
Beberapa orang berkata kalau Kiamat akan segera terjadi, mereka membayangkan Kiamat tersebut menjadi sebuah bencana Alam yang sangat dahsyat. Misalnya seperti Tsunami yang sangat besar hingga mencakup seluruh benua, Meteor seukuran bulan yang jatuh ke Bumi, Gunung api di seluruh penjuru dunia meletus, dan Virus mematikan menginfeksi kemudian membunuh seluruh makhluk di bumi
Namun, tak seorang pun yang pernah berfikir kalau Kiamat yang sesungguhnya bukanlah Bencana Alam, melainkan Invasi Monster!
16 Juli 2022, Meteor yang sangat besar jatuh di kota Las Vegas dan menghancurkan setengah benua Amerika dan memberikan guncangan ke seluruh Bumi.
Meteor yang dikira sebuah batuan angkasa raksasa secara tiba-tiba hancur kemudian berubah menjadi Ratusan juta makhluk berbentuk abstrak dengan ukuran yang sangat tidak masuk akal. Ada sekitar Jutaan monster seukuran gedung pencakar langit dengan belasan juta Monster seukuran Rumah bertingkat.
Hanya dalam satu malam seluruh benua Amerika telah hancur dan dikuasai oleh para Monster, dimalam berikutnya mereka memulai penyerangan di benua Eropa, dan berhasil merebut setengah dari benua Eropa dalam 2 malam, perlawanan Negara-Negara di benua Eropa telah menekan para monster hingga tidak dapat merebut seluruh wilayah mereka.
Sekarang seluruh dunia tengah mengalami Invasi dari para monster asing.
27 Juli 2022, Benua Amerika, Afrika dan setengah Benua Eropa telah dikuasi oleh para Monster, meskipun manusia dalam keadaan terdesak hal tersebut tidak membuat mereka kehilangan akal.
Di benua Asia banyak Negara yang bersatu untuk membuat sebuah organisasi bernama "PAX" diambil dari bahasa Latin dalam arti 'Perdamaian"
PAX adalah organisasi yang didukung oleh seluruh dunia, dengan teknologi mereka yang sangat canggih, mereka telah menciptakan beberapa senjata pemusnah monster yang dapat membunuh Monster seukuran Gedung bertingkat dalam satu serangan, meskipun belum dapat membunuh Monster gedung pencakar langit, perkembangan ini sudah sangat luar biasa. Senjata tersebut dibuat dalam bentuk Robot setinggi 5 meter dengan nama EVE.
12 Agustus 2022, Negara Indonesia telah lenyap dari peta bersamaan dengan Malaysia dan Singapura, hal ini disebabkan oleh Monster Type 0 yang secara tiba-tiba muncul dan menginjak Negara tersebut dengan kakinya yang sangat besar, hingga menimbulkan guncangan hebat ke negara disekitarnya.
Setelah itu Monster Type 0 menghilang dan tidak diketahui keberadaannya, banyak negara yang turut berdukacita atas gugurnya Indonesia dalam Invasi Monster.
__ADS_1
...----------------...
"Kita kalah kali ini, hanya karena lengah sesaat, tiga negara telah musnah, kalau begini kita tidak akan punya wajah untuk bertemu dengan UNITAS!" Seorang pria tua, dengan seragam militer hitam, dan logo emas PAX di bahunya berkata dengan amarah.
"Kapten, tenangkan diri anda, kerugian kita saat ini lebih penting dari pada pertemuan dengan UNITAS, kalau tidak segera di bereskan akan ada protes dari masyarakat dan juga pemerintah dunia!" Seorang wanita 23 Tahun berkata dengan penuh kecemasan.
Pria tua tersebut sekilas melirik pada wanita tersebut kemudian menghela nafas. "Kau benar, tapi apa yang bisa aku lakukan? memperbaiki opini masyarakat tidak semudah membalikan telapak tangan, sedangkan protes pemerintah, aku rasa itu tidak akan terjadi." Pria tua itu meneguk secangkir teh setelah berbicara.
"Kenapa demikian?" Wanita itu bertanya dengan heran.
