampai di penghujung acara saat berbagi kepada semua anak-anak berprestasi saat milhka mengambil Piagam tidak sengaja bersentuhan dengan tangan wiliam dan mereka saling kaget satu sama lain.
Wiliam sambil batuk karena salting dan milhka mengalihkan pandangannya
"Maaf" Ucap milhka
"Gpp tadi saya batuk" Milhka melihat ke arah wiliam "Bukan maksud saya...." terlihat salah tingkah tetapi milhka hanya senyum tipis sambil membalikkan badannya.
Acara sudah selesai dan untuk dokumentasi mereka berfoto
"Bu milhka silahkan berada di tengah" Wiliam langsung melirik milhka "semuanya lihat kearah kamera"
Milhka dan wiliam kembali ke ying galeri
"Terima kasih sudah antar saya"
"Anda hati-hati di jalan soalnya ini waktunya banyak karyawan pulang kerja jadi bakalan ramai di jalan" ucap wiliam
"Okay... Anda juga"
Terlihat di antara mereka sangat canggung
Wiliam sampai di rumahnya dan mulai bersih-bersih dan sebaliknya milhka masih berada di jalan karena mengunjungi rumah pamannya untuk mengantar beberapa laporan
Tok... Tok... Tok
"Ooo nak milhka"
"Ini beberapa laporan dari ying galeri" Melihat keadaan rumah pamannya
"Kamu sudah makankah... Kami kebetulan pesan mie ayam"
"Papah... drivernya sudah nyampe..."
Ooh milhka kebetulan, ayo kita makan aku pesan porsi jumbo.
"wahh kebetulan lagi lapar"
"Yeahhh makann..." Ucap alex sambil lari dari kamar "ehh ada kak milhka"
"Hai lex"
"Wahhh...." Mereka tampak tergiur saat melihat mie ayamnya
21.00
"Hati-hati yah nak"
"Untung kak milhka datang jadi bisa habiskan sisa mie ayamnya"
"bilang aja kamu enggk sanggup habiskan tadi" ucap tian
"Hahha milhka pamit yah"
Dadah....
Dring...dring...
__ADS_1
"Hallo nona milhka apa anda sudah tidur"
"Dadah kaka" terdengar suara alex dari luar mobil dan suara motor yang lewat di jalanan
"Saya masih di luar rumah pak emang kenapa"
"Ooh nanti kabari saya kalau sudah sampai" Langsung mematikan handphonenya
"Kenapa dia aneh"
Milhka sampai di rumah dan mulai bersih-bersih setelah mau tidur teringat untuk menghubungi wiliam jika sampai di rumah
"Tunggu dulu aku kirim pesan aja deh..."
Dring... Dring...
"Hallo pak"
"Kamu sudah di rumah"
"Iya pak"
"Kenapa tidak menelpon"
"Tadi saya mau hubungi tapi ini sudah jam 10 malam jadi takut bapa sudah tidur"
Saya belum tidur gara-gara nung... " Terhenti bicara "yah sudah anda istirahat"
"Baik pak selamat malam"
"Malam"
"Aneh sekali nih orang " Merebahkan diri ke atas tempat tidur
Milhka bersiap ke galeri
Morning...
"Selamat pagi nona"
"Kamu baru sampai"
"Iya nona tadi saya di suruh ke kantor pusat"
"Emang ada masalah"
"Tidak nona, jadi nanti bakalan buka lowongan lagi karena kita akan pindah,
Nona kata pak asep di kantor pusat mulai ada pengurangan karyawan apakah kita mau ngambil dari sana"
"Boleh emang kita bakalan butuh berapa"
"Sekitaran 15 orang"
"Yah udah kita ambil sebagian dari pusat dan sebagian dari wawancara"
"Baik nona"
"Ohh iya hari ini.... Anda ada jadwal dengan investor dari Singapura"
"Wahh gercep kamu" Sambil mengajukan jempol
Hehehe
"Hati-hati nona"
"Ohh iya 1 minggu lagi kita pindah dan saya lusa bakalan pergi ke Bandung"
"Baik nona, besok saya urus beberapa berkas yang Anda bawa nanti ke Bandung"
"Harusnya bulan ini saya tidak terlalu sibuk" Ngomong secara pelan
Milhka pergi untuk bertemu dengan investor dari Singapura, sementara itu di tempat lain wiliam berada di ruangannya untuk mengecek dokumen.
