MILHKA

MILHKA
Bab. 8 kenangan masa lalu


__ADS_3

Bunyi alarm


Tangan meraih dan mematikannya


Jam menuju pukul 08.00


Tok... Tok..


" Nona.... "


" Apa nona sudah pergi ke galeri "


(Sambil merogoh handphone di saku)


Hallo ini siapa


Nona anda sudah ke galeri


Emang ini jam berapa


Ehmm anda masih di....


Suara pintu


" Masuk stel... "


" Tunggu yah "


" dia selalu memproritaskan waktu tapi nyatanya sekarang... "


Milhka dari kejauhan melotot


" Hehe canda.... "


"Cepat nona kita terlambat... "


" Emang ada apa kenapa Buru-buru "


" Oo iya juga yah kenapa Buru-buru yah hhaha "


Mobil di jalankan


" Kita sarapan dulu yah "


" Keburu nona, mending makannya dekat galeri ada pecel disitu enak "


" Perasaan di dekat perumahan elit agak susah nemu "


" Ada nona tapi agak lumayanlah dekat "


" Ya udah... "


setelah sarapan mereka langsung ke kantor


" Cepat nona kita telat... "


" Hah emng ada apa "


Milhka sambil di tarik stela agar cepat kedalam galeri


Surprise.....


" Yeahh.... Selamat datang nona "


Terkejut....


" Masih merhatikan sekeliling dan tiba-tiba sosok yang selama ini dia lupakan muncul di depannya "


" Keponakanku "


sambil memeluknya


Milhka masih kelihatan kebingungan


" Paman sangat merindukanmu "sambil memeluknya sekali lagi...


Blangkon galeri



Suara ketawa dan sambutan hangat atas datangnya milhka



" Syukurlah stela sudah pulih saya ikut senang milhka kamu masih kenal paman kan "



" Haha iya paman "



Sejujurnya milhka tidak terlalu suka keramaian seketika dia perlahan mulai pergi karena keributan tersebut dan menuju ke ruangannya, dia di hampiri seorang pria dan mulai menyekap dirinya dia mulai kehilangan nafas



Ohok...ohok


Sambil memegang lehernya



" Kamu tidak apa-apa "



" Kamu siapa kurang ajar sekali menyekap ku seperti itu "


Sambil memukul



" Maaf-maaf aku terlalu senang bertemu denganmu "



Suara pintu



" Ya ampun kalian di sini "



" Ayah lihatlah kak milhka memukulku "



Dasar anak kurang ajar. .. Ucap milhka


Sambil batuk-batuk



" Kamu lakukan apa sama milhka sampai batuk-batuk "



" Aku tidak sengaja merangkul hehe"



" Dia hampir membunuhku astaga lihat lengan-lengannya ototnya hampir mematahkan tulangku "



" Maaf kak "



" Haha milhka dia sepupumu anak yang kedua "



Milhka sambil memperhatikan dia " sepupuku kenapa dia keliatan lebih tua "



" Haha dia emang suka olahraga jadi badannya lebih kekar "



" Kaka sekali-sekali ikutlah kita gym bareng "



Suara meja



" suara apa itu "



" Aduh... "



" Kak tian ngpain di situ keluar "



" Dia anaknya pemalu jadi maklumin yah mil... Ohiya paman ada pertemuan lagi nih jadi alex dan tian di sini aja yah temanin milhka"



" Enggk usah paman mereka ikut aja "



" Gpp kak aku dan kak tian di sini aja sambil jagain kaka "



" Nah itu mereka mau jagain kamu yah udah paman pergi yah... "



" Hati-hati ayah... "



" Yaahh (sambil meneriaki)


kamu bisa pindah dari sana itu bakalan rusak kalau terus kamu pegang "



19.00



" Kenapa anda melototi terus dari sana itu sangat menyeramkan aku tidak bisa berkerja dengan leluasa "



" Kata ayah kaka harus di awasi "



Menghentikan mengetik komputer...


