MILHKA

MILHKA
Bab. 42. #Part stella


__ADS_3

"boleh tidak, aku genggam tanganmu"


memberikan tangannya "bukan hanya tanganku hati juga boleh "


" iss gombal "


"serasa milik berdua, yang lain ngontrak" sindir pekerja di cafe jeremi.


plat cafe tanda open/close telah di ganti. baru beberapa detik sudah ada Coustemer datang.


" selamat datang di cafe jeremia"


" mba stella ini tugas saya "


" ohh iya lupa "


" yangg kamu engk kerja? "


" aku izin bentar bantuin kamu. gapapakan "


" emang boleh begitu "


" tadi nona milhka chat kalau masih di rumah mungkin ini sudah di jalan kalau mobilnya sudah masuk parkiran aku cuss meluncur "


" barusan tadi ada wanita cantik cari yang namanya stella di depan pas aku buang sampah" ucap karyawan laki-laki lain.


mata stella melotot bergumam "mampus gue "


mba stella kemana aja tuh di dalam nona milhka ngamuk


"hah. kok bisa sampai ngamuk, mati gue"


terbayang di pikiran stella kalau milhka melempar segepok kertas ke wajahnya dengan mata berapi-api sekeliling barang terbang dan.....


menyentuh punggung stella reflek bersujud karena ketakutan.


" stel kamu ngapain " tanya milhka.


" nona ampuni stella "


di dalam terasa sunyi hanya ketukan jari milhka yang terdengar sambil menatap ke arah stella di hadapannya dengan wajah serius dan seketika milhka mulai berbicara dan kepala stella tenaik.


" jadi kamu sudah punya pacar "


stella mengangguk


"dan pemilik cafe di seberang orangnya?"


stella mengangguk


"saya engk masalahin kamu pacaran sama siapa itu bagus saya dukung yang penting itu jadi motivasi kamu giat kerja"


"siap nona"


"oke silahkan keluar dan berkerjalah dengan rajin "


"saya permisi nona"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di waktu sengan stella selalu vc dengan jeremi walau jarak tempat mereka dekat saat di pantry kepergok rekan kerjanya dan menggoda mereka yang sedang kasmaran.


" ya ampun sama siapa tuh dari kemarin telepon terus "


Stella langsung membalikan handphonenya agar rekannya tidak melihat.

__ADS_1


"tidak apa-apa duluan gess"


" sepertinya ada yang di sembunyikan" ucap teman yang lain.


Milhka sedang serius berada di depan layar laptop sedangkan orang lain yang membantunya dalam menyusun kerangka laporan jojo tepat berada di sebelahnya.


hoaammm


"nona mau saya buatkan kopi instan"


" boleh tapi kopi susu saya suka"


"oke saya ke pantry dulu"


.


.


"nona pekerjaan saya sudah selesai, saya balik dulu"


" tunggu stel ini bisa sekalian antarkan laporan ini ke bagian manajemen"


" boleh nona"


stella bergegas menemui jeremi di seberang yang sedang menunggunya.


"sayang aku datang " menghampiri mobil jeremi dan tidak ada keberadaannya di dalam.


"kemana dia"


Melihat keseluruh arah dan mendapati jeremi sedang berbincang dengan seorang pria kekar.


" itu siapa apa saudaranya jeremi "


Stella ingin menghampiri lalu terhenti karena mendapat telepon dari pamannya karena tantenya masuk rumah sakit dan meninggalkan jeremi sedang mengobrol, lalu naik ke taksi yang lewat di depannya.


Sesampainya di rumah sakit stella langsung menghampiri pamannya katanya.


" nak tantemu tadi jatuh di kamar mandi karena kepalanya tiba-tiba sakit "


" semoga tante baik-baik saja "


" iya nak doakan tantemu yaa "


setelah 30 menit keluarlah dokter yang menangani tantenya.


"bagaimana keadaan tante saya pak dokter"


" beliau sedang dalam masa kritis karena benturan yang sangat keras mengakibatkan memar semoga tidak terlalu parah nanti bakalan di cek intensif "


" nak kamu di sini paman mau ke administrasi dulu "


"iya paman"


lama menunggu tantenya siuman stella ber jalan-jalan di lorong rumah sakit dan mendapat pesan dari jeremi.


