My Crazy Boss

My Crazy Boss
Bab 7


__ADS_3

Sinar matahari kini berhasil lolos menembus sebuah jendela besar yang berada di kamar mewah, dan membuat seorang wanita cantik yang sedang tertidur pulas terbangun karena sinar matahari itu. Valerie terbangun dan melihat ke sekitar ternyata ia berada di tempat yang berbeda dan itu bukan kamar miliknya.


Tatapannya kini tertuju pada seorang pria yang masih nyaman berada mimpinya, dan Valerie terkejut saat menyadari bahwa kini ia sedang berada di kamar bos nya sendiri yaitu kamar mewah milik Alex. Dan yang lebih mengejutkan lagi bagi Valerie, sebuah tangan kekar melingkar dengan sangat indah di pinggang ramping miliknya. Dengan cepat Valerie menyingkirkan tangan kekar itu dan membuat si pemilik tangan itu terbangun dari mimpi indahnya.


Valerie bangkit dari ranjang mewah itu dan mulai menatap Alex dengan tatapan yang sangat tajam dan juga penuh dengan kebencian. Valerie sangat tidak percaya kenapa ia sampai bisa tertidur di kamar itu bersama dengan Alex, bos nya sendiri. Bagaimana jika semua orang mengetahui ini? Mungkin karir Valerie akan hancur dengan seketika.


Valerie mengacak rambutnya dengan sangat kasar dan membuat Alex yang masih berada di ranjang pun terlihat seperti orang yang kebingungan dan tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi. Valerie melihat tubuhnya dan ia merasa lega karena ia masih menggunakan pakaian yang semalam ia pakai. Dan Valerie teringat malam tadi ia menemukan Alex sedang mabuk berat dan Valerie berniat mengantarkan Alex pulang, namun pria itu malah memohon untuk Valerie menemaninya di rumah mewah milik Alex.


Alex tidak bisa berhenti menatap wajah cantik Valerie, meskipun wanita itu baru saja bangun dari tidurnya. "Apa yang kau lakukan dikamarku? Atau kau sudah bersedia untuk merasakan surga dunia bersama denganku nona cantik?" Tanya Alex mulai bangkit dari ranjang, dan kembali menggoda Valerie sehingga membuat wanita itu terlihat sangat kesal.


Valerie menghela nafasnya dengan sangat kasar, "Tutup mulutmu tuan Alex yang terhormat! Kau tanya kenapa aku bisa berada dikamarmu? Itu karena semalam kau mabuk berat dan sekretarismu ini berniat baik untuk mengantarkanmu kesini. Dan disaat aku akan pulang, kau menahanku dan memohon agar aku menemanimu disini!" Ucap Valerie terdengar seperti membela dirinya dan merasa jika dirinya memang tidak bersalah berada dikamar Alex.


Alex terdiam sejenak dan berjalan menghampiri Valerie yang mulai perlahan menjauhkan tubuhnya dari Alex, "Kau seperti sangat khawatir padaku nona! Lalu kenapa kau bersedia untuk menemaniku disini? Kenapa kau tidak memilih untuk pulang saja? Aku mengerti sekarang, kau menyukaiku bukan?" Tanya Alex dengan sangat percaya diri dan tersenyum seolah sedang mengejek Valerie.


Valerie mencoba untuk mencerna ucapan dari Alex, pria itu benar kenapa dirinya tidak memilih untuk pulang saja daripada harus menemani pria yang tidak tahu diri itu? Valerie mulai mengutuki dirinya dan segera melangkahkan kaki untuk pergi meninggalkan Alex yang masih saja berdiri di depan ranjang mewah miliknya.

__ADS_1


Alex seolah masih tidak dapat percaya jika Valerie membantunya saat ia sedang mabuk berat malam tadi di club ternama yang berada di London. Dan Alex merasa berhutang budi karena wanita itu sampai rela mengantarkannya untuk pulang ke rumah, bahkan wanita itu pun bersedia untuk menemaninya.


"Apa kau mulai menyukaiku Valerie?" Lirih Alex terdengar sangat pelan dan hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.


Alex mencoba untuk mengingat yang sebenarnya terjadi, namun ia sama sekali tidak bisa mengingatnya. Bahkan ia mengetahui kenapa Valerie bisa berada di kamarnya itu ya karena Valerie lah yang memberitahunya. Alex menghela nafasnya dan melirik ke jam dinding besar yang berada di kamar mewahnya itu, lalu ia memutuskan untuk segera membersihkan diri.


