My Crazy Boss

My Crazy Boss
Bab 13


__ADS_3

Setelah masuk lebih dulu ke dalam rumah meninggalkan Alex, Valerie pun langsung bergegas untuk pergi ke kamarnya dan membersihkan diri karena merasa sudah sangat tidak karuan. Valerie merasa ada yang aneh dalam perasaannya, saat mendengar Alex mengutarakan cinta membuat jantung Valerie berdetak lebih cepat dari biasanya.


Valerie keluar dari toilet dengan rambut yang masih basah, lalu ia berjalan dan duduk tepat di depan meja rias kayu yang berada di kamarnya. Ia tersenyum saat melihat dirinya di dalam kaca, tak heran bagi Valerie kenapa Alex sangat menggilainya. Tentunya karena Valerie sangat cantik dan mempesona bukan?


Tatapan Valerie kini tertuju pada beberapa tas belanja yang tadi diberikan oleh Alex untuknya, dan membuat Valerie semakin bingung dan banyak sekali pertanyaan yang terlintas namun tak berani untuk ia tanyakan pada pria itu. Valerie hanya merasa takut jika pada akhirnya ia luluh dan mulai jatuh cinta pada Alex, namun pria itu akan meninggalkannya dengan alasan rasa penasarannya sudah mendapatkan jawaban. SejakĀ  dulu Valerie sangat sulit untuk membuka hati pada seorang pria, mungkin karena ia pernah di khianati dan terluka di masa lalu dan membuat ia trauma sampai sekarang.


Rasa takut saat berhadapan dengan pria selalu menghantuinya, ia takut jika pada akhirnya akan di kecewakan seperti dulu. Oleh sebab itu Valerie memilih untuk berdiam diri saat Alex selalu saja menggodanya, ia tidak ingin jika pada akhirnya ia pun akan terbawa perasaan pada Alex. Menjadi kekasih Alex bukan lah hal yang mudah, pria itu sangat terkenal selalu mempermainkan wanita. Membayangkan nya saja sudah membuat Valerie takut, apalagi sampai harus menjadi kekasihnya.


"Kau harus menjaga hati dan perasaanmu dari pria gila itu Valerie, kau tidak boleh sampai luluh dan jatuh cinta padanya! Ingat pria gila itu adalah bosmu di kantor, dan dengan cara mengingat bahwa dia adalah bosmu, kau tidak akan mudah untuk jatuh cinta padanya!" Lirih Valerie pada dirinya sendiri, mencoba untuk mengingatkan agar ia tidak jatuh cinta pada Alex.


Valerie pun mencoba untuk membaringkan tubuhnya diatas kasur, dan memulai untuk memejamkan matanya. Dia harus segera beristirahat karena besok ia sudah harus kembali bekerja dan bertemu dengan Alex lagi.


***


Alex baru saja sampai ke rumahnya setelah mengantarkan Valerie pulang ke tempat tinggalnya yang cukup jauh dari rumah Alex. Pria itu segera berlari kecil menaiki anak tangga untuk segera pergi menuju kamar mewahnya, kamar yang bernuansa white and gold yang membuat kamar itu terlihat sangat mahal dan mewah.


Alex membaringkan tubuhnya diatas ranjang empuk yang berada dikamarnya, ia kembali memikirkan Valerie. Hari ke hari Alex merasa dibuat semakin gila oleh wanita yang bekerja sebagai sekretarinya itu. Perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya kini dapat ia rasakan, kini Alex mengetahui apa yang dinamakan jatuh cinta dan rasa ingin memiliki. Meskipun masih tidak mendapatkan respon yang baik dari Valerie, namun Alex tidak akan pernah berhenti untuk bisa mendapatkan hati wanita itu.

__ADS_1


Pria itu kini meraih ponselnya dan membuka galeri di dalam ponsel itu, ia melihat wajah cantik Valerie yang selalu ia ambil gambarnya tanpa wanita itu tahu. Ya, Alex kini sudah semakin gila karena Valerie. Alex tersenyum sangat lebar saat melihat foto wajah cantik Valerie.


"Aku sangat jatuh cinta padamu nona cantik!" Lirih Alex sambil tersenyum.


