
Suasana malam dipenuhi bintang yang indah membuat dua orang yang sedang berada di cafe terlihat sangat menikmatinya. Adriana dan Jacob memilih tempat yang berada diluar agar bisa menikmati suasana malam London yang terlihat sangat indah. Terpancar dari mata mereka yang sangat senang berada di tempat itu, Adriana yang tersenyum dengan sangat manis menambah keindahan malam hari itu.
Semenjak pertemuan mereka yang tidak di sengaja beberapa bulan lalu di mall membuat mereka menjadi semakin dekat layaknya pasangan kekasih. Adriana selalu merasa senang banyak menghabiskan waktu bersama pria tampan yang kini menatapnya tanpa henti. Adriana yang merasa malu pada Jacob langsung menutup wajahnya menggunakan buku menu yang disediakan di meja mereka, namun dengan cepat Jacob mengambil buku itu dari Adriana.
Entah apa yang dirasakan Adriana kini namun ia selalu merasa nyaman saat berada disamping Jacob, Adriana pun tidak mengerti apakah itu yang dinamakan jatuh cinta? Perasaan takut dan khawatir pun selalu datang menghantui Adriana, apa mungkin Jacob merasakan hal yang sama dengannya?
Adriana menghela nafas, "Apa kau bisa berhenti untuk menatapku seperti itu Jacob?" Tanya Adriana yang terdengar salah tingkah saat harus berbicara dengan pria yang kini masih menatapnya dengan tersenyum yang memperlihatkan ketampanan wajahnya.
__ADS_1
Jacob tertawa cukup keras dan membuat banyak pengunjung cafe kini menatap ke arah mereka berdua. Adriana hanya bisa menutup wajahnya karena merasa malu menjadi pusat perhatian banyak orang hanya karena Jacon yang tertawa dengan cukup keras.
"Bisa kah kau berhenti tertawa seperti itu? Aku malu dilihat banyak orang seperti ini Jacob!" Ucap Adriana yang terdengar mulai kesal dengan Jacob yang tidak pernah bisa berhenti untuk membuatnya kesal, Jacob selalu membuat Adriana kesal setiap harinya dan itu sudah menjadi hal yang biasa untuk Adriana. Tapi kali ini ia sangat kesal karena merasa malu dilihat banyak orang.
Jacob berhenti tertawa dan mulai menghela nafasnya dengan cukup panjang, "Baiklah aku minta maaf karena membuatmu malu. Tapi wajahmu terlihat sangat cantik saat kau kesal," Ucap Jacob kembali menggoda Adriana, dan wanita itu tidak memberi respon atas apa yang diucapkan oleh Jacob. Adriana lebih memilih diam dan menikmati segelas minuman yang telah ia pesan tadi.
Jacob merapikan bajunya dan mulai meraih tangan Adriana dan menggenggamnya dengan sangat erat, sesekali ia mencium tangan wanita itu dan membuat Adriana menjadi salah tingkah dengan perlakuan yang diberikan oleh Jacob. Jacob tersenyum sambil menatap wajah cantik Adriana dan mulai bangkit dari duduknya.
__ADS_1
Jacob berlutut dibawah Adriana, "Aku tidak tahu sejak kapan aku jatuh cinta padamu. Tapi setiap kali aku berada disampingmu, aku merasa sangat nyaman dan bahagia. Aku sepertinya sudah mencintaimu Adriana, apakah kau bersedia untuk menjadi kekasihku?" Tanya Jacob menatap mata Adriana dengan sangat serius, dan membuat Adriana merasa sangat yakin jika Jacob benar mencintainya.
Adriana hanya terdiam seolah tidak percaya dengan apa yang telah ia dengar dari Jacob, pria itu sudah menyatakan cinta padanya. Dan itu berarti cinta Adriana tidak bertepuk sebalah tangan, kini mata Adriana terlihat berkaca-kaca karena merasa sangat bahagia.
"Aku bersedia untuk menjadi kekasihmu Jacob," Ucap Adriana, dan dengan cepat Jacob memasangkan cincin itu tepat ke jari manis milik Adriana. Jacob memeluk Adriana dan mencium wanita itu dengan penuh kelembutan.
"Terima kasih. Aku berjanji akan membuatmu bahagia Adriana,"
__ADS_1