Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya

Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya
Perusahaan Baru


__ADS_3

...Part 22...


...Perusahaan Baru...


"Ah kau!! kau sama sekali tidak berperikemanusiaan sehingga menyeretku ke kamar! pantes saja tubuhku sakit sekali dari tadi!"memegang punggungnya.


"Yaudah kamu jangan banyak omong mending cepet mandi sana dan kita akan ke perusahaan yang akan kita jalani"balas temannya Ryan.


Kemudian Johan langsung bergegas mandi dan juga iya memakai pakaian bersih dan rapi dan disambut oleh para pembantu yang baik hati, Johan yang sudah siap dan tampil yang gagah Ia membuka pintu keluar dan beberapa pemancing sudah berdiri dihadapannya menunduk memberikan rasa hormat kepada Johan.


Tidak lupa mereka mengucapkan selamat pagi dan juga menyapanya dengan begitu ramah, sang nenek yang sudah tua Hanya berbaring di sofa sambil memakan sebuah cemilan kesukaannya, Johan langsung meminta izin kepada neneknya untuk pergi ke suatu tempat dan mendoakan agar berhasil dalam hal tersebut.


Sesuai apa yang dikatakan Johan sang nenek memperbolehkannya kepada Johan untuk membuat perusahaan, yang pertama Johan akan membuat sebuah perusahaan dimana ini adalah perusahaan yang cukup besar yaitu perusahaan cemilan, dimana perusahaan ini adalah membuat sebuah cemilan yang disukai oleh anak-anak hingga orang dewasa .


Johan bersama temannya menaiki sebuah mobil yang mewah menuju ke tempat perusahaan, perusahaan ini adalah milik seseorang yang hampir bangkrut namun dibeli oleh Johan dengan harga yang cukup tinggi.


Johan kini sudah sampai di tempat perusahaan itu dan hanya ada beberapa orang saja yang datang, karena karyawan di sini Sudah dipecat oleh pemimpin mereka yang lama dan tidak bisa menggaji mereka dengan cepat.


Oleh karena itu Johan melangkahkan kaki dengan gerak yang begitu pelan dan melihat-lihat ke arah sekitar, Iya juga tidak lupa melihat bangunan perusahaan itu agar tidak terjadi kekacauan suatu saat nanti.

__ADS_1


Johan langsung meminta temannya untuk segera membeli barang dan juga bahan untuk memproduksi cemilan baru, agar tidak menjadi bangkrut maka Johan meminta beberapa karyawan yang dipecat oleh pemimpin itu untuk segera datang dan memberikan sebuah ide mengenai cemilan baru.


"Ryan, panggilkan semua karyawan yang ada di sini yang dulu pernah bekerja biarkan aku menanyai tentang ide cemilan"Johan meminta kepada temannya agar pemimpin itu segera memanggil semua karyawan.


Sambil menunggu kedatangan para karyawan Johan terduduk di sebuah kursi yang sudah disiapkan dari tadi, Johan dengan santai duduk dan meminum sebuah minuman yang dibeli di pinggir jalan.


Ia mulai melihat karyawan yang datang satu persatu dengan begitu malu, juga mereka terheran-heran karena mereka Sudah dipecat.


Lalu dalam beberapa jam para karyawan sudah ada 69 orang, mereka semua berjalan di depan pintu perusahaan yang dimana disana ada Johan yang berdiri.


Johan berdiri dan melangkah mendekati mereka semua, iya mulai membuka kaca matanya agar terlihat rapi, kemudian ia akan mengatakan sesuatu kepada karyawan lama itu.


"Oke, selamat pagi semuanya maaf karena saya telah memanggil kalian semua dengan begitu mendadak, karena di sini Saya hanya akan mengumpulkan sesuatu bahwa perusahaan ini akan menjadi milik saya, Oleh karena itu kalian tidak lagi dipecat dan kalian akan tetap bekerja di sini"ucap Johan kepada para karyawan itu.


"Tuan!! Terima kasih banyak karena telah memperkerjakan kami semua"hujan seorang pria yang memakai topi dan menunduk memberi rasa terima kasih kepada Johann yang berdiri di hadapannya.


"Iya tuan, Terima kasih banyak karena beberapa hari ini saya belum bekerja juga, dan saya banyak ditolak di beberapa perusahaan"sang wanita juga berterima kasih sampai ia terharu dan ingin menangis.


"Iya tidak apa-apa asal kalian bekerja dengan giat maka saya tidak akan memecat kalian"Johan hanya bisa membalas itu.

__ADS_1


Lalu Johan meminta semua orang datang ke dalam perusahaan itu dan duduk disebuah kursi yang berjajar dengan rapi yang udah disiapkan oleh para anak buah dari tadi, lalu mereka semua duduk berderet dengan rapi dan Johann naik ke atas panggung untuk membuat sebuah rencana mengenai kemajuan membuat cemilan ini.


"Oke, mengenai perusahaan ini mungkin kalian sudah tahu, perusahaan ini sudah bangkrut dan saya ingin membangkitkannya kembali dan saya sudah membelinya dengan harga yang cukup besar, maka dari itu saya ingin kalian mendapatkan ide atau memberikan sebuah saran mengenai penjualan kita nanti, dan Kalian tidak perlu takut atau malu mengenai saran kalian mungkin saja itu bisa menjadi suatu kebanggaan kita, Dan satu hal lagi bagi yang mendapatkan ide yang sangat bagus maka dia akan mendapatkan bonus tambahan"Johan berkata dengan begitu panjang di depan semua rekannya.


Sontak mendengar hal itu apalagi mendengar bonus gaji maka mereka semua serentak memberikan saran satu persatu, dan saran itu tidak boleh sembarangan yang harus disebutkan, mereka berpikir jernih dan memberikan ide yang bagus di benak mereka mengenai perusahaan yang akan dibangun ini.


Lalu setelah mendapatkan beberapa saran Johan mendapatkan yang sangat bagus dari karyawannya, dan mengenai hal ini Johan langsung menyetujuinya dan meminta semua karyawannya mengikuti saran tersebut.


Dengan begitu Johan meminta karyawannya membagi tugas masing-masing dan ada yang membeli peralatan membeli bahan hingga membuat bentuk yang akan dibuatnya nanti .


Dengan sikap Johan yang ramah pemimpin yang baik mereka juga bersemangat membuatnya, dan mereka juga sangat giat.


Hingga dalam satu hari mereka semua kompak untuk membangun perusahaan yang sudah bangkrut ini, Johan pun tidak lupa membantu mereka dalam menata perusahaan ini mengenai barang-barang yang akan diperlukan.


Di saat Johan sedang mengatur perusahaan ini tiba-tiba pacarnya menelpon dan ingin bertemu dengannya, Johan langsung meminta pacarnya untuk datang ke kurusan itu dan membantunya.


Laura menolak tersebut dan meminta Johan untuk memberikan uang karena dia ingin membeli sesuatu yang penting.


Johan tidak memikirkan hal lain lalu dia langsung memberikan uang yang diperlukan oleh Laura, Laura yang mendapatkan uang itu tersenyum dan merasa bahagia karena bisa memanfaatkan Johan.

__ADS_1


Clara yang bekerja dengan Johan mengikuti perintahnya untuk datang ke perusahaan itu, Clara tidak lupa membantu Johan dan para karyawan yang ada di sana.


Untuk menjadi lebih baik maka Johan meminta Laura untuk membuat sketsa mengenai gambar cemilannya agar terlihat menarik dan begitu asik, sehingga para pembeli dapat membelinya dan juga tidak lupa untuk karyawan membuat rasa yang begitu enak.


__ADS_2