My Crazy Boss

My Crazy Boss
Bab 17


__ADS_3

Tiga minggu berlalu dengan cepat, hari-hari Valerie disibukkan dengan bekerja dan menghabiskan waktu bersama kekasihnya yaitu Alex, bos nya sendiri di tempat ia bekerja. Dan kini Valerie sedang berdiri didepan sebuah lemari besar yang berada di kamarnya. Valerie sedang memilih dress yang akan ia gunakan nanti malam saat akan bertemu dengan Alex berniat untuk menemui Cassie dan menjelaskan semuanya yang terjadi. Tatapan Valerie kini menghadap ke sebuah cermin besar, apakah Valerie siap untuk bertemu dengan Cassie? Apakah wanita yang bernama Cassie itu akan dengan mudah menerima kenyaraan yang sebenarnya?


Valerie menatap dirinya dari pantulan cermin, jantungnya terasa berdetak lebih cepat saat memikirkan pertemuan dirinya dan juga Cassie nanti. Meskipun Alex yang akan menyampaikan semuanya pada Cassie, tapi tetap saja Valerie pun merasa takut dan juga gugup. Ia kembali teringat saat pertemuannya pertama kali dengan Cassie, wanita itu terlihat sangat tidak suka pada Valerie.


Valerie menghela nafasnya dengan pelan saat teringat seorang pria yang selalu meyakinkannya bahwa mereka akan bisa melalui semuanya bersama. Tidak bisa di pungkiri, kini Valerie tersenyum sangat manis saat teringat pria itu. Pria yang kini sudah menjadi kekasihnya dan selalu berusaha membuat Valerie bahagia setiap harinya.


"Aku harap Cassie akan bisa menerima kenyataan bahwa Alex tidak mencintainya!" Lirih Valerie sambil menatap dirinya yang terlihat sangat cantik di cermin.


***


Valerie sudah bersiap dengan menggunakan dress berwarna merah muda dengan rambut yang ia biarkan tergerai dengan sedikit curly dibawahnya. Tidak lupa ia pun memoleskan sedikit make up di wajahnya agar tidak terlihat pucat, meskipun sebenarnya tanpa make up pun Valerie sudah terlihat sangat cantik dan sempurna.


Valerie menatap dirinya dari pantulan cermin besar dikamarnya, ia sudah menyiapkan hatinya jika nanti Cassie sampai memakinya karena mungkin Cassie akan berpikir bahwa dirinya adalah perebut calon suaminya. Padahal Alex sendiri pun belum menyetujui untuk bersedia menikah dengan Cassie.

__ADS_1


Terdengar suara pintu kamar Valerie pun terbuka dan membuat Valerie langsung menatap siapa yang berada di balik pintu tersebut, "Kenapa kau lama sekali?" Tanya Alex yang mulai melangkahkan kakinya untuk mendekat kepada Valerie.


Valerie yang awalnya terkejut langsung tersenyum sangat manis saat melihat siapa yang datang dan menghampirinya, "Kau ini! Tiba-tiba masuk kedalam kamarku tanpa izin. Dasar pria gila!" Ucap Valerie dengan tertawa kecil saat berbicara pada Alex.


Alex hanya tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu, wanita itu selalu saja berhasil membuat dirinya merasa sangat bahagia. Alex langsung meraih tubuh Valerie, dan memeluknya dengan sangat erat. Dan berhasil membuat Valerie kembali terhanyut dalam kehangatan yang diberikan oleh Alex.


"Aku sangat mencintaimu Valerie!" Ucap Alex, sudah kesekian kali Alex mengucapkan bahwa ia sangat mencintai Valerie. Dan sepertinya Alex tidak akan pernah bosan untuk mengatakan hal itu kepada Valerie, wanita yang sangat ia cintai.


Valerie merasa sangat bahagia saat mendengar ungkapan cinta yang disampaikan oleh Alex, kini ia menyandarkan kepalanya tepat di dada bidang milik kekasihnya itu. Dalam hati Valerie selalu berkata bahwa dirinya sangat beruntung dicintai oleh pria seperti Alex, bukan hanya ucapan namun pria itu juga selalu menunjukan sikap bahwa Alex sangat mencintai Valerie. Dan itulah yang membuat Valerie luluh dan menjatuhkan hatinya pada bos nya itu.


