MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG

MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG
[01] prolouge


__ADS_3

"ARGH.......  Tae...lepass sakithhhh kumohon........ " tangan kekar taehyung menjambak kasar rambut panjang yoora.


"taehyung kumohon lepaskan hiks ini sakith...  Kau salah paham tae kumohon lepaskan rambut ku tae--- ARGH...... "


dengan kejam taehyung mendorong yoora kasar sehingga kepala nya terbentur oleh ranjang, kepala yoora mengeluarkan darah merah. Pening menjalar di kepala yoora, air mata nya sedari tadi terus mengalir tanpa jