
Valerie lagi duduk santai di sofa berwarna cokelat tua yang berada di rumah mewah itu. Sesekali ia mengusap perutnya yang semakin membesar, Valerie sudah sangat tidak sabar untuk menantikan kehadiran buah hatinya bersama dengan Alex. Ia tersenyum saat membayangkan seorang bayi kecil yang nantinya akan mewarnai keluarga kecilnya di rumah mewah ini.
Valerie meraih ponselnya dan sesekali membuka sosial media miliknya, ia lihat beberapa postingan temannya sudah memiliki seorang anak bahkan ada yang mempunyai lebih dari dua. Valerie semakin tidak sabar menunggu buah hatinya yang beberapa bulan lagi akan lahir ke dunia ini.
Terdengar suara bel yang sangat keras, dan dengan cepat Valerie berlari menuju pintu utama dan mencari tahu siapa yang datang ke rumahnya. Tidak mungkin Alex, karena pria itu akan datang setiap pukul tujuh malam. Dan betapa terkejutnya Valerie saat melihat Cassie lah yang datang menemuinya.
"Cassie? Ada perlu apa kau datang kesini?" Tanya Valerie terdengar sangat ramah, namun tidak membuat Cassie tersenyum sedikit pun. Wanita yang bernama Cassie itu malah memberikan tatapan yang sangat tajam dan membuat Valerie sedikit takut melihat kearahnya.
"Ada perlu apa kau bilang? Jelas-jelas aku datang kesini untuk memintamu supaya melepaskan Alex. Valerie, kau tahu Alex hanya tercipta untukku. Dan kau hanya seorang wanita murahan yang tega merebut calon suamiku," Ucap Cassie sambil menunjuk wajah Valerie dengan jari telunjuknya.
__ADS_1
Valerie pun terlihat sangat marah saat mendengar Cassie mengatakan bahwa ia adalah wanita murahan. Kini Valerie tidak akan tinggal diam karena wanita itu dengan lancang mengatakan hal yang sangat kasar.
"Pergilah kau dari rumahku Cassie! Aku bukanlah wanita murahan seperti apa yang kau bilang. Kau lah disini yang wanita murahan, sudah jelas Alex tidak mencintaimu tapi kau memaksa agar suamiku bersedia menikah denganmu. Dan kau jauh lebih murahan lagi, meminta seorang istri untuk meninggalkan suaminya hanya karena egomu itu. Sadarlah Cassie, kau hanya terobsesi pada suamiku," Ucap Valerie yang terdengar sangat ketus dengan tatapan yang sanga tajam. Ia tidak ingin kalah dengan wanita yang berada di hadapannya itu.
"Pergilah kau dari sini!" Lanjut Valerie dengan menaikkan sedikit nada suaranya.
Cassie mendengus kesal mendengar ucapan dari Valerie. Baru kali ini ia merasa direndahkan oleh orang lain. Dan Cassie tidak akan tinggal diam, sudah banyak rencana yang ia buat untuk menghancurkan rumah tangga Alex dan juga Valerie. Dan Cassie pun berjanji pada dirinya sendiri untuk merebut kembali Alex dari tangan Valerie.
Valerie menangis saat mendengar Cassie akan kembali merebut Alex darinya. Semenjak ia hamil, perasaannya semakin sensitif dan ia lebih mudah untuk menangis. Dan kali ini tangisannya tidak bisa ia bendung kembali, karena ia tidak akan pernah rela kalau sampai Alex kembali ke pelukan Cassie.
__ADS_1
***
Setelah mendapat kabar dari pegawai dirumahnya bahwa Valerie tengah menangis, Alex sudah sampai dirumah mewahnya dan berlari dengan cepat untuk menemui Valerie di kamar. Ternyata benar apa yang dikatakan oleh pegawainya, bahwa kini Valerie sedang menangis dengan cukup keras.
Alex sangat khawatir dengan kondisi Valerie saat ini, dan dalam hatinya banyak sekali pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya itu.
"Apa yang terjadi sayang? Kenapa kau menangis seperti ini?" Tanya Alex sambil memeluk Valerie berniat memberikan ketenangan untuk istrinya itu.
"Tadi Cassie datang dan mengancam untuk merebutmu dariku Alex. Aku takut kalau wanita itu akan nekad merebutmu lagi," Ucap Valerie yang masih saja tidak bisa berhenti menangis.
__ADS_1
Alex hanya tersenyum, ternyata sebesar itu cinta Valerie untuknya. Dengan cepat ia meraih tubuh Valerie dan kembali memeluknya. Dan juga ia tak lupa untuk mencium kening istrinya itu.
"Aku tidak akan pernah berpaling darimu sayang, apalagi kalau harus kembali ke Cassie. Itu tidak akan pernah terjadi. Karena hanya kau lah satu-satunya wanita yang sangat ku cintai,"