
Setelah berpamitan dengan Lio. Alexa dan Rendy pulang diantar oleh supir Lio.
' Apa yang sebenarnya terjadi xa? ' tanya Rendy dalam hati
" Kamu ko bawa koper gini sweet?" Tanya Rendy penasaran
" Hmm gi-gini ka, tadinya aku mau nginep di rumah mba Riana, tapi waktu nunggu taxi di halte tiba-tiba ujan deres banyak petir juga, ya aku takut terus nelpon mba Riana tapi nomornya gak aktif, nelpon mas Dirga juga gak diangkat, terakhir aku nelpon pak Lio dan Alhamdulillah nya diangkat. Jadi deh aku nginep di rumah pak Lio," jelas Alexa.
' Bikin dosa lagi aku,'keluhnya dalam hati
" Bener? Gak bohong kan?" Tanya Rendy curiga
" Ka renren gak percaya sama aku?" Tanya Alexa
" Uuuu percaya ko sweety," jawab rendy sambil memeluk Alexa dari samping
Beberapa menit kemudian Alexa dan Rendy sampai di rumah Alexa.
Tok ...Tok...Tok
Alexa mengetuk pintu,Yuni keluar dengan wajah angkuhnya, tetapi langsung merubahnya karna melihat Rendy bersama Alexa.
' Bagaimanapun Rendy gak boleh tau apa yang aku lakukan sama Alexa kalau tidak, habislah aku,' batin Yuni
" Eeh sayang sudah pulang?" Tanya Yuni ramah sambil memeluk Alexa, Alexa yang terkejut hanya menganggukkan kepalanya
' sayang? Apa gara-gara ada ka Rendy mama jadi ramah begini?' tanya Alexa dalam hati
" Loh ada Rendy?" Tanya Yuni setelah melepaskan pelukannya
" Iya Tante,aku mau nginap disini beberapa hari," jawab rendy sambil menyalami Yuni
" Oh yaudh yuk masuk," ucap Yuni
Alexa dan Rendy mengikuti langkah Yuni masuk kedalam rumah.
__ADS_1
" Rendy kamar kamu yang disebelah kamar Alexa ya," ucap Yuni lembut
" Iya Tante, yuk sweet aku bawain kopernya," ucap Rendy
" Eeh iya ka ayo," ucap Alexa
Yuni yang melihat Alexa dan Rendy menjauh hanya tersenyum sinis.
' kau beruntung kali ini,' pikir Yuni
***
Hari ini hari Minggu dimana Rendy akan pulang karna ada masalah dikantornya. Alexa mengantar Rendy menggunakan taxi.
" Kamu jaga diri disini ya, kalau ada masalah hubungi Kaka atau ka Natasha dan ka Rizky," ucap Rendy sambil memeluk Alexa
" Iya ka, Kaka juga ya," ucap Alexa
" Yaudah kaka berangkat ya," ucapnya lalu berjalan meninggalkan Alexa
Setelah Rendy pergi, Alexa berjalan dan masuk kedalam taxi yang tadi menunggunya.
" Baik mba," ucap supir taxi
Akhirnya Taxi pun berhenti, Alexa bergegas turun dan membayar taxi. Alexa berjalan dan memutuskan untuk duduk dibawah pohon yang rindang. Disana Alexa hanya diam sambil memandang orang yang berlalu lalang.
" Ayah meski mama sudah bilang ayah sudah pergi, tapi kenapa hati Alexa mengatakan ayah masih ada, " monolog Alexa
Yuni mengatakan firman/ayah Alexa telah meninggal dunia saat menolong Alexa dalam kecelakaan beberapa bulan yang lalu.
" Alexa kangen ayah," ucap Alexa sambil menitikkan air matanya
" Kenapa nangis?" Tanya seseorang, Alexa menoleh dan ternyata itu Lio lengkap dengan pakaian olahraganya
' ketampanan pak Lio bertambah saat memakai pakaian seperti ini,' pikir Alexa
__ADS_1
" Helo, Alexa?" Tanya Lio saat melihat Alexa terdiam sambil menatapnya
" Eeh iya pak? Ada apa?" Tanya Alexa sedikit terkejut
" Kamu kenapa nangis?" Tanyanya sambil memasukkan tangan di saku celana training nya
' duuuh keren amat siii,' batin Alexa menjerit melihat Lio seperti itu
" Saya tidak apa-apa pak, eh iya silahkan duduk pak, pegel berdiri terus," ucap Alexa sambil menggeser sedikit posisi duduknya
" Terimakasih, jangan terlalu formal, ini diluar kantor, panggil saya mas seperti waktu itu," jelas Lio
" Hmm itu tidak sopan pak," ucap Alexa menundukkan kepalanya
" Tidak ada penolakan Alexa," ucap Lio tegas
" Ba-baik mas," ucap Alexa ragu
" Kalau tidak ada apa-apa kenapa kamu menangis?" Tanya Lio
" Saya kelilipan pak eh mas," ucap Alexa
" Benarkah?" Tanya Lio dan Alexa hanya menganggukkan kepalanya
" Minggu depan adalah ulang tahun perusahaan, dan kamu sebagai sekertaris saya harus ikut," ucap Lio sambil memandang Alexa
" Ulang tahun perusahaan? Hari apa mas?" Tanya Alexa
" Hari Selasa," jawab Lio
" Dirayainnya mau dimana mas?" Tanya Alexa lagi
" Di Bali,pantai Kuta," jawab Lio
" Waaah benarkah pak?" Tanya Alexa antusias
__ADS_1
" Benar, mas bukan pak Alexa," ucap Lio
' aaaah kalau saja dia ingat siapa aku, pasti saat ini pipi itu sudah habis aku cubit ca,' batin lio