"Kau pikir untuk apa PAX dibangun? kita memiliki tujuan yang selaras dengan nama organisasi kita yaitu perdamaian. Kita sama sekali tidak bergantung ataupun terikat dengan pemerintah karena kita bergerak bebas. Selain itu kalau mereka berani protes maka akan ada pemberontakan dari para tentara negara. Pemerintah yang tidak memiliki teknologi secanggih EVE akan musnah jika mencari masalah dengan kita." Pria tua itu menjelaskan.
"Kalau begitu bagaimana caranya agar kita dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat?" Wanita itu bertanya dengan cemas.
"Bagaimana mungkin saya bisa tenang di kondisi seperti ini? sudah banyak orang yang mengadakan protes di depan markas hanya karena kelengahan sesaat yang kita lakukan, mereka semua takut jika semisalnya akan mengalami hal yang sama!" Wanita itu menaikkan Mada bicaranya.
Pria tua itu sama sekali tidak menjawab, ia hanya tersenyum kemudian berkata. "Kalau begitu kita hanya perlu menunjukkannya kepada mereka." Katanya dengan percaya diri.
"Menunjukkan? apa saat ini kita masih sempat untuk membuat pertunjukan?" Wanita itu memiringkan kepalanya.
Pria tua itu hampir saja terjatuh saat mendengar perkataan Melissa. "Aku tidak tahu apa saja yang berada di kepalamu tapi, bukan seperti itu. Yang ku maksud adalah menunjukkan kemampuan organisasi kita." Pria itu memutar kursinya dan menghadap ke dinding.
__ADS_1
Jarinya menekan dinding tersebut dan muncullah layar hologram yang cukup besar dihadapannya, dari layar tersebut mereka dapat melihat peta negara secara keseluruhan namun bukan itu yang ingin pria tua itu perhatikan, melainkan sesuatu yang lain.
Di barat daya pada peta terlihat ratusan ribu titik merah kecil dan puluhan titik merah besar. Sedangkan di timur laut pada peta terlihat ratusan titik hijau kecil dan sepuluh titik hijau sedang, serta satu titik hijau besar.
"Melissa, tampilkan video pertempuran yang diambil satelit PAX." Pria tua itu berkata sambil memperhatikan pergerakan dua warna titik di peta.
Sesaat kemudian disebelah peta tersebut, dapat terlihat video pertempuran yang direkam secara live. Di barat daya pada video dapat terlihat pasukan monster Type 17-Type 36 dengan jumlah yang sangat besar, sementara di timur laut ada ratusan pasukan EVE yang berbaris dengan rapi, mereka terlihat seperti menunggu kedatangan para monster tersebut.
"Ini... bagaimana mungkin? padahal tidak ada laporan yang masuk kepadaku?" Melissa kebingungan sambil mengotak atik layar hologram berbentuk tablet di tangannya.
"Aku sengaja dengan tidak memberikan informasinya kepadamu, bagaimanapun jika kau mengetahuinya maka kau pasti akan langsung menyebarkannya ke seluruh markas, dan itulah yang paling ku hindari.
"Begitu.." Melissa tampak murung ia merasa sedikit bersalah saat mengingat semua yang ia lakukan selama ini.
"Sudah jangan murung seperti itu kau sama sekali tidak salah, untuk sekarang cepat sebarkan video pertempuran secara live di forum, lebih cepat lebih baik." Pria tua itu berkata dengan senyuman.
"Baik kapten, siap laksanakan." Wanita tersebut segera mengaktifkan sekumpulan layar hologram di meja kerjanya, dari sana ia menyebarkan video pertempuran secara live, namun bukan hanya di Forum PAX, ia juga menyebarkannya di tempat lain seperti GoTube, Insgra dan FoBook.
Saat pertama kali dikirimkan, sama sekali tidak ada yang menontonnya, namun beberapa detik kemudian jumlah penonton melonjak naik bahkan sampai ratusan ribu, tentu tidak akan ada orang yang tidak mau melihat pertempuran PAX secara Live, ini adalah kesempatan yang sangat langka bagi semua orang karena dapat melihatnya secara Live di ponsel pintar mereka.
"Baiklah, saatnya kita bekerja."
__ADS_1
...—To Be Continued—...