My Big Bos Is A Big Baby

My Big Bos Is A Big Baby
Kamu Menyukainya


__ADS_3

Pak Daniel hanya menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal, ya orang itu adalah pak Daniel orang yang ada didalam ruangan pak Lio tadi pagi.


' Ternyata dia teman pak Lio, kirain cuma rekan bisnis doang,' Batinku


" Hee maaf ya ca," Ucapnya sambil menatapku dan aku hanya mengangguk


' Haduuuh ini ko mulai gatel ya,' Pikirku


" Lain kali sapa orang itu jangan begitu," Ucap pak Lio dingin


" Iya- iya bro kagak lagi deh," Ucapnya sambil duduk


" Cepat habiskan makananmu Alexa," Ucap pak Lio


" Hmm saya sudah kenyang pak," Ucapku takut sambil menahan gatal diseluruh badanku


" Kamu cuma makan sedikit bagaimana bisa kenyang xa," Ucap pak daniel ikut bersuara


" Saya tidak mau tau habiskan makananmu Alexa," Ucap pak Lio sambil memandangku tajam, aku hanya mengangguk dan menghabiskan makananku.


' Semoga gak sampe sesak,' Batinku


" Yo gue ikut ke kantor lo ya, ada yang mau gue omongin," Ucap pak Daniel yang hanya ditanggapi dengan anggukan kepala

__ADS_1


Setelah makan aku, pak Lio dan pak Daniel langsung menuju kantor. Sesampainya di ruanganku dan pak Lio sudah masuk ruangannya bersama pak Daniel aku langsung membuka baju bagian tanganku dan terlihat semuanya sudah memerah dan semakin gatal, nafasku mulai sesak, dan aku lupa bawa obat alergiku hari ini. Aku berdiri lalu berjalan perlahan menuju toilet dilantai ini, sesampainya disana aku langsung duduk disalah satu bilik toilet. Aku hanya duduk sambil mencoba membuat nafasku menjadi normal kembali, usahaku tidak membuahkan hasil, dan tidak ada yang terlihat setelah itu semuanya gelap.


Lio prov


" Jadi proyek yang ada dibali harus kita langsung yang memantau Yo," Ucap Daniel


" Kapan?, Berapa lama?" tanyaku


" Minggu depan, paling cepat kita disana hanya 3 hari," Jawabnya


" Hmm, sekertaris Lo ikut?" Tanyaku


" Ikut dan Alexa juga harus ikut," Ucapnya sambil menaik turunkan alisnya


" Kau.." Ucapku geram


"Huuuuuft," Aku hanya menghela nafas panjang, setelah itu aku mencoba menghubungi Alexa untuk membawakan laporan keuangan bulan ini


Tut..Tut..tut


" Kau dimana Alexa kenapa tidak menjawab teleponku," Ucapku geram melihat panggilanku yang tidak diangkat oleh Alexa, aku memutuskan untuk langsung menemuinya dimeja kerjanya, tetapi sesampainya disana mejanya kosong, aku mencoba untuk bertanya kepada karyawan yang lain, dan katanya mereka melihat terakhir kali Alexa masuk toilet dan gk keluar lagi, mendapat informasi seperti itu tanpa pikir panjang aku berlari manuju toilet yang dimaksud oleh karyawan tadi. Saat masuk toilet, toilet itu sepi bahkan sangat sepi.


" Apa mungkin kau ada disalah satu bilik kamar mandi ini Alexa," Ucapku dengan senyuman tipis

__ADS_1


Aku mulai membuka satu persatu pintu yang ada di toilet itu, saat pintu kedua terakhir mau ku buka, aku melihat Alexa yang sedang duduk tak sadarkan diri dengan tangan dan leher yang memerah, tak pikir panjang aku langsung menggendongnya dan membawanya keluar dari toilet menuju rumah sakit, saat diparkiran tak sengaja aku melihat Daniel yang berlari ke arahku.


" Alexa kenapa Yo? Ko merah-merah gitu?" Tanya Daniel panik saat melihat kondisi Alexa


" Jangan banyak tanya, cepetan kita bawa dia ke rumah sakit," Ucapku khawatir sambil berjalan cepat menuju mobil. Daniel yang membawa mobil dan aku duduk dibelakang dengan Alexa dipelukanku, nadinya melemah membuatku semakin khawatir.


" Lebih cepat Daniel!" Sentakku


" Ini udh cepat Yo," Ucapnya tak kalah panik


Untunglah jalanan tidak macet jadi tidak terlalu memakan waktu untuk ke rumah sakit. Setelah mobil berhenti aku langsung keluar dan berjalan cepat sambil meneriaki perawat yang ada disana


" PERAWAT!! CEPAT TOLONG SEKERTARIS SAYA!" Teriakku lalu para perawat langsung mendorong berangkar dan aku meletakkan Alexa diatasnya.


" Maaf pak, bapak tidak boleh masuk, silahkan tunggu diluar," Ucap salah satu suster dan aku hanya mengangguk


' Semoga kamu baik-baik saja xa,' Batinku


" Tenanglah yo, doain aja semoga Alexa tidak apa-apa," Ucap Daniel sambil menepuk-nepuk pundakku


"Hmm,"


" Lo suka sama dia kan?" Pertanyaan Daniel membuatku terkejut dan langsung menoleh kearahnya sambil menaikkan sebelah alisku

__ADS_1


" Lo menyukainya yo, gue tau," Ucapnya lalu berdiri dan pergi


'Suka?'


__ADS_2