" sayang semoga tante kamu cepat sembuh yaa "


Stella seketika mendapat dorongan semangat dari ayangnya, dan 3 hari stella tidak masuk ke kantor karena menjaga tantenya bergantian dengan pamannya. karena kelelahan stella bisa tidur dimana saja milhka, jojo dan pak wiliam membesuk tantenya stella.


" stel bagaimana keadaan tante kamu " ucap milhka.


" sudah ada kemajuan nona pasca operasi "


" saya bawakan vitamin untuk kamu karena menjaga pasien tidak mudah "

__ADS_1


" makasih pak wiliam "


" mba stella saya bawakan masakan favorite mba dari ibuku di makan yaa " ucap jojo.


"hehe kebetulan aku belum makan juga"


"yaa sudah stella makan aja ini juga udah jam 8 nanti aku yang temanin ibu kamu"


"makasih nona"


"ayo mba saya temanin makan"


"jangan kamu yang habisin joj" canda wiliam.


Sambil berbincang-bincang stella mengajukan pertanyaan kepada jojo.


"bagaimana hubungan kamu dengan nona milhka? "


" biasa aja "


" kamu belum ungkapan perasaan kamu? "


"belum sama sekali"


"apa karena kamu minder"


"bukan begitu"


Milhka sering menghabiskan waktu dengan wiliam akhir-akhir ini terlihat milhka mulai banyak tertawa dengan si ceo muda itu entah kenapa jojo semakin minder jika pendekatan dengan seorang milhka.


"dengar yaa jojo. nona milhka itu sangat susah di taklukkan hatinya kalau kamu malu karena seorang pak wiliam di dekatnya kamu salah mereka cuman sebatas rekan kerja"


Setelah menemanin stella makan mereka berdua kembali ke ruang dan tidak sengaja memandang sesuatu yang tak sengaja yaitu wiliam dan milhka bertukar pandang satu dengan yang lain sambil merapikan sisa-sisa air tumpah di lantai.


"ehemm kalian sedang apa"


" kalian sudah kembali " ucap milhka dan wiliam tampak agak salah tingkah.


"aku seperti salah menilai nona milhka " bisik stella ke jojo.


Seminggu lebih akhirnya stella bisa kembali berkerja karena tantenya sudah siuman dan lumayan membaik walau harus berada di rumah sakit beberapa minggu lagi yang penting bisa di tinggal kerja selebihnya ada suster khusus yang di pekerjakan untuk membantu tantenya.


" aku kangen bangat sama jeremi " mendatangi salah satu apartemen nya berniat memberi ssupris dan bertemu dengan laki-laki yang di temuinya di lokasi di mana ia sedang mengobrol dengan jeremi waktu dia menerima kabar tentang tantenya. tak di sangka paperbag keduanya tertukar saat bertabrakan di lift stella menyadarinya saat tengah memperbaiki sepatunya dan mengikuti arah laki-laki itu dan sampai di salah satu apartemen jeremi dan mempergoki laki-laki maco itu menemui jeremi ada keganjalan di keduanya ternyata menunggu beberapa detik jeremi mengelus rambut laki-laki itu dan mereka berciuman di depan mata stella sontak stella teriak.


"jeremii"


Jeremi dan cowo itu melirik ke arah stella jeremi yang panik mengejar stella sampai ke lantai 1 dan menarik stella agar mendengarkan penjelasannya.


" maafkan aku jika menyakitimu"


"jelaskan apa yang kulihat tadi"


" iya aku jujur aku seorang gay"


"kamu tega " memukul dada jeremi berkali-kali


"kamu bisa menamparku maupun menendang ku"


"lepaskan"


"aku sebenarnya ingin menjadi normal pelan-pelan mencintai seorang wanita waktu di cafe saat kita Berciuman aku tidak merasakan apa-apa saat joni datang menemuiku lagi dan aku terangsang menciumnya rasa gairah ku besar sepertinya aku tidak bisa mencintaimu lagi"


" dasar lelaki berengsek " memukul wajahnya dan menendang bagian anunya jeremi. sambungnya " cuihh nyesal gue lu jadi first kiss gue "


stella menangis sederas-derasnya di dalam mobil semua makeupnya luntur apalagi masih pagi waktu dimana untuk berangkat kerja. terpaksa dia telat dan sepanjang di kantor hanya bengong.

__ADS_1


stella memutuskan untuk tidak memikirkan pria lagi waktu mudanya hanya untuk kerja... gajian....liburan....pokoknya happy-happy terus. itu yang harus dia lakukan.


__ADS_2