Valerie hanya mengangguk pelan seakan setuju untuk mereka segera pergi menemui Cassie. Tiba-tiba Alex menempelkan bibirnya pada Valerie dan memberikan ciuman yang terasa sangat hangat, ciuman yang selalu menjadi candu bagi Valerie karena Alex melakukannya penuh dengan kehangatan bukan hanya karena nafsu semata. Valerie pun tak kalah dari Alex, ia membalas ciuman Alex dengan sangat lembut dan membuat nafas Alex terdengar. Seperti ada sesuatu yang sedang di tahan oleh pria itu.


Valerie menghentikan ciumannya dengan Alex dan menjauh dari Alex sehingga membuat wajah pria itu terlihat sangat kesal, "Kau yang membuat kita lama disini. Ayolah kasihan Cassie pasti sudah menunggumu disana!" Ucap Valerie sambil meraih sebuat tas kecil berwarna putih yang terlihat sangat mahal dan juga mewah.

__ADS_1


***


Valerie dan juga Alex kini sudah sampai di sebuah cafe yang menjadi pilihan untuk bertemu dengan Cassie. Tatapan Valerie kini tertuju pada seorang wanita cantik yang sedang duduk sendiri. Perasaan Valerie saat ini sangat tidak karuan dan ia merasa sangat gugup jika harus bertemu dengan Cassie.


Tangannya di genggam erat oleh Alex, seolah pria itu selalu mencoba meyakinkan Valerie bahwa semuanya akan baik-baik saja dan Cassie akan menerimanya dengan lapang dada tanpa rasa dendam. Valerie pun mengangguk pelan dan berjalan disamping Alex untuk segera masuk kedalam cafe tersebut..


Cassie bangkit dari duduknya dan segera menghampiri dan menyambut Alex dengan sangat ramah, namun tatapannya kini tertuju pada seorang wanita cantik yang beberapa waktu lalu Alex kenalkan sebagai sekretaris barunya. Wajah Cassie berubah seketika, yang sebelumnya ia tersenyum sangat ramah pada Alex kini berubah menjadi cemberut dan juga terlihat sangat kesal saat melihat Valerie.


"Kenapa kau selalu membawa wanita ini saat bertemu denganku Alex?" Ucap Cassie yang terdengar sangat kesal dan sangat tidak nyaman dengan keberadaan Valerie di sana.


Alex menghela nafas sejenak dan menatap Valerie, "Maafkan Aku! Dia bukan hanya sekedar sekretarisku Tapi kini ia adalah kekasihku. Dan aku meminta maaf karena sejak awal kau meminta untuk kita menikah aku sudah memiliki seorang kekasih dan itu adalah Valerie. Jadi aku tidak bersedia untuk menikah denganmu Cassie. Aku harap kau bisa menerima keputusanku ini!" Ucap Alex yang terdengar sangat berhati-hati berniat untuk tidak menyakiti Cassie, walaupun sebenarnya ia sudah menyakiti hati dan perasaan Cassie.


"Apa kau bilang Alex? Wanita seperti ini yang akan menjadi istrimu? Apa kau tidak salah Alex dalam memilih wanita yang nantinya akan menjadi istrimu? Jelas-jelas aku jauh lebih baik daripada dia. Aku tidak bisa menerima ini semua dan kau sama saja menghinaku, kau sangat tega Alex! Setelah aku mempersiapkan semua pernikahan kita dan kau datang bersama wanita ini untuk membatalkan acara pernikahan kita. Aku tidak akan tinggal diam dan aku akan menghancurkan perusahaanmu dan juga karirmu!" Ucap Cassie dan kemudian pergi meninggalkan Alex dan juga Valerie.

__ADS_1


Valerie yang melihat itu semua pun hanya duduk dan menunduk, ada perasaan bersalah terhadap Cassie karena wanita itu sudah mempersiapkan semua acara pernikahannya dengan Alex. Tapi disisi lain dirinya merasa sangat bahagia, karena pada akhirnya Alex mengambil keputusan yang sangat baik.


"Terima kasih!" Lirih Valerie dengan suara yang terdengar sangat lembut.


__ADS_2