My Big Bos Is A Big Baby

My Big Bos Is A Big Baby
Flashback On 2


__ADS_3

" Aku harus selidiki ini!"gumamku


Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku, aku terkejut dan langsung membalikkan badanku, ternyata itu Alexa.


"Ssstt," aku menyuruh diam Alexa sambil menempelkan jari telunjuk ke bibirku lalu Alexa mengangguk. Aku menuntun Alexa untuk masuk ke dalam kamarku.


" Ka ngapain ke kamar Kaka?" Tanya Alexa penasaran


" Kamu duduk dulu, Kaka mau nanya sesuatu sama kamu," ucapku yang langsung diangguki oleh Alexa dan Alexa duduk di sofa yang ada di kamarku


" Kaka mau nanya, asal kamu jawab jujur ya, harus terbuka sama Kaka, jangan ada yang ditutupi dari Kaka," ucapku sambil menatap Alexa


" Iya ka," ucapnya


" Apa kamu pernah ke kuburan om firman?" Tanyaku, ku lihat Alexa langsung menentang dan hanya mengangguk sebagai jawaban


" Kapan?" Tanyaku sambil memperhatikan gelagat Alexa


" dua bulan yang lalu ka," ucap Alexa sambil menundukkan kepalanya


" Sweety," panggilku, dia menoleh dengan air mata yang siap meluncur dipipi halusnya


" Sini, peluk Kaka," ucapku, Alexa langsung berdiri dan menenggelamkan wajahnya di dada bidangku


" Menangislah, keluarkan semuanya," ucapku serak. Alexa menangis sejadi-jadinya. Jujur aku tak sanggup melihatnya rapuh begini.


" Keluarkan suaramu sweety," ucapku serak sesekali mengusap air mataku yang ikut terjatuh saat mendengar tangisan pilu alexa


Beberapa saat kemudian tangis Alexa berhenti dan aku melihatnya ternyata Alexa sudah tertidur pulas akibat terlalu lelah menangis.


" Kaka janji padamu, Kaka akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," ucapku penuh tekad sambil menatap Alexa yang tertidur.


" Matamu sampai bengkak begini sweet, hidungmu juga merah," ucapku sambil mengelus pipinya.


Ku gendong Alexa dan menidurkannya di ranjangku dan menarik selimut sampai ke dadanya, lalu aku tidur di sampingnya dan memeluknya.


***


Pagi ini aku terbangun, aku melihat disamping Alexa masih tertidur.

__ADS_1


" Sweety bangun, solat subuh dlu," ucapku sambil menggoyangkan badannya


" Aku lagi halangan ka," ucapnya sambil mengubah posisi tidurnya


" Yasudah," ucapku lalu beranjak menuju kamar mandi dan mengambil wudhu untuk melaksanakan kewajibanku.


Jam 06.45


Aku,Alexa dan Tante Yuni baru selesai sarapan.


" Kakak antar lagi ya sweet," ucapku sambil menatap Alexa


" Oh iya ka ayo, bentar lagi jam 7 nih," ucapnya lalu berdiri dan menyalami tangan Tante Yuni


" Ma Alexa berangkat kerja dlu ya," ucap alexa sambil tersenyum


" Iya hati-hati ya," ucap Tante Yuni


" Ayo sweety," ajakku yang diangguki oleh Alexa


***


" Aku harus mengeceknya," ucapku


Setelah sampai aku memarkirkan mobilku dan membeli bunga. Aku berjalan dan sampailah di gundukan tanah yang berbatu nisan " firman Nugraha Key".


" Apa benar ini om?" Tanyaku pada diri sendiri. Aku berdoa dan menaburkan bunga, lalu beranjak untuk bertemu teman di sebuah restoran, sebelum itu aku mengabari Alexa jika aku tidak bisa menjemputnya nanti.


***


Malam ini aku pulang pukul 8 malam, saat hendak membuka pintu terdengar suara teriakan dari dalam rumah,ku urungkan niatku membuka pintu, aku lebih memilih menguping apa yg sedang terjadi didalam.


" Ampun ma, sumpah Alexa gak cerita apa-apa ke kak


Rendy, Alexa cuma nangis doang gak lebih ma hikss.."


" Itu suara Alexa," gumamku


" Awas kau macam-macam! Sampai Rendy tau apa yang ku lakukan padamu, kau habis!"

__ADS_1


Mendengar bentakan dan suara sinis itu membuat emosiku ingin meledak, tapi aku disini tidak tau apa-apa.


' Aku gk boleh gegabah,'pikirku


" Alexa janji ma, gk bakalan kasih tau siapa-siapa hikss,"


Plak


Aku mematung mendengar suara tamparan itu.


" Itu sebagai pelajaran untukmu,"


Hiks..hiks..


" Pergi kau ke kamar, jangan sampai Rendy pulang dan tau kau menangis lagi!" Setelah ucapan itu aku mendengar suara orang berlari menaiki tangga.


' sepertinya sudah waktunya aku masuk,' batinku lalu aku mengucapkan salam sambil membuka pintu, aku disambut dengan senyuman manisnya.


'Dasar rubah, tunggu aku buka semua kedokmu' Bantinku tersenyum sinis


" Sudah pulang nak, ayo makan malam dlu, Tante sama Alexa sudah makan tadi," ucapnya dengan senyuman yang tak pernah luntur dari bibirnya


" Rendy sudah makan tadi Tan," ucapku ramah


" Oh sudah ya, yasudah bersih-bersih gih langsung istirahat ya," ucapnya


" Iya tan," ucapku dan melenggang pergi meninggalkan Tante Yuni.


Saat melewati kamar Alexa, aku mendengar suara isakan, aku yakin itu pasti Alexa.


Tok..Tok..Tok


Merasa tidak ada jawaban aku langsung masuk, untung pintunya tidak dikunci dari dalam.


" Kamu sudah tidur sweet, maafin kakak tadi gak bisa jemput," ucapku sambil mengelus Surai rambutnya


' Kaka tau kamu belum tidur, kamu hanya pura-pura tidur untuk menutupi semuanya,' batinku


" Yasudah Kaka ke kamar dlu ya, good sleep baby," ucapku lalu mengec*p keningnya dan melenggang pergi keluar kamar Alexa.

__ADS_1


__ADS_2