Sambil memandangin alex



" Kamu mau... "



Sambil mengangguk-ngangguk



" Harusnya tadi ku minta sambal banyak "



" Yaa tian kamu engk mau bakso? "



" Kak tian emang susah di bangunin kalau sudah PW "



" Hah apa itu "

__ADS_1



" Posisi wenak "



Ahh (anak jaman sekarang pake singkatan segala)



" Kenapa kak "



" engk "


Sambil berdiri



" Bangun engk.... Bangun cepat makan "


(Mukul tian)



" Nah masih anget kalau kamu enggk makan nanti sakit aku juga yah repot... "



" Kamu kaya ibuku saja berisik banget "



" Lah dia ngomong akhirnya "



Hahahh (milhka & alex)



Cepat habiskan... Ucap milhka


Mau



" Engk suka pedes "



alex dan tian sedang menonton tayangan televisi dan di samperin milhka



" Kalian mau ku antar pulang sudah malam nih "



kata ayah kami di suruh nginap di sini ucap alex



Yah udah (sambil duduk di tengah-tengah mereka)



" Kenapa lihat aku seperti itu mau ku lepaskan biji matamu "



" Dia memang seperti itu kak mandang orang "



" Okey.... "



Setelah bersih-bersih mereka bersiap istirahat tapi milhka belum karena harus bersiap untuk besok karena ada rapat dengan beberapa jajaran investor dari Inggris.



" Aku harus menyelesaikan laporan ini agar besok bisa lega rasa gugup ini tak kunjung ilang "



" aaahha (ekspresi kaget)


Kamu disana ngpain berdiri seperti itu "


sambil mengusap dada



" Aku hanya berdiri dan ingin bertanya tapi anda sudah melihat duluan "



" Mau tanya apa "



" Kita seumuran tapi kenapa kamu yang lebih kelihatan tua "



" Maksudnya.... "



" Bukan-bukan astaga aku lahir di bulan Mei kamu "



" Kenapa bertanya "



Jawab aja



Bulan Oktober




Kenapa lagi...



Jawab aja



" Kenapa diluar sangat berisik ya ampun " ucap alex



" Lusa "



" Mau hadiah apa "



" Hah apasih "



" Gpp "


merasa canggung



" Ini pertama kalinya aku bicara sama seorang wanita, cepat jawab "



" Kok ngegass sih "



Akhirnya tian mendapatkan jawabannya...



" Sana tidur kamu sudah tau kan apa yang kuinginkan "



" Itu kamu sedang buat proposal "



" Iyaa "



Sambil ketar-ketir


" Salah itu bagian strukturnya "



Saling pandang



" Emang kamu paham "



Tian langsung duduk di sebelah milhka



" Sini aku kerjakan harusnya dari tadi kamu bilang, dan ini udah jam 1 "



" Yaa kamu mengomel lebih daripada ku tapi.... "



Seketika kepala milhka pusing dan mulai goyah



" Mil.... Kamu gpp "



Milhka sambil memeras keningnya



" Yah udah kamu istirahat saja nanti aku yang buatkan "



" Yah udah kalau kamu maksa "



" Mil... "



Menoleh



" Jangan panggil kamu aku panggil kakak hehe aku kan lebih tua dari kw "



" Ia... Ia kalau proposal ku di Terima besok baru kupanggil kakak "



Wajahnya Mengkerut

__ADS_1



Byee...



08.00


" Selamat pagi... "


" Ini proposalnya "


" Makasih btw jam berapa kamu tidur "


" Emang kenapa "


Langsung pergi


Terheran


" Kan cuman nanya "


Dalam mobil


" Kak milhka nanti kita mampir sebentar di alfamart "


" Okey "


Milhka memperhatikan tian menguap terus dari tadi...


Sampai di alfamart


" Nih untukmu "


Memberikan minuman yang berkafein


" Makasih "


" Okey dan makasih juga anda semalaman bantu buat proposalku nanti pulang rapat aku teraktir yah...


Alex mau "


" Ia dong hehe "


" Terserah "


langsung menutup kepalanya


Setelah beberapa menit dari alfamart tibalah di sekolah alex


" Belajar dengan rajin yah "


Bye...


