
1 minggu yang lalu sebuah bangunan bekas toko kelontong di sulap jadi cafe yang kekinian oleh salah satu pengusaha muda. ini kali pertama dalam merintis kariernya memiliki cafe dan menghidangkan beberapa menunya.ia dulunya berkerja di restoran hotel menjadi koki.
Karena belum memiliki karyawan dia sendiri yang terjun membagikan brosur dan memasang di berbagai situs agar banyak orang yang tau tentang cafe nya. seorang gadis yang kebetulan lewat di depan cafe nya terpesona akan ketampanan pria itu dan menanyakan brosur itu.
" kenapa nama cafenya. cafe jeremia "
" nama saya Antonius Jeremia Franklin dan nama jeremia yang di pakai untuk cafe-nya karena itu nama panggilan saya jeremi lebih singkat aja hehe " pria itu terkekeh.
" kayanya menarik. saya nanti ajak beberapa teman saya berkunjung "
Semakin banyak orang tau semakin naik penjualan jeremi dalam merintis cafe barunya. banyak juga dari kalangan yang suka dengan interior yang sangat modern dan nyaman selain di lantai bawah terdapat lantai atas yang tak kalah bagus bisa melihat pemandangan dari atas kelihatan danau buatan yang jauh di seberang.
salah satu anak SMK yang magang di cafe itu datang dan menganggu lamunan stella yang sedang memandangin jeremi di kasir.
" permisi kak, saya mau memberi penawaran nih kalau kaka menambahkan dessert unik ini ke dalam pesanan kaka. maka kami akan memberikan diskon untuk kakak, karena saya lihat-lihat kaka juga sudah beberapa kali datang ke sini.
" hehe engk dek saya cukup mandangin mas jeremi juga sudah tambah bikin kenyang "
apa-apa sih ganggu bang jeremi kalau ku kerjain dia kayanya bakalan kapok deh
"oke deh kak" sambungnya sambil berbalik "kalau bukan urusan sekolah, sudah ku usir dia keluar"
pintu cafe terbuka
"selamat datang ke cafe jeremia " ucap anak magang itu.
ternyata yang datang adalah wiliam yang membuat si anak magang terpesona akan ketampanan wiliam.
" ternyata kamu di sini stel "
" pak wiliam "
" kebetulan sekali di sini ada cafe jadi mau rehat sebentar saja, sama tadi abis dari ying galeri dan nona milhka mencari-cari kamu "
" ohh iya aku lupa, saya balik dulu pak... mas jeremi saya pergi dulu " melambai-lambaikan ke arah jeremi.
" iya mba "
stella berlari menuju ke ying galeri menghampiri ruang milhka.
" nona milhka maaf saya telat "
" kamu darimana saja "
" dari cafe "
milhka menahan amarahnya karena sudah berkali-kali stella meninggalkan tanggung jawab.
" stel kamu serius kerja engk? " tanya milhka dengan nada geram.
" maaf nona "
" kalau gini aja kamu kerja sama sih jeremi itu aja biar dekat nempel sama dia "
stella hanya menunduk menyesal atas apa yang di lakukannya.
" besok saya mau bertemu client tolong kamu urus jangan ada kesalahan lagi "
" siap nona "
Milhka berjalan menuju luar ruangan untuk mencari ketenangan di atap gedung kantor jojo yang sedang membersihkan gudang dan menaruh beberapa kardus di atap dan melihat milhka.
" nona milhka sedang apa di sini "
" gapapa joj, pengen menjernikan pikiran aja kok di sini "
" emang benar di sini tempat yang terbaik untuk itu "
" saya duluan turun yaa "
" Hati-hati nona "
__ADS_1
keesokannya milhka dan stella menemui 2 client di hari yang sama yang pertama di pagi hari dan kedua di siang pas jam makan siang membahas kerjasama untuk membangun para pelukis dan lukisan mereka semakin di kenal di mancanegara ying galeri memiliki berbagai investor dari berbagai negara yang akan membantu penggerakan client mereka yaitu para pelukis di mudahkan urusan karya seni mereka.
" bagaimana bapa atas tawaran saya " ucap milhka bernegosiasi.
si client dan asistennya saling menukar pandang dan berbisik atas penawaran yang di jelaskan milhka sendiri.
" saya memutuskan untuk mengambil tawarannya "
" selamat pak yusril atas kerjasamanya " keduanya berjabat tangan tanda telah berhasil menemukan kesepakatan antar mereka.
" baik nona milhka saya akan terus berkarya karena berkat anda juga saya tidak tidur di bawah jembatan lagi "
" saya yang harusnya berterima kasih anda mau berkerjasama dengan ying galeri semoga kedepannya kita bisa bersama-sama makin sukses "
" baik kalau begitu saya permisi dulu nona milhka dan mba stella "
" Iya Pak "
" stella hari ini ada Shecule lagi engk "
" sudah tidak ada nona besok yang lebih padat "
" okelah kita balik ke kantor aja "
untuk sekian kali mereka menggunakan supir untuk 3 hari kedepan.
