
" Mas?!" Tanyaku sedikit berteriak
" Jangan keluarkan suara toamu disini!," Ucapnya tegas
"Maaf pak kan kaget," Ucapku bete
"Pak?" Tanya dia
" Mas maksudnya, maaf belum terbiasa pak eh mas," Ucapku ragu
"Hmm,"
***
Tidak butuh waktu lama akhirnya mobil pak Lio berhenti didepan rumahku, Karena jalanan di malam hari tidak begitu ramai.
" Terimakasih pak," Ucapku sambil tersenyum lalu keluar dari mobilnya
" Sama-sama langsung istirahat, saya duluan," Ucapnya dan aku hanya mengangguk lalu dia menjalankan mobilnya menjauh dari sekitar rumahku.
Aku masuk tanpa mengetuk pintu, karna aku yakin mama belum pulang jam segini.
" Bagus, kerja atau apa kamu jam segini baru pulang?" Tanya seseorang dari arah sofa depan tv
' astaghfirullah ngagetin aja,' Bantinku
" Aku lembur ma, lagian baru jam 8 ko," Jawabku sambil berjalan kearahnya dan mencium tangannya
" Yayaya terserah kamu, mau lembur ke apa ke mau gk pulang juga gak masalah," Ucapnya lalu pergi dari hadapanku
' sabar Alexa,' Batinku
" Oh iya cucian baju mama numpuk, mbok jum lagi pulang kampung jadi sebelum kamu tidur cuci dulu pakaian mama," Lanjutnya dan setelah itu dia masuk ke kamarnya
" Ya Tuhan," Ucapku sambil mengusap wajahku kasar
Dengan langkah gontai aku menuju kamar untuk mengganti baju dan meletakkan tasku dinakas dekat ranjang. Setelah itu aku menuju ke belakang untuk mencuci pakaian mama
" Ini banyak banget, kenapa gak laundry aja sih," Ucapku
30 menit kemudian.
" Akhirnya selesai," Ucapku setelah itu aku berjalan menuju kamar untuk beristirahat.
Pukul 05.00 a.m.
Aku terbangun dan melaksanakan aktivitas seperti biasa, seperti bersih-bersih dan beribadah, namun pagi ini ada yang beda aku merasa sangat pusing dan lemas. Aku turun dengan langkah pelan menuju dapur, aah aku baru ingat mbok jum lagi pulang kampung, berarti gk ada makanan. Akhirnya aku memutuskan untuk langsung pergi kerja, karna jam sudah menunjukkan pukul 7 yang berarti setengah jam lagi jam masuk kantor.
" Sarapan di kantor aja deh semoga masih ada waktu," Ucapku sambil memesan taxi
'Hufthhhh... Akhirnya sampai juga di kantor, ' jalanan begitu macet pagi ini masih untung aku gak kesiangan kalau tidak bisa-bisa gajiku dipotong
' gak ada waktu buat sarapan,' Batinku setelah melihat jam
__ADS_1
Aku langsung menuju lift dan memencet lantai 15
Ting..
Pintu lift pun terbuka. Aku langsung menuju meja kerjaku dan langsung menyelesaikan pekerjaanku yang tadi malam belum selesai.
" Alexa ikut keruangan saya," Ucap seseorang, aku menoleh dan itu ternyata pak Lio
" Baik pak," Ucapku dan langsung mengikutinya dari belakang
" Ada apa bapak panggil saya?" Tanyaku
" Tolong buatkan susu coklat dan nasi goreng seperti kemarin," Ucapnya sambil menghidupkan komputernya
" Baik pak," Ucapku, bukan aku tidak mau protes, cuma keadaan yang tidak memungkinkan, tubuhku masih lemas dan sedikit pusing.
Aku keluar dari ruangan pak Lio dan menuju kantin kantor untuk memesankan pesanan pak Lio. Setelah itu aku mengantarkannya
Tok...tok...tok
" Masuk," Sahutnya dari dalam, dan akupun langsung masuk sambil membawa nampang berisi susu coklat dan nasi goreng.
" Letakkan saja dimeja," Ucapnya dan aku langsung menaruhnya di meja
Saat hendak keluar ruangan kepalaku semakin pusing dan badanku pun semakin lemas, aku limbung tapi aku langsung berpegangan pada sisi meja agar aku tidak terjatuh.
