
Hyun mendengarkan penjelasan seksama yang di jelaskan Yang tentangnya dengan Liam dan Lim.
“Aku akan jelaskan kepadamu siapa dirimu yang sebenarnya, tapi hanya sebatas sepengetahuanku saja.”
Hyun mengangguk, “Aku akan mendengarkanmu,” ujar Hyun
“Saat kau dan Lim masih SMA, sesungguhnya Lim sudah menikah dengan Rose. Kau hanyalah wanita simpanan Lim, karena kau bosan dengan Liam. Kalian seringkali bersama, lalu kau hamil anak Lim, lalu kau dan Liam bertengkar hebat malam itu alasan pertengkaran hebat kalian karena kau hamil anak Lim. Tak terima dengan pertengkaran kalian, kau pergi melarikan diri dari Liam dan bertemu dengan Lim di luar. Kalian berdua menghabiskan waktu semalaman, saat Lim ingin mengantarkanmu pulang tiba-tiba saja Liam tertabrak mobil dan kau ingin menolongnya tapi seseorang memukulmu dengan tongkat baseball membuatmu tak sadarkan diri. Setelah itu, dokter mengatakan kalau kau tak sadarkan diri karena komplikasi ginjal dan kedua ginjalmu itu harus di angkat.”
Hyun ternganga sangat terkejut mendengarkan Yang
“Hei, aku hanya tahu separuh cerita saja. Tapi, kau sudah sangat terkejut seperti ini. Bagaimana, jika nanti kau tahu semua kenyataanya? Apa kau tidak akan pingsan mendadak atau kejang-kejang?” Yang mengejek Hyun
Hyun menutup mulutnya kembali, dia memukul pelan Yang dengan sangat kesal.
“Memang, apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Hyun
“Hal yang sebenarnya terjadi, ginjalmu itu adalah milik Liam.”
Hyun kembali terkejut, bagaimana bisa dia bertahan hidup dengan menggunakan ginjal milik seseorang yang seringkali dia caci maki
“Liam sangat mencintaimu, tapi kau yang tak tahu malu dengan menjadi seorang wanita simpanan. Kau tak tahu diri, Hyun.”
Hyun langsung berlari menghindari Yang, untuk menghubungi Liam hatinya sangat gelisah dia tak pernah menyangka kenyataan akan menjadi sangat berbalik seperti ini.
“Hyun babe,”
Mendengar sapaan Liam, sontak membuat Hyun menangis tersedu-sedu
“Hyun, ada apa?” tanya Liam dengan suara yang begitu lembut
“Li-Liam,” tangis Hyun tak tertahankan
“Jika kamu tak mengatakan apapun, bagaimana aku bisa menenangkanmu? Sayang, ada apa?”
“Aku ingin pulang,”
Terdengar suara tangisan Hyun yang membuat Liam menghela napas dia seakan sudah mengerti apa yang terjadi.
“Aku akan datang, kamu tunggu saja.”
Hyun menangis tersedu-sedu seraya memegang perutnya dia merasa sangat menyesal
“Bagaimana aku bisa hidup dengan satu ginjal dan ini milik Liam. Bagaimana bisa Liam memberikan ginjal ini dengan sukarela kepadaku? Sebesar apa cinta yang dia miliki untukku?” tangis Hyun
Melihat Hyun yang berada di luar membuat Yang langsung merangkulnya
“Jangan dipikirkan, Liam pasti akan memahaminya. Kamu jangan cemas, semuanya akan baik-baik saja, Hyun.”
‘Terimakasih kamu sudah menjelaskanya kepadaku, Luo Yang.”
__ADS_1
“Aku hanya tak ingin kau salah paham yang berkepanjangan,”
Lim keluar dari dalam kamarnya bersama dengan Rose, dia melihat Hyun dan Yang sedang berjalan bersama.
“Hyun, dunia ini sangat kecil ya,” ucap Rose, tersenyum sinis
Hyun hanya diam dan Rose pun berjalan berlalu meninggalkannya.
“Hyun, maafkan aku.’
Saat Lim ingin menyentuh wajah Hyun, gadis itu langsung menepis tangan Lim dengan kasar.
“Jangan berpura-pura menjadi pria yang baik padaku. Aku sudah cukup menjadi seorang gadis jahat dengan menggoda suami orang lain,” Hyun bahkan bicara dengan sangat ketus.
Terlihat jelas dari mata Hyun menggambarkan kekecewaan yang sangat besar, membuat Lim menatap kedua mata Yang dengan tatapan kacau.
“Aku hanya merasa iba saja dengan gadis itu,” jawab Yang
“Tidak bisakah kau menunggu? Kau mengacaukan rencana yang aku buat dengan Liam. Kau sangat konyol, Yang!!” ucap Lim dengan sangat kesal.
Lim langsung menutup pintu kamarnya, dia melihat Hyun yang sedang menangis di atas tempat tidurnya.