" pak nanti mampir ke toko kue dekat simpang jalan "
" baik nona "
setelah melakukan aktivitas mereka di luar, milhka dan stella kembali ke kantor.
" nona kue tart itu untuk siapa "
" pamanku ulang tahun dan kebetulan aku mau mengunjunginya langsung ke rumahnya "
"ohh begitu"
Jam 15.00
Selamat datang
" ohh nona milhka " sapa jeremi tersenyum melihat milhka.
" saya bosen kalau Strawberry diet coke
terus, apa di sini ada yang menjadi best seller di kalangan lain "
" ada nona, ini bisa di lihat di sini ada 4 menu yang sangat terkenal dan enak "
" saya pesan diet mountain dew aja tapi bisa engk di taruh di wadah yang bisa di bawah keluar "
" bisa kok "
" sama cake yang paling enak di sini juga "
siap
setelah 30 menit menunggu akhirnya pesanan milhka selesai di kemas, menuju kasir untuk membayarnya menggunakan cardnya.
"ini nona milhka"
selesai proses transaksi. milhka meraih pesanannya yang di berikan jeremi.
" btw saya tidak menyukai jika di panggil nona milhka kecuali sama karyawan saya "
" ohh maaf, saya selalu dengar orang di sini selalu membahas anda jadi saya ke ikut juga "
" karyawan saya mungkin suka mampir kesini makanya ngomong begitu "
" sepertinya, jadi saya manggil anda seperti apa "
__ADS_1
" manggil seperti anda memperlakukan customer anda "
" baik mba mohon maaf atas ketidaknyamanan anda "
" oke saya duluan " jawabnya ketus.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Nona milhka kemana aja saya nyariin ke ruangan tidak ada "
" emang kenapa? "
ada masalah apa sampai wajah nona milhka seseram itu.
" tidak ada nona hanya ingin memberikan ini " ucap stella memberikan surat dengan gemetar.
oke
" hufft hampir saja, siapa yang buat nona milhka sedingin itu dekat di samping aja berasa di kutuk utara " memegang sekujur tubuhnya.
stella berjalan menuju parkiran dan bertemu karyawan lain yang membicarakan milhka negur jeremi sambil nunduk terus selesai milhka keluar dari cafe.
apa benar mas jeremi yang buat nona milhka marah. dalam benaknya stella.
stella datang ke cafe itu dan penasaran dengan jawaban jeremi jika menanyakan perihal nona milhka.
Hai Mas Jeremi
Jeremi yang sedang menglap meja di datangin stella.
" iya mba stella mau pesan apa "
" pesan seperti biasa "
"oke, sebentar yaa mba"
Stella menghampiri Jeremi
" mas jeremi saya tadi lihat nona milhka kesini terus agak lama gitu di kasir emang ada terjadi sesuatu "
" ohh yang itu. jadi itu saya manggil nona milhka terus katanya tidak suka jika di panggil nona kecuali karyawannya "
"pantes nona milhka agak jutek tadi. dia tidak suka jika orang luar manggil dengan sebutan nona milhka" sambungnya "tapi nona orangnya baik kok perhatian juga tapi engk di tunjukin aja sikapnya "
" saya jadi engk enak soal tadi "
" gapapa nanti bakalan membaik kok. nona milhka sering begitu sama karyawan yang tidak kompeten lama kelamaan malah dia traktir kami, nona milhka tipe yang abis marah terus engk enakan atas omongannya. baik sekali beliau itu saya kan sudah lama kerja dengannya kalau saya tidak tahan mungkin sudah keluar sejak dulu haha" ucapnya.
Stella kembali ke kantor karena milhka bakalan pulang duluan karena acara ulang tahun pamannya.
" stel saya balik duluan nanti tolong handel kalau ada yang cari saya "
" siap nona "
" btw nona ngerasa enggk orang sekitar bicarain nona terus "
" engk emang apa yang mereka cerita "
" perihal di cafe jeremia "
" sudah bereda juga permasalahan itu " desit milhka.
" yaa begitulah nona, saya aja kaget ternyata masalah sepele "
" kukira kamu yang mulai "
" tidaklah kan saya di team nona milhka "
" bukannya kamu suka banget sama tuh pemilik cafe itu "
" hehe engk juga sih kan saya suka godain cowo yang ganteng-ganteng, kalau nona mau saya bisa cari tau siapa orang yang suka buat rumor kaga jelas "
__ADS_1
" terserah kamu aja lah, saya duluan "
Hati-hati nona