My Crazy Boss

My Crazy Boss
Bab 15


__ADS_3

Valerie duduk di meja kerjanya dengan perasaan yang terasa sangat kacau, saat ia teringat kembali dengan kenyataan bahwa Alex akan menikah hatinya seperti tertusuk ribuan duri. Valerie menyesali dalam hatinya karena mulai percaya pada Alex bahwa pria itu benar mencintainya. Namun kenyataan yang ia terima adalah pria yang mengaku bahwa Alex mencintai Valerie akan segera menikah dengan wanita yang sangat cantik dan juga kaya raya.


Valerie tidak menyadari bahwa kini ada cairan bening yang mengalir di pipi mulusnya, rasa sakit yang kini ia rasakan sama seperti dulu saat ia di khianati oleh pria yang sangat ia cintai di masa lalu. Berniat untuk menyembuhkan luka hatinya yang masih terasa sampai sekarang, namun ia harus kembali merasakan sakit hati yang sama.


"Dari awal aku sudah tidak yakin kalau dia mencintaiku. Buktinya tidak akan lama lagi dia akan menikah dengan wanita yang sangat cantik dan bahkan kaya. Sadarlah Valerie, kau tidak berhak untuk mencintai bosmu sendiri! Apalagi sebentar lagi dia akan mempunyai seorang istri!" Lirih Valerie sambil mengusah air matanya yang terus mengalir.


Valerie kembali mencoba untuk melupakan perasaannya kepada Alex, ia membuka laptop dan mulai mengerjakan beberapa berkas yang sudah menumpuk karena sejak ia datang ke kantor tadi, ia hanya sibuk memikirkan perasaannya kepada Alex.


***


Kini Alex hanya duduk di meja kerjanya dengan menatap kosong layar laptop yang berada didepannya. Yang saat ini ada dalam pikirannya hanyalah Valerie, apakah wanita itu baik-baik saja? Atau bahkan wanita itu merasa biasa saja saat mendengar dirinya akan menikah dengan Cassie? Banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Alex tentang perasaan Valerie terhadapnya.


Alex membuka ponselnya berniat untuk menghubungi Valerie, namun dengan cepat ia mengurungkan niatnya itu. Ia tidak ingin terlalu berharap jika Valerie memiliki perasaan yang sama dengan apa yang ia rasakan, Alex hanya akan menunggu waktu yang pas untuk dia menjelaskan tentang semua itu pada Valerie.


"Kenapa kau sangat bodoh sekali Alex? Kenapa kau tidak menolak langsung permintaan Cassie yang memintamu untuk menikahinya?" Ucap Alex pada dirinya sendiri, ia terlihat sangat kesal dan marah karena ia tidak bisa tegas dalam mengambil keputusan.

__ADS_1


Wanita seperti Cassie bukanlah tipe wanita yang menjadi pilihan Alex, wanita itu hanya bisa menghabiskan uang dengan percuma untuk di pakai senang-senang bersama teman-temannya. Meskipun Cassie sangat kaya, namun tetap saja wanita seperti dia belum tentu bisa menjadi istri yang baik untuk Alex. Bagaimana ia bisa mengatur masalah keluarga, kalau hidupnya saja ia gunakan hanya untuk bersenang-senang?


Berbeda dengan Valerie, meskipun wanita itu terlahir sederhana dan tidak bergelimang harta dan kemewahan namun wanita itu tidak pernah berhenti untuk bekerja keras. Valerie adalah wanita yang mandiri dan tidak mementingkan ego nya hanya untuk bersenang-senang, dan wanita seperti Valerie lah yang menjadi pilihan Alex.


Alex bertekad untuk menemui Cassie dan menjelaskan bahwa ia tidak bersedia untuk menikah dengan wanita itu. Dan Alex juga akan menjelaskan pada Cassie bahwa ia sudah mempunyai wanita yang sangat ia cintai. Dan Alex berharap dengan itu kalau Cassie akan berhenti meminta Alex menikahinya.


"Akan ku perjuangkan cintaku untukmu Valerie!" Lirih Alex dengan suara yang terdengar berat.


