
...Part 15...
...Balikan Pada Mantan...
Di saat itu Clara tidak tahu harus berkata apa-apa lagi karena saking senangnya iya memeluk Johan tanpa disadarinya.
"Makasih, makasih banyak kamu telah membayar pengobatan nenekku, Karena kamu telah menolong nenekku Aku akan melakukan apapun yang kamu mau"ucap clareta tiba-tiba kepada Johan dihadapannya.
"Ti...tidak, aku tidak butuh apa-apa aku hanya menolongmu saja"balas Johann melepas pelukan dari Clara yang begitu senang.
"Maaf"Clara tertunduk malu dan menahan rasa senyum bahagia nya.
"Ouh iya, Maaf ya tadi aku nggak sengaja ngikutin kamu dan aku juga telah membayar pengobatan nenekmu"Johan mulai terbata-bata di saat berbicara dihadapan Clara, ya terus saja menggaruk kepalanya dan tidak tahu harus berkata apa lagi.
"Pokonya aku janji bakal gantiin semua uang kamu nanti"Clara memegang lengan Johan di rumah sakit.
"Tidak,tidak usah"Johan melepas pegangan itu dan meminta agar tidak membayarnya
Johan membayar ini karena ini adalah balasan dari Clara yang telah menolongnya waktu ia pernah dibully oleh Angga.
Alasan Clara menjadi pendiam dan dingin adalah karena dirinya sedang memikirkan keadaan neneknya yang ada di rumah sakit apalagi dirinya belum memiliki uang yang cukup banyak untuk mengobatinya, maka dari itu ekspresinya sangat dingin dan datar sekali hingga dijauhi oleh banyak orang.
Tetapi ketika dia tersenyum dia jauh lebih baik dan juga cantik tidak seperti yang dipikirkan oleh Johann dahulu yang begitu menyeramkan.
"Nah, mungkin tadi kamu kelelahan dan aku bawa makanan untuk kamu nanti"jalan memberikan sepotong kue yang dibungkus di kotak dengan rapi.
"Makasih banyak ya, aku nggak nyangka kamu bisa sebaik ini"Clara sekali lagi berterima kasih kepada Johan.
__ADS_1
Johan merasa malu karena terus dipuji oleh Clara dan dia bergegas keluar untuk meninggalkan Clara di dalam, Johan dengan ragu dan perasaan yang berdebar-debar masuk ke dalam mobil.
Tanpa di sadari kini Johan mulai mengalami keringat dingin, tidak tahu apa yang terjadi tetapi ketika berhadapan dengan hatinya mulai berdebar dengan begitu kencang, bahkan ini adalah pertama kalinya.
Kemudian Clara hanya bisa menunggu neneknya yang sedang dioperasi oleh para dokter.
Di suatu sisi, Johan mulai terkenal di dunia media sosial bahkan banyak orang kaya yang mengatakan kalau Johan adalah orang terkaya di dunia yang memiliki sebuah perusahaan yang besar.Ada juga yang mengatakan kalau Johan adalah pemilik perusahaan seperti minyak bumi dan juga emas, ada juga yang mengatakan kalau Johan adalah anak orang kaya turun temurun hingga dirinya memiliki uang yang banyak dan tidak bisa dihabiskan.
Johan yang ada di dalam mobil melihat informasi tentang dirinya yang dikepoin oleh rakyat dan juga orang lain hanya tertawa saja.
"Hahahah lucu banget ya ternyata, Padahal aku kan hanya orang biasa saja dan ini adalah kekayaan dari ayahku"Johan sekali lagi tertawa bahagia di dalam mobil bersama temannya Ryan.
Kemudian kesenangan itu berhenti secara tiba-tiba ketika melihat pesan dari Laura mantannya Johan dahulu.
Cling....
"Johan, kamu bisa tidak malam ini kita ketemuan di taman yang pernah kita janjikan dulu? ada sesuatu yang ingin aku bicarakan kepadamu"ucap Laura kepada Johan melalui pesan chatnya.
