Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya

Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya
Biaya Rumah sakit Johan yang bayar


__ADS_3

...Part 14...


...Biyaya Rumah sakit Johan bayar...


Kini Clara berhenti sebentar yang diperintahkan oleh Johan untuk masuk ke dalam mobilnya, Johan berjanji kalau dirinya tidak akan diapa-apakan hanya ingin bertanya sebentar saja.


Lalu dengan penuh kepercayaan Clara akhirnya masuk ke dalam mobil Johan dan di mana Ryan diperintahkan untuk duduk di belakang.


"Udah, kamu di belakang saja biar aku berbicara dengan Clara sebentar saja"pinta Johan mendorong Ryan untuk segera duduk di belakang.


Ryan semuanya hanya mengikuti perkataan Johan dan bergegas keluar untuk duduk di belakang, kini Clara dipersilahkan masuk ke dalam mobil dan Johan melanjutkan perjalanannya lagi sambil bertanya-tanya pada Clara.


"Apa? Apa yang ingin kamu tanyakan? bukankah kamu ingin menanyakan sesuatu kepada aku makanya mengajakku naik mobil mu?"Clara terus bertanya kepada Johan daritadi mengapa dirinya terus saja diam.


"Iya, Aku ingin bertanya mengapa kamu menjadi pelayan di cafe itu?"tanya Johan yang tidak tahu apa-apa.


"Hah? Apa maksud dari pertanyaan ini? Apakah salah bila aku menjadi pelayan di sana?"jawab lara dengan nada yang sangat dingin dan juga datar.


"Ouh engak, sebenarnya nggak salah sih,tapi setahu aku kemarin kamu itu kerjanya di kasir deh kalau nggak salah"Johan mengingat masa di mana Dia melihat Clara yang bekerja di kasir.


"Iya, Aku memang kerja di kasir tetapi kini aku sudah berhenti karena dia pecat, alasanku dipecat adalah karena aku sering bolos"Clara menjelaskan kepada Johan.


"Yah, Kamu ngapain kerja bukannya kamu anak orang kaya? seharusnya kamu kan fokus kuliah saja"saran jangan kepada Clara.


"Hah!aku kaya? sejak kapan aku menjadi orang kaya raya? Aku bekerja karena aku terpaksa ingin mengobati nenekku yang sedang di rumah sakit, karena nenekku sudah beberapa bulan tidak diobati dan kini penyakitnya semakin parah, mungkin saja dalam bulan ini aku akan berhenti untuk kuliah karena tidak ada biaya lagi"Clara menceritakan kisah hidupnya yang sangat menyedihkan itu kepada Johan.


Johan baru sadar kalau ada orang yang lebih susah dari nya dimana neneknya yang sedang sakit-sakitan parah dan dia juga tidak memiliki uang.

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu antar aku ke rumah sakit dan kita obati nenek mobil aku yang membayarnya"minta Johan tersenyum kepada Clara yang ada di sebelahnya.


Namun sayangnya clara menolak tawaran itu dan meminta Johan untuk menghentikan mobilnya, awalnya jangan tidak ingin mengatakannya tetapi clara terus memaksa jika tidak dikerjakan maka dia akan bertekad untuk melompat dari mobil itu.


Dan akhirnya Clara diturunkan di tepi jalan yang cukup ramai dan tidak tahu arah ke mana, tetapi Johan diam-diam mengikuti kelara dari kejauhan.Hingga kini Clara sudah sampai di rumah sakit di mana neneknya sedang dirawat di sana.


Clara dengan wajah sedih mencoba untuk membuka wajah gembiranya dihadapan sang nenek, Johan baru pertama kali melihat senyuman dari Klara yang pendiam dan pendingin itu.


Johan mengikutinya dari kejauhan dan melihat ekspresi yang begitu bahagia dari wajah Clara untuk menemui sang nenek.


Diam-diam mereka yang ada di rumah sakit mengikuti hingga ke suatu ruangan.Ryan temannya juga ikut membuntutinya tetapi mereka hampir saja ketahuan ketika Ryan melihat suster yang sangat cantik.


