
Valerie berdiri di depan cermin besar dengan balutan gaun pengantin berwarna putih yang membuatnya terlihat sangat cantik dan sempurna. Rambut panjangnya yang disanggul dengan hiasan mahkota ditengah membuatnya terlihat seperti seorang ratu. Ia tersenyum sambil melihat dirinya dicermin, hari ini ia merasa sangat bahagia. Karena yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, dimana ia dan Alex akan melangsungkan pernikahan yang selama ini ia impikan.
Valerie selalu meminta pada Alex agar mereka menikah sederhana, namun Alex dan kedua orang tuanya menolak karena pernikahan mereka adalah suatu kabar bahagia yang harus disampaikan kepada semua orang dan kerabat mereka. Jantung Valerie berdebar sangat kencang dari biasanya, perasaannya kini tengah campur aduk antara bahagia, sedih dan juga gugup.
Perasaan sedih yang datang mengjampiri Valerie karena orang tuanya tidak bisa menyaksikan langsung hari bahagianya bersama dengan pria yang ia cintai. Namun Valerie selalu berharap jika kedua orang tuanya dapat melihat dari surga sana dan merasakan kebahagiaan yang kini tengah ia rasakan. Menikah dengan seorang pria yang sangat dicintainya dan juga sangat mencintai Valerie, Alex selalu mengutamakan kebahagiaan Valerie. Oleh karena itu Valerie merasa sangat beruntung memiliki calon suami seperti Alex.
Valerie berjalan menyusuri anak tangga yang berada di gedung mewah itu bersama dengan sahabatnya, yaitu Adriana. Valerie berjalan dengan sangat anggun dan menjadi pusat perhatian para tamu dan keluarga Alex yang menghadiri acara pernikahan mereka. Valerie merasa sangat gugup dan mengenggam tangan Adriana dengan sangat erat, karena saat ini yang ia miliki hanyalah Adriana.
"Kau sangat cantik Valerie," Ucap Adriana sambil tersenyum melihat Valerie, dan Valerie hanya membalasnya dengan sebuah senyuman yang membuatnya terlihat semakin cantik.
__ADS_1
Tatapan Valerie kini tertuju pada seorang pria yang mengenakan jas berwarna putih yang sedang berdiri di atas altar, pria itu adalah Alex seseorang yang sangat ia cintai. Setelah melihat Alex, perasaan Valerie menjadi semakin gugup ditambah langkahnya yang semakin mendekat ke tempat pemberkatan.
Alex tersenyum dan seperti menahan sesuatu yang akan turun dari matanya, pria itu menyambut tangan Valerie dengan penuh kelembutan. Pria itu tidak masih terlihat tidak percaya karena kini ia menikah dengan wanita yang sangat ia cintai, wanita yang hadir tanpa di sengaja dan mampu meluluhkan hatinya yang telah lama membeku. Ditatapnya wajah cantik milik Valerie, tatapan yang diberikan oleh Alex seperti penuh makna.
Setelah selesai acara pemberkatan dan saling mengucapkan janji suci pernikahan mereka, Alex meraih tubuh Valerie untuk mendekat dengan dirinya. Alex mengecup kening Valerie lalu kemudian mencium bibir Valerie dengan penuh kelembutan. Wanita yang kini menjadi istrinya seperti terhanyut dalam kelembutan yang telah diciptakan oleh Alex, Valerie langsung memeluk tubuh Theo dengan sangat erat.
"Selamat atas pernikahan kalian, kami ikut berbahagia atas kebahagiaan kalian berdua," Ucap Jacob sambil mengenggam erat tangan Adriana, dan membuat Alex dan juga Valerie langsung saling tatap.
"Dan untuk kau Alex, aku titip Valerie padamu. Jangan pernah kau sakiti dia dan membiarkan air matanya turun!" Ucap Adriana sambil memeluk Valerie dengan sangat erat, seolah berat untuk melepaskan sahabatnya itu.
__ADS_1
"Tenang saja aku akan menjaga istriku dengan sangat baik dan tidak akan menyakitinya sedikitpun," Ucap Alex sambil tersenyum dan menatap wajah cantik istrinya itu.
"Kalau begitu kapan kalian menyusul?" Tanya Valerie.
"Segera mungkin," Jawab Jacob dengan penuh semangat sambil merangkul pinggang ramping milik Adriana.
Mereka semua terlihat bahagia di hari pernikahan Alex dan juga Valerie. Dan para tamu yang menghadiri acara itu pun segera menikmati hidangan dan juga hiburan yang telah disiapkan di acara pernikahan mewah Alex dan juga Valerie.
"Aku sangat bahagia menikah denganmu sayang," Ucap Alex mencium kening Valerie.
__ADS_1