" Kamu kenapa alexa,?" Tanya pak Lio sambil mendekat ke arahku
" Saya tidak apa-apa pak," Jawabku sambil memegang kepalaku untuk mengurangi rasa pusing
' ini kepala kenapa tambah pusing,' Pikirku
" Mending sekarang kamu duduk disini," Ucapnya sambil membantuku duduk di sofa ruangannya, tetapi belum sampai kursi pandanganku menjadi gelap
Lio prov
" Kamu kenapa alexa?" Tanyaku saat melihatnya akan terjatuh untung saja dia pegangan pada sisi meja kalau tidak dia akan mendarat di lantai
" Saya tidak apa-apa pak," Jawabnya lalu aku menghampirinya
' Apa dia sakit?' Batinku
"Mukamu pucat, masih mau bilang tidak apa-apa?" Tanyaku dengan tatapan selidik dia hanya diam tidak bisa menjawab
" Mending kamu duduk dulu disini," Ucapku sambil membantunya untuk duduk di sofa ruanganku, tetapi belum sampai kursi dia sudah pingsan refleks aku langsung memeluknya dan membawanya ke sofa
'Ya Tuhan ini kenapa,' batinku panik
" Hey alexa bangun," Ucapku sambil menepuk-nepuk pipinya tidak ada pergerakan dari dia, aku langsung menidurkannya di sofa dan segera menelpon dokter keluargaku untuk datang ke kantor.
"Halo Dr. Dani,"
"..."
__ADS_1
" Tolong datang ke kantor sekarang juga dan langsung ke ruanganku, aku tunggu," Ucapku dan aku langsung mematikan telponnya sepihak
" Ku mohon kamu harus baik-baik saja Alexa," Ucapku sambil menggenggam tangan nya dan sesekali menciumnya
Tok..tok...tok
"Masuk," Ucapku lalu kulihat Dr. Dani datang membawa tas perlengkapannya
" Tolong periksa dia," Ucapku dingin
" Baik tuan," Ucapnya
Aku memperhatikan Dr. Dani yang sedang memeriksa Alexa. Tiba-tiba
" Mau apa kau membuka kancing kemeja dia?" Tanyaku sambil menyingkirkan tangannya dari kemeja yang dikenakan Alexa
" Sa.. Saya hanya memeriksa nyonya tuan, dan hanya ingin memeriksa detak jantungnya memakai stetoskop ini," Jawabnya gugup
' Kenapa aku memanggil dokter pria,' sesalku dalam hati
" Yasudah lanjutkan, awas kalo kau macam-macam," Ucapku
Dr. Dani mulai memeriksa Alexa kembali
" Nyonya hanya kecapean tuan dan sepertinya nyonya juga belum makan, nyonya hanya butuh istirahat yang cukup untuk kembali pulih," Ucapnya
" Baiklah, terimakasih dok," Ucapku tanpa mengalihkan perhatian dari Alexa
" Kalau begitu saya pamit tuan," Ucapnya dan aku mengantar sampai pintu ruanganku
Eeunghh
Mendengar lenguhan itu aku langsung berlari menuju sofa dan ternyata Alexa sedang mencoba untuk duduk, aku sigap membantunya
" Apakah masih pusing?" Tanyaku khawatir
" Eeh bapak, maaf pak saya merepotkan," Ucapnya sambil menundukkan kepalanya
" Tak apa, kamu belum makan?" Tanyaku
" Hmm sudah pak," Ucapnya ragu
" Jangan bohong Alexa," Ucapku tegas
" Belum pak, tapi saya sudah tidak apa-apa," Ucapnya, aku beranjak dan mengambil nasi goreng yang tadi Alexa bawakan untukku
" Sekarang kamu makan," Ucapku sambil memberikan nasi goreng kepadanya
" I ..itukan punya bapak,"Ucapnya gugup
"Aaa," Ucapku sambil menyuapi dia, dia kaget dan hanya melongo tanpa membuka mulutnya
" Buka mulutmu Alexa!" Tegasku dan langsung diturutinya, aku menyuapinya dan dia mengunyahnya dengan perlahan, saat sedang menyuapi Alexa yang kesekian kalinya, tiba-tiba seseorang masuk tanpa mengetuk pintu
__ADS_1
" Lio gue mau..." Ucapan orang itu terpotong karna terkejut