Setelah selesai membersihkan diri, Alex mulai mencari dimana keberadaan Valerie. Ia melangkahkan kakinya dan mulai mengelilingi setiap sudut rumah mewahnya, namun ia sama sekali tidak menemukan dimana Valerie berada. Rasa khawatir Alex pada Valerie pun semakin membesar, kemana wanita itu dan kenapa wanita itu tidak berbicara jika ia memang pergi dari rumah Alex.


***


Valerie kembali mengacak rambutnya dengan cukup kasar, ia berharap untuk tidak bertemu dengan Alex hari ini bahkan sampai selamanya. Namun ia tetap harus bekerja dan sudah pasti ia akan selalu bertemu dengan pria yang bernama Alex itu, yang tak lain adalah bosnya sendiri.


Valerie pun tersenyum saat ia melihat sebuah bus yang datang menghampirinya, tanpa berlama pun ia segera naik ke dalam bus itu dan juga untuk menghindari Alex. Ia sangat khawatir jika Alex akan nekad untuk mencarinya dan memaksa Valerie untuk pergi bersama ke kantor dengan pria itu.


Kini tatapan Valerie tertuju pada jalanan yang ia lewati melalui jendela besar bus tersebut, ia sangat menyukai pemandangan luar kota London yang terlihat sangat indah dengan bangunan gedung-gedung tinggi yang membuat kota London semakin indah bahkan terlihat seperti di dalam sebuah film. Ia teringat kembali saat Alex memeluknya saat ia tertidur, dan Valerie merasa jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya hanya dengan mengingat kejadian itu. Dengan cepat Valerie menepis pikiran itu dan kembali fokus menikmati pemandangan indah London.

__ADS_1


Valerie sudah sampai di kantor dan ia langsung bergegas melangkahkan kakinya menuju meja kerja miliknya, ia mulai membuka laptop dan mengecek jadwal Alex hari ini. Dan juga ia memeriksa kembali laporan yang akan ia berikan pada Alex nanti.


Saat Valerie sibuk dengan beberapa file yang berada di atas meja kerjanya, ponsel milik Valerie berdering dengan suara yang terdengar sangat keras. Valerie melihat nama Alex lah yang terpajang di ponsel miliknya itu, Valerie menghela nafasnya dengan kasar dan jujur ia sangat malas jika harus menerima panggilan dari pria bernama Alex itu.


"Hei nona cantik! Kau dimana?" Tanya Alex dari seberang sana dan Valerie hanya memutar kedua bola matanya dengan sangat malas.


"Menurutmu tuan?" Jawab Valerie dengan singkat dan terdengar sangat ketus.


"Aku mencarimu di setiap sudut rumahku tapi aku tidak berhasil menemukanmu. Bisakah kau tidak membuatku khawatir sekali ini saja nona cantik?" Tanya Alex.


Valerie sangat tidak mengerti dengan sikap dari atasannya itu, apa sebabnya pria itu harus khawatir padanya? Hubungan mereka hanya sebatas bos dan sekretaris dan Valerie merasa jika Alex sudah sangat berlebihan padanya, "Kau ini selalu saja berlebihan! Aku sudah berada di kantor. Cepatlah datang kemari tuan, kau harus bekerja bukan?" Ucap Valerie dan memberi penekanan di setiap kalimatnya.


"Baiklah aku akan segera sampai di kantor, sampai bertemu nanti nona cantik!" Ucap Alex dan mematikan panggilan tersebut.


Valerie yang mendengarnya sangat kesal, pria itu selalu saja berlebihan padanya. Valerie sangat tidak mengerti sejak awal ia bertemu dengan Alex, pria itu selalu saja mengejarnya dan selalu berkata jika pria itu tidak akan menyerah untuk mendapatkan Valerie.

__ADS_1


"Aku sangat senang dan bersyukur karena bisa bekerja di perusahaan ternama di London, tapi apa bertemu atasan seperti Alex pun perlu aku syukuri? Aku selalu dibuat kesal olehnya!" Lirih Valerie dengan suara yang terdengar sangat lembut.


__ADS_2