Sampai di gedung pertemuan


" Anda mau masuk atau bagaimana "


" Aku di mobil aja tidur "


" Okey... "


" Hei... "


Menoleh


" Lakukan yang terbaik, fighting "


Tersenyum


" fighting "


" Okey jangan gugup milhka kamu pasti bisa "


Setelah 2 jam berlalu


Raut wajah milhka sangat cemberut berjalan kearah mobil


Suara handphone berbunyi


Dring.... Dringg


" Nona bagaimana rapatnya lancarr "


" Hmmm lumayan nanti aku kasih tau kalau sampai di kantor "


Bye...


Masuk mobil


" Gimana hasilnya "


Cemberut sambil menjalankan mobil


" Pasti gagal yah "


milhka tak mengatakan kata satupun saat perjalanan ke kantor


Sampai di galeri, stela menunggu diluar


" Ayo kita masuk.... "


Stela & tian berpandang-pandangan karena perkataan milhka


Mereka masuk ke dalam ruangan milhka


Dan....


" Yesss "


Dengan suara keras


" Astaga nona saya kaget "


" Proposalnya di Terima "


sambil memeluk stela


"Hah beneran ya ampun aku sudah takut"


Tian tersenyum


Mereka bertiga bersuka ria di ruangan tersebut


Milhka menceritakan suasana di dalam rapat itu kepada stela dan tian


" Aku senang sekali kukira bakalan gagal, ini semua berkat ka.. "


" Bener itu karena hasil kerja kerasmu kamu layak mendapatkannya "


" Hah tapi... "


" Ohiya aku keluar bentar yah "


" Kak tian... bentar yah stel... "


Membuka pintu


" Kak tunggu "


sambil menahan tangan tian


" Kenapa kaka ngomong kaya gitu "


" Soal proposal itu "


Mengangguk-ngangguk


" Itu aku tadi malam enggk rombak semua cuman bagian struktur dan semuanya kulihat bagus semua tidak ada yang berantakan itu usaha kamu aku tidak banyak membantu kok "


sambil ketawa


"Tapikan tetap aja kaka juga bantu hehe "


Aku senang akhirnya kamu bisa tersenyum dan lebih penting kamu panggil kakak "


sambil mengusap kepala milhka


Milhka langsung reflek teringat akan masa kecilnya


Tiba-tiba milhka merasa pusing


Kenapa kenangan tersebut muncul dan membuatku pusing siapa aku dan orang di depanku siapa... (Dalam hati)


" Kamu kenapa mil "


Milhka menjauh...


" Aku masuk duluan kak "


" Okey "


Milhka masih terheran akan apa yang dia alami


" Nona ada apa "


Melamun


" Nona milhka "


" Ahh oo astaga aku lupa aku harus jemput alex aku tinggalkan kamu bentar gpp kan "


" Ia nona gpp "


Milhka langsung keluar Kantor dan langsung menjalankan mobilnya


Saat milhka mulai mengendarai mobilnya dia tiba-tiba melamun dan tidak lihat sedang menabrak orang di depannya yang sedang mengendarai motor


" Hah, astaga "


Keluar mobil dan mulai menolong orang tersebut


" Kamu gpp astaga maaf banget aku tidak lihat-lihat, ayo aku antar kamu ke rumah sakit "


" Kamu... "


" kita ketemu lagi "


Sampai di rumah sakit pria tersebut di obati


" Makasih sust "


" Maaf banget aku tidak lihat-lihat dulu "


" Ia gpp untung aja cuman cidera ringan "


" Kamu Buru-buru yah, gpp aku nanti bisa pulang sendiri "


" Ussh aku harus bertanggung jawab sampai kamu selamat ke rumah gara-gara aku kamu kya gitu "


Milhka berhati-hati membantu pria tersebut ke mobil


" Nanti motor kamu di antarkan sama suruhanku jadi aku antar kamu pulang yah "


" Terimakasih lagi "


" Iya "


" Rumah anda dimananya "


" Belok kiri mentok dekat pohon mangga"


" Oke-oke "


" Makasih yah "


" Btw nama kamu siapa? "


Menoleh


Joshua panggil aja jojo lebih akrabnya


Aku milhka


Mereka saling berpandang-pandangan


.


Hai_Hai


Happy Reading🐣


.


.


Jangan lupa

__ADS_1


Bantu like, coment, dan votenya kawan-kawan🌼🌻


__ADS_2