Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya

Mr.Johan :Legenda Orang Terkaya
Masa perjakaku


__ADS_3

...Part 21...


...Masa perjaka ku...


"Apa!! bagi setengah?!"


"Ya emangnya kenapa? kamu ini kan pacar aku"mendekati Laura yang berada di sampingnya.


"Dih, Aku yang susah payah meminta uang kepada Johan dan kamu malah seenaknya meminta denganku? udah mending aku kasih kamu 5 juta dan kamu harus menerimanya"Laura akan memberikan sebagian uangnya kepada Zack.


"Heh!!! kamu ini pacar aku!!! apapun yang kamu punya adalah milik aku!"


"Ehhh,jangan donk!"


"Udah bagi 60 juta, masa aku cuman dapat 5 jt doank!"


Mereka berdua sepasang kekasih terus saja berdebat di dalam mobil memperebutkan uang yang diberikan oleh Johan.


Zack langsung mengambil handphone milik Laura dan mentransfer uang senilai 70 juta kepada rekening Zack.


"Lah,kok 70 juta sih Yank? tadi katanya minta 60 juta sekarang malah ditambah"Laura semakin kesal dengan tingkah pacarnya Zack.


"Udahlah, lagian kamu kan bisa minta lagi sama dia sedangkan aku enggak bisa jadinya Kamu harus manfaatin dia sampai harta dia habis"Zack terus menyuruh Laura untuk mendekati Johan dan memanfaatkan kekayaan nya ingin terus bersama Johan hanya karena ingin menjadi pewaris tahta.


Laura terdiam cemburu hanya mengangguk mengikuti perkataan pacarnya itu si zack.Dengan begini mereka berdua mulai pula meninggalkan rumah Johan yang pegang itu dan pergi ke rumah mereka masing-masing.


Tetapi Zack menggunakan uang itu untuk mengadakan sebuah pesta dan mentraktir semua orang di bar dengan teman-temannya, dengan begini semua orang menganggap kalau zack adalah orang kaya raya dan banyak orang yang mau berteman termasuk para wanita yang ingin mengincarnya.


Clara mengangguk-ngangguk Karena kelelahan dan mengantuk, Iya terus saja melamunkan sesuatu di sebuah sofa yang tidak diganti.Clra sedang melamunkan sesuatu di samping jendela dan merasa lega ketika melihat neneknya yang sudah tertidur lelap di kamar.


Ternyata clara adalah Andak yang ditinggalkan oleh ayah dan ibunya seperti nasib Johan, tetapi Clara memiliki nasib yang tidak terlalu buruk dia awal namun memiliki nasib yang buruk di akhir, ketika sang nenek sudah tidak lagi bisa bekerja dan Clara yang harus memenuhi semua kebutuhan di rumah dan membayar seperti peralatan listrik, sehingga biaya untuk televisi dicabut dan masih beruntung ini adalah rumah mereka sendiri yang dibangun dari dulu.

__ADS_1


Di rumah mewah milik Johan, kira-kira di sana sudah memiliki 30 pembantu, dan Johan mempekerjakan mereka karena mereka adalah pengangguran.


Di sana, Johan juga membedakan gaji dari para pembantu yang ada di luar sana dan mengistimewakan para pembantu tidak ada yang membeda-bedakan.


Johan selalu menganggap para pembantu itu adalah keluarganya, sehingga para pembantu langsung menyambut dan mengurus kediaman Johan dengan baik dan sepenuh hati.


Pagi hari, Johan handak bangun namun para pembantu yang cantik sudah ada di sampingnya.


Para pembantu ini masih muda dan di kamar Johan ada 3 wanita yang siap untuk membangunkan Johan.


"Pagi tuan"ucap para pembantu wanita yang cantik itu dengan kompak.


Johan ya masih belum tersadar hanya menyandarkan diri di samping Bantal dan memperjelas penglihatannya dan pendengarannya, Iya merasa kalau dirinya masih tertidur dengan lelap.


"Hoammmm, emangnya ini udah pagi ya?"tanya Johan sambil menguap.