"Nona milhka nice to meet you"
"Nice to meet you too"
"How the gallery states , I hear ying galleries go through the sad days"
"We have repaired included in the facility"
"Glad I heard it, so we don't have to worry about working with you guys hahaha" (sambil ketawa)
Milhka hanya tersenyum tipis
Di kamar mandi milhka murka karena perkataan investor tersebut
"Apa dia bilang! " menghela napas "kalau bukan karena mereka sangat berpengaruh terhadap perusahaan tidak akan sudi ku minta kerjasama, sombong sekali!.... papii kenapa harus orang sesombong itu teman baikmu"
"joshua karena ying galeri sedang mencari karyawan tambahan kamu bakalan kami pindahkan ke sana, bagaimana? "
"Saya harus pikir-pikir dulu pak"
"Jangan lama-lama yah soalnya daftarnya harus di serahkan besok pagi"
"Baik Pak..."
"Joshua langsung pulang soalnya ibunya sedang sakit"
12.45
"Since our cooperation is done I go first"
"Okay sir"(berjabat tangan)
__ADS_1
"Akhirnya sudah kelar, sepertinya aku mau ngunjungin kantor baru"
Milhka berangkat ke kantor baru yang sedang di renovasi
Joshua sampai di rumahnya tiba-tiba mendapati ibunya tergeletak di lantai
"Ibu... Ayo bu kita ke rumah sakit"
Ibu joshua pasca operasi paru-paru yang di deritanya sejak 3 bulan lalu, joshua membantu ibunya ke mobil untuk dibawah ke rumah sakit
"Bu.. Bertahan yah "
Setelah 20 menit akhirnya sampai di rumah sakit
"Bu pelan-pelan"
Sampai di ruang IGD di lakukan pemeriksaan dan ibu joshua harus di rawat inap
"Nakk harusnya tadi tidak usah di rawat"
"Gpp bu penyakit Ibu kambuh lagi"
"Nanti dapat dimana biayanya"
"Nanti joshua jual mobil dan motor"
"Engk usah motor di jual kamu mau kerja pake apa"
"Gpp kan ada sepeda atau kalau ada uang naik angkutan umum tenang aja bu..."
"Maafkan mama yah"
"Ah sudahlah.... jojo ke adminstrasi dulu yah bu"
Milhka mengunjungi kantor baru yang sedang di renovasi
"Siang semua... Bagaimana hasilnya"
"Siang bu milhka, renovasi nya hampir selesai"
"Oke-oke jadi butuh berapa lagi bisa di tempati"
"Sekitar 5 hari lagi bisa sudah"
Milhka berkeliling untuk melihat gedung tersebut menaiki tangga sampai di lantai 2 tanpa di sadarnya tangga di dekatnya oleng dan hampir mengenainya untung wiliam melihat dan menariknya
"Kamu tidak lihat tangga tersebut hampir menimpamu"
Milhka yg terkejut dan masih bengong posisi dia dan wiliam sangat dekat seperti bersandar di dada wiliam mereka menghadap ke arah depan, wiliam melihatnya dari arah belakangnya "Sepertinya dia masih shock"
Milhka berada di mobil wiliam
"Ini minum dulu" Wiliam memberikan air mineral kepadanya "kamu gpp kan" Milhka masih saja tidak bicara dan membuat wiliam tidak enak dan keluar dari mobil baru membuka pintu mobil milhka menggenggam jas wiliam
"Tetap disini" Tanpa melihat ke arah wajah wiliam
"Baiklah aku temanin kamu"
1 jam berlalu wiliam memandang milhka yang sedang tertidur dan saat wiliam ingin merapikan rambut depan milhka yang menutupi matanya jantung wiliam mulai berdegup dan wiliam seperti merasa gemeteran
"Ada apa denganku kenapa aku" Suara hatinya dan mulai melotot "mustahil" Sambil teriak dan membuat milhka terbangun karena kaget
"Hah kenapa... Kenapa" ucap milhka karena kaget dan tidak sengaja menampar wiliam.
wiliam yang langsung termundur karena tamparan milhka sontak memegangi pipinya "apa barusan dia menamparku"
"Astaga ada apa denganmu aku hampir jantungan karena teriakanmu" Sambil memegang dadanya
Wiliam masih bengong "kamu kuat sekali sampai pipiku masih terasa sakit karena tamparanmu" Dia mulai memegang kemudi "aku akan menyuruh suruhanku membawa mobilmu ini sudah malam dan kamu masih kelihatan lemas aku akan mengantarmu"
"Tidak usah pak" Memegang kemudi yang dipegang wiliam "ah maaf"
Masih kelihatan terkejut "gpp aku akan mengantarmu" Mereka terlihat canggung dan kemudian ketawa bersama pada akhirnya.
"Baiklah kalau anda maksa" ketawa tipis
Wiliam mengantar milhka sampai ke rumah dengan selamat...
Hai_Hai
Happy Reading🐣
.
.
Jangan lupa
Bantu like, coment, dan votenya kawan-kawan🌼🌻
__ADS_1