***


Pagi yang cerah ini Valerie sudah berada di kantor, karena merasa sangat dingin Valerie pun berniat untuk membuat teh untuk menghangatkan tubuhnya yang terlihat sangat menggigil. Valerie datang ke kantor selalu lebih dulu di bandingkan dengam para pegawai yang lain. Karena Valerie selalu berpikir bekerja di perusahaan tempat ia sekarang bukan lah hal yang mudah, maka dari itu ia selalu datang lebih awal untuk menghindari keterlambatan.


Valerie terkejut karena tiba-tiba ada seorang pria di belakangnya saat ia membalikan badan dan berniat untuk kembali ke tempat kerjanya. Jantung Valerie terasa sangat berdebar saat berhadapan dengan pria itu, Alex. Valerie merasa malu karena kemarin Alex menciumnya, dan ada perasaan aneh yang kini ia rasakan. Terkadang ia merasa bahagia saat mengingat ataupun saat melihat Alex. Apakah kini Valerie mulai jatuh cinta kepada bos nya itu?


"Se..selamat pagi tuan! Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Valerie dengan sedikit gugup, Valerie mengutuki dirinya sendiri karena sekarang ia selalu merasa gugup saat harus berhadapan dengan Alex. Kemana Valerie yang dulu selalu bersikap cuek pada Alex?


Alex tidak menjawab pertanyaan dari Valerie, ia hanya menunjuk sesuatu dan membuat Valerie menatap apa yang di tunjuk oleh pria itu. Dan Alex memberi kode untuk Valerie membuatkannya segelas teh hangat. Tanpa berlama pun Valerie segera membuatkan teh hangat itu untuk Alex.


Alex sibuk memperhatikan Valerie yang kini tengah fokus membuatkannya teh hangat, "Kau selalu datang pagi dan aku sangat bangga padamu nona cantik!" Ucap Alex yang kembali memuji wanita cantik yang berada dihadapannya itu.


Valerie tidak menjawab, ia hanya tersenyum malu mendengar ucapan Alex. Kini ia tidak merasa kesal saat Alex berbicara padanya. Ia pun memberikan segelas teh hangat itu pada Alex sambil tersenyum sangat ramah dan memperlihatkan kecantikan yang terpancar di wajahnya. Kecantikan yang selalu membuat Alex terpesona pada Valerie.

__ADS_1


"Ini tuan teh nya sudah jadi!" Ucap Valerie memberikan teh itu dan berjalan meninggalkan Alex yang masih berdiri disana.


"Terima kasih nona cantik!" Ucap Alex sedikit berteriak dan membuat Valerie tersenyum mendengarnya.


Valerie kini sudah berada di meja kerjanya dan sambil menikmati segelas teh hangat yang sudah ia buat tadi. Kini Valerie tidak dapat membohongi dirinya lagi, ada perasaan aneh dan bahagia saat ia bertemu dengan Alex. Tapi lagi-lagi Valerie takut kalau Alex hanya akan mempermainkannya saja.


Daripada sibuk mikirin Alex, Valeri langsung membuka laptop dan segera mencari jadwal Alex hari ini. Dan ternyata hari ini Alex harus pergi meeting bersama klien yang bernama Cassie. Valerie langsung menutup kembali laptopnya dan berniat untuk segera pergi ke ruangan Alex.


Valerie diam di depan ruangan Alex, setelah mendapatkan instruksi dari Alex ia baru berani masuk ke dalam ruangan Alex. Tatapan nya kini tertuju pada Alex yang sedang duduk di meja kerja nya sambil tersenyum manis, seolah menyambut kedatangan Valerie dan membuat wanita itu menjadi semakin grogi di pandang oleh Alex.


"Apa kau merindukanku?" Tanya Alex sambil tertawa kecil dan membuat Valerie tersipu malu dengan wajahnya yang terlihat memerah.


Valerie menggelengkan kepalanya, "Hari ini kau ada meeting bertemu dengan Mrs. Cassie, tuan!" Ucap Valerie yang terdengar sangat lembut.


Alex terdiam saat mendengar nama wanita itu, sesungguhnya ia sangat malas jika harus bertemu dengan wanita yang bernama Cassie itu. Sudah pasti Cassie akan bertanya tentang pernikahan mereka, Alex harus dengan cepat bertindak sebelum Cassie menghancurkan semuanya. Karena kini hanya Valerie lah satu-satunya wanita yang sangat ia cintai.


"Kau menemaniku bukan?" Tanya Alex dan Valerie hanya mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan oleh Alex.

__ADS_1


__ADS_2