Ryan terus saja membuka matanya dan melihat suster itu yang pergi untuk mengobati orang lain, sambil menghayal Rian berkata kalau dirinya rela sakit di sini dan dirawat oleh suster tersebut.


Hampir saja karena khayalan dari Ryan mereka akan diketahui oleh Clara.


Kini mereka sudah sampai di sebuah kamar yang di mana Nenek Clara yang sedang dirawat, Johan Yang penasaran mencoba mendengar percakapan nenek dan Clara.


Sungguh, ini adalah pertama kali Johan melihat Clara yang tertawa bahagia di hadapan sang nenek dengan perkataannya, bahkan Clara berbohong kepada neneknya kalau dirinya sangat bahagia di kuliah dan memiliki banyak teman.


Johan mendengar kebohongan itu hanya terdiam dan merasakan bagaimana dirinya di sekolah sendirian terus.


Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh sang nenek dan Clara di ruangan tersebut Clara berpamitan untuk pergi ke ruang pengobatan untuk membayar sewa kamar.


Dan yang tidak diketahui adalah bahwa masa perawatannya akan habis hari ini.


Ruangan Dokter

__ADS_1


"Dok, saya mohon dong tolong beri kasih saya waktu 3 hari lagi saya janji akan membayar perawatan dari nenek saya dan tolong jangan biarkan Nenek saya pergi dari sini"Clara memohon kepada sang dokter untuk merawat neneknya lagi.


"Maaf nona, kami tidak bisa menampung nenek anda karena kami juga memiliki banyak pasien yang sedang di rawat, jika nona tidak bisa membayar ini maka nona siap-siap untuk membawa nenek Anda ke rumah"ucap sang dokter kepada clara.


Clara hanya bisa melongo sedih tidak bisa membayar perawatan sang nenek, Iya semakin pristasi apalagi dirinya sudah tidak memiliki pekerjaan dan dipecat dari beberapa pekerjaan.


Clara yang tidak tahu apa-apa terus saja melamun melangkah perlahan menuju ke ruangan neneknya untuk mengajaknya pulang.


Tetapi semua perkataan dan pembicaraan mereka dengan dokter telah didengar dengan Johan, maka dari itu Johan memutuskan untuk membayar biaya dan perawatan sang nenek ini agar segera disembuhkan.


"Oke,sudah ya"ucap Johan kepada dokter membayar beberapa uang kepada dokter agar segera mengobati sang nenek Clara dengan cepat.


Clara sudah sampai di depan kamar sang nenek, Tetapi dia dikagetkan dengan ruangannya yang kosong dan tidak apa-apa, Clara langsung berteriak memanggil dokternya dan bertanya dibawa kemana neneknya pada dirinya baru saja Mau mengajak pulang.


Clara menangis mengapa dokter di sini langsung memindahkan neneknya tanpa seizin dari Clara.


Tetapi dokter sebelah langsung mengatakan kalau dirinya sedang dirawat di ruang pribadi dan akan melakukan operasi.


Clara langsung memukul kepalanya kalau dirinya merasa sedang berkhayal, mungkin karena dirinya tidak mempunyai uang dan terus saja menghayal kalau dirinya bisa membiayai perawatan sang nenek dan mengobatinya.


Tetapi semua yang dilihat dan perkataannya ternyata itu adalah nyata, Clara langsung bertanya kepada dokter mengapa sang nenek langsung di rawat dan akan melakukan pengobatan? bukankah semua pengobatan itu harganya sangat mahal apabila dia melakukan sebuah operasi.


Dokter, berbalik arah kepada Clara dan mengatakan kalau ada seseorang yang membayar biaya perawatannya dan juga pengobatan di rumah sakit.


Johan baru menampakan diri dari kejauhan dan melambaikan kepada Clara.


Entah Seperti apa pikiran Clara sekarang namun ia merasa senang dan berlari memeluk Johan secara tiba-tiba.

__ADS_1


__ADS_2