“Hyun,” panggil Lim
Hyun melirik pada Lim, dengan tatapan matanya yang terlihat tajam juga penuh kecewa.
“Aku tahu, kau hanya menjadikanku sebagai wanita simpananmu.”
“Bukan sebagai wanita simpanan. Tapi, kamu adalah istriku Hyun. Percayalah padaku, sayang.”
Hyun menarik tangannya, dia menatap tajam Lim dan kepalannya terpikir akan sesuatu.
“Apa yang kau harapkan dariku? Dari keluargaku? Kekayaan? Uang? Wanita? Aku akan berikan semuanya padamu, tapi kau harus melepaskanku dari status wanita simpanan, aku sudah menikah dengan Liam!!” ujar Hyun dengan sangat marah.
Lim terkekeh dan tersenyum, “Sejak kapan istriku menjadi milik orang lain? Aku tidak akan membiarkanmu menjadi milik siapapun,” ucap Lim
“Berhenti menyebutku sebagai istrimu, sebenarnya yang terjadi adalah aku bukanlah istrimu. Aku hanya wanit simpananmu yang kapanpun kau butuh, aku akan selalu ada,” ujar Hyun dengan sangat marah.
Lim meletakkan kedua lengannya di pundak Hyun, dia menatap kedua mata Hyun seraya menghela napasnya.
“Hyun aku belum memiliki banyak waktu untuk menjelaskannya kepadamu begitupun Liam tapi kita janji akan menjelaskan semuannya kepadamu setelah masalah ini selesai, oke?” pinta Lim
Hyun terlihat sangat marah, dia mendorong tubuh Lim dan langsung pergi meninggalkan Lim dengan penuh kecewa.
“Jika aku adalah istrimu, kenapa kau membiarkan aku untuk tidur dengan pria lain. Asal kau tahu saja, aku sudah berhubungan intim dengan Liam!” ucap Hyun dengan ketus
“Aku belum bisa menjelaskanny sekarang, tapi pasti akan aku jelaskan nanti sayang. Berikan aku waktu,” pinta Lim
Hyun meninggalkan Lim dengan sangat kecewa, dia tak peduli di luar sedang badai salju dia tetap keluar tanpa jaket dan pelindung apapun.
__ADS_1
***
“Yang! Dimana Hyun?” tanya Lim sangat panik
“Bukankah dia bersamamu?” tanya Yang kembali
Lim terlihat benar-benar sangat panik, dia mengusak rambutnya sendiri dan langsung mengambil jaket untuk mencari dimana Hyun.
“Dimana Hyun?” tanya Liam, menatap tajam mata Lim
“Dia menghilang,” jawab Lim
Liam tertawa kecewa, “Cih! Menghilang? Semudah itu kau mengatakan Hyun menghilang?”
Liam memegang perutnya, dia meringis sakit pada ginjalnya
“Apakah terasa sakit lagi?” tanya Lim
“Sial!! Aku tidak bisa lemah seperti ini. Aku harus mencari Hyun milikku sekarang!”
“Liam, tenanglah. Jika kau bertindak gegabah seperti ini kita akan ketahuan juga kau itu harus ingat, ginjalmu hanya tersisa satu untukmu bertahan hidup jika kau sakit maka akan seperti apa masa depan, jangan bodoh Liam!!” sentak Lim
Liam berusaha untuk tetap tenang, “Kita harus mencari Hyun bersama-sama.’
Mereka mencari dimana keberadaan Hyun, hingga Yang melihat seorang gadis terkelungkup di bawah salju
“Hyun!!” panik Yang
Liam dan Lim langsung berlari mendekati Hyun yang hampir pingsan karena salju. Lim langsung memeluk erat tubuh Hyun
“Baby Hyun, bertahanlah. Aku mohon baby,” pinta Lim.
Hyun langsung mendorong tubuh Lim dengan kasar, dia langsung memeluk erat tubuh Liam
“Liam,” ucap Hyun memeluk erat tubuh Liam
Hyun menangis tersedu-sedu memeluk erat tubuh Liam, dia bersembunyi di dalam jaket Liam
“Liam, aku takut. bawa aku pulang sekarang,”
“Ya, kita akan pulang. Ayo, kita pulang,” ujar Liam
Liam terlihat tidak enak melihat Lim yang melihat Hyun sangat manja di pelukan Liam.
“Tidak apa, malam ini aku akan memaafkanmu bajingan,” ucap Lim
“Hyun, tubuhmu sangat dingin. Apakah kau masih bisa berjalan?” tanya Liam
Hyun hampir saja pingsan, beruntung tubuhnya langsung di peluk erat Lim. Hyun yang sudah pingsan itu langsung di gendong Lim
__ADS_1
“Kau tetap akan menjadi baby Hyun milikku,” ucap Lim, menjaga Hyun di gendongan belakangnya.