"Iya tuan, mari kita bergegas turun ke bawah tetapi sebelum itu Tuan harus membereskan diri dulu"balas salah satu dari mereka dengan membawa sebuah handuk bahkan pakaian rapi yang sudah disetrika dengan baik.


"Ini?nyata?"Johan bertanya pada mereka yang terus tegap di sampingnya.


"Iya tuan!"


"Tidakkk!!!!!!!!!! apa yang kalian lakukan dengan ku? kenapa kalian menghancurkan masa depanku? kenapa kalian begitu jahat kepada aku?"Johan menangis histeris dan terus memeluk tubuhnya yang tidak memakai baju itu.


Para ketika wanita itu langsung menanyakan mengapa dirinya histeris seperti itu? dan mengapa dari tadi terus saja berteriak Kalau tidak ada masa depan.


"Tuan! jika memang kami ada salah tolong maafkan kami!"ketika wanita itu menunduk meminta maaf kepada Johan.


Tetapi Johan terus saja menangis di atas ranjang dan menutup dirinya dengan sebuah selimut.


Ketika semua itu terjadi temannya datang dan bertanya kepada Juan Apa yang dilakukannya di atas ranjang.

__ADS_1


"Hey! ayo cepat bangun jangan seperti itu apa yang kamu lakukan? Apakah kamu sedang bermain dengan para wanita?"tanya Ryan seolah-olah ingin tertawa melihat tingkah Johan.


"Heh! Aku ingin bertanya siapa yang membawa wanita ini ke dalam kamarku! dan mengapa aku disini tanpa memakai busana! Apakah mereka memperkosaku semalaman?"Johan menuju ke arah Ryan karena merasa curiga kepadanya.


"Eh?"


"Hah?"


Para wanita yang ada di kamar itu dengan Ryan mulai bertanya-tanya dan mencerna apa yang dikatakan oleh Johan.


Lalu mereka semua tertawa melihat tingkah Johan yang mengira para pembantu itu sudah merebut masa perjakanya.


"Heh! maksud lu apaan sih siapa yang mau memberkosa lu? udah cepet bangun" Ryan menarik selimut yang dipakai oleh Johan dan memintanya untuk turun Segara dan bergegas mandi.


"Apa? jadi semalaman aku tidak diapa-apain oleh mereka?"Johan melongo bertanya-tanya seperti anak yang masih polos aja.


"Kagak!"balas Ryan.


"Lalu? lalu siapa Mereka mengapa dia masuk ke sini? Aku tidak menyewa pembantu, cepat usir mereka"perintah Johan kepada Rian temannya agar memecat ketiga wanita itu.


Namun setelah mendengar hal itu ketika wanita itu merasa sedih dan memohon maaf kepada Johan jika memiliki salah namun mereka tidak ingin diberhentikan karena mereka membutuhkan pekerjaan ini.Dan mereka bertiga bersiap melakukan apapun yang diinginkan oleh Johan agar tidak dihentikan dalam pekerjaan ini, karena mereka sangat membutuhkan uang.


Tetapi Johan menolaknya karena jika pacarnya tahu kalau memiliki pembantu yang begitu cantik maka bisa saja dia akan terus marah dan cemburu.


Lalu jalan tidak jadi memecat mereka tetapi meminta mereka untuk menjadi pengurus kebun atau pengurus bunga, dengan seperti ini pembantu itu langsung mengangguk dan mengikuti apa yang dikatakan oleh Johan.


Selain membutuhkan uang ternyata ketika gadis itu juga menyukai Johan dan ingin melihat Johan setiap hari, lalu mereka juga sangat kagum setelah menjadi pembantu Johan, bisa dibilang ini adalah sebuah hal yang langka.


Kini ketika gadis itu pergi meninggalkan kamar Johan, Tetapi ada satu hal yang membuat Johan heran mengapa dirinya tidak memakai busana? siapa yang membuka busana dia di saat malam? dan siapa yang membawanya ke kamar?.


Ryan mengatakan kalau yang membawanya ke kamar adalah Ryan sendiri dengan cara menyeret tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2