Johan mengerti apa yang dirasakan oleh Laura dan ia bergegas menuju ke taman untuk mengikuti pertemuan antara Laura dan dirinya.Agar tidak terganggu Johan meminta agar temannya Ryan berada di mobil saja dan tidak ikut bersamanya.
"Bye, aku ke taman duluan ya kamu disini jangan kemana-mana dan Tunggu Aku"Johan menutup pintu itu dengan cepat.
Di taman tersebut Johan menunggu sendirian untuk bertemu dengan Laura, dalam beberapa jam kini Laura sudah datang dengan pakaian yang begitu rapi dan rambut yang lurus.Sambil membawa tas yang disimpan di tangan kanannya Laura mendekati Johan secara perlahan, tidak lupa dia menyapa terlebih dahulu.
"Hay, selamat malam, Apa kabarmu?"Laura menyapa dan melambaikan tangan kepada Johan yang tengah duduk bermain HP.
"Yah selamat malam juga"balas Johan menghentikan tangannya untuk memincit hp.
__ADS_1
Laura kemudian duduk di sebelah Johan di sebuah kursi taman, tetapi di saat itu mereka hanya terdiam kaku dan tidak tahu akan memulai percakapan dari mana.Johan merasa dirinya sudah tidak cocok lagi dengan Laura walau dia tahu kalau dirinya lah yang salah menjadi orang yang lemah.
"Ouh iya,anu, tadi Apa yang ingin kamu katakan kepadaku?"tanya Johan kepada Laura.
"Ouh iya, sebenarnya aku ingin balikan dengan kamu dan aku juga udah putus sama si zack"ucap Laura pada Johan.
"Hah?putus? sebenarnya gimana ya bukannya aku nggak mau balikan sama kamu tetapi aku merasa tidak cocok denganmu"balas Johan menolak balikan dari Laura.
"Ouh, jadi semenjak kamu kaya raya dan kamu malah menjauhi aku? kamu kini mulai berubah ya semenjak kamu menjadi kaya raya! kamu sama sekali tidak tahu pengorbananku ya sudahlah biar aku pergi saja dari hidupmu!"Laura berpura-pura sedih dan mengeluarkan air mata palsu nya dan bergegas meninggalkan Johan seolah-olah dirinya tidak penting lagi bagi Johan.
Johan tidak bisa menerima semua ini dan langsung menarik lengan Laura dan berkata kalau dirinya akan balikan lagi dengan Laura.
"Baiklah, aku akan balikan lagi denganmu dan aku janji tidak akan pernah membuat diriku ditindas lagi oleh orang lain agar tidak merepotkanmu"kata Johan memeluk Laura dengan begitu erat.
"Maksih banyak ya sayang"Laura membalas pelukan itu dan tersenyum licik yang di mana ia akan memulai sebuah rencananya untuk mengetahui kekayaan Johan sesungguhnya.
Karena kini mereka balikan maka Johan mengajak Laura untuk pulang bersamanya, tidak enggan Johan mengatakan yang sesungguhnya kalau dirinya adalah anak orang kaya raya dan memiliki rumah yang begitu mewah.Oleh karena itu Johan membawa Laura ke rumahnya yang besar itu bersama Ryan.
Laura hanya terdiam dan mengikuti rencananya, tetapi ia dikagetkan dengan rumahnya yang begitu besar seperti Fila yang mahal sekali.
"Wowhhh..... keren banget ini"kagum Laura yang terus melihat sekitar rumah Johan.
"Yah, ini adalah rumahku namun aku hanya tinggal sendirian saja"balas Johan kepada Laura yang terus fokus pada rumahnya.
Laura mulai berpikir jika dirinya menjadi nyonya disini maka dia akan berkuasa dan memiliki harta warisan yang dimiliki oleh Johan.
Maka dari itu Laura tidak akan pernah melepaskan Johan dari tangannya dan akan terus bersama Johan.
__ADS_1
"Oh ya sayang, nanti kalau kita nikah kita akan tinggal di sini bersama"ajak Johann kepada Laura yang semakin membuat Laura senang sekali.