***


Valerie menghentikan aktivitasnya untuk mengerjakan beberapa file yang terlihat berantakan di meja kerjanya, ia kembali teringat pada Alex. Valerie berpikir kenapa ia bisa sampai selemah ini hanya karena Alex? Apa benar ia sudah mulai mencintai pria yang bernama Alex itu?


"Valerie apa kau baik-baik saja?" Terdengar suara seorang pria dan berhasil membuat Valerie dengan cepat menghapus air matanya, ia tidak ingin sampai ada orang yang tahu bahwa kini ia tengah menangis hanya karena mendengar kabar bosnya akan segera menikah.


Valerie hanya menganggukan kepalanya dengan pelan, seolah memberitahu Jacob bahwa dirinya sedang baik-baik saja. "Jacob! Sejak kapan kau disini?" Tanya Valerie pada Jacob, takut jika pria itu melihatnya menangis tadi.

__ADS_1


Jacob tidak menjawab pertanyaan Valerie, pria itu hanya tersenyum tipis dan menatap dalam mata milik Valerie, "Bisakah kita bicara sebentar?" Tanya Jacob pada Valerie, setelah mendapat persetujuan dari Valerie, Jacob berjalan lebih dulu menuju taman belakang kantor. Dan Valerie hanya berjalan mengikuti Jacob dari belakang, ada banyak pertanyaan yang terlintas dalam pikiran Valerie saat ini.


Tatapan Valerie kini tertuju pada Jacob yang duduk di sebuah kursi yang berada di taman itu, "Ada apa?" Tanya Valerie mencoba membuka pembicaraan karena sejujurny Valerie sudah sangat penasaran dengan Jacob yang mengajaknya bicara disini.


Jacoh terlihat menghela nafasnya sampai terdengar oleh Valerie dan membuat wanita itu menatap serius wajah Jacob, "Apa kau mendengar bahwa Alex akan menikah dengan wanita yang bernama Cassie?" Tanya Jacob dengan sangat hati-hati.


Bukannya menjawab, Valerie hanya terdiam mematung dengan tatapan matanya yang masih tertuju pada Jacob. Sudah ia duga sebelumnya bahwa Jacob akan membicarakan soal Alex dan juga Cassie, sejujurnya ia sangat malas saat harus membahas kembali masalah bosnya itu.


"Kau harus tahu Valerie, bahwa sebenarnya Cassie lah yang meminta Alex untuk menikahnya. Cassie meminta Alex menikahinya karena wanita itu sudah banyak membantu perusahaan Alex. Sedangkan Alex, ia sama sekali tidak mempunya perasaan terhadap Cassie, tapi Alex memang salah karena tidak langsung menolaknya dan dia sangat menyesali itu!" Ucap Jacob mencoba untuk menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi.


"Apa kau sudah jatuh cinta pada Alex? Karena Alex sangat mencintaimu Valerie!" Ucap Jacob mencoba untuk meyakinkan Valerie tentang Alex yang sangat mencintainya.


Valerie terdiam sejenak dan masih mencoba untuk mencerna semua yang di ucapkan oleh Jacob tentang Alex, "Entahlah aku tidak mengerti apa aku jatuh cinta padanya atau tidak. Tapi saat aku dengar Alex akan menikah hatiku merasa sakit," Ucap Valerie dengan tetapan yang terlihat sangat kosong, seolah tidak menyadari dengan apa yang ia ucapkan pada Jacob tadi.


Jacob terlihat senyum bahagia saat mendengar ucapan yang disampaikan langsung oleh Valerie, ia merasa sangat bahagia karena pada akhirnya seorang wanita yang dicintai oleh sahabatnya itu pun mulai jatuh cinta pada Alex. Dan Jacob sudah sangat tidak sabar untuk memberitahu kabar bahagia ini pada Alex.

__ADS_1


"Itu artinya kau sudah jatuh cinta pada Alex tanpa kau sadari!" Ucap Jacob sambil melangkahkan kaki meninggalkan Valerie dan sebelumnya sudah pamit terlebih dahulu pada Valerie.


Valerie terdiam sejenak sambil menatap langkah Jacob yang semakin menjauh, ia mencoba untuk mencerna apa yang telah diucapkan oleh pria itu. Apakah benar bahwa Valerie kini sudah jatuh cinta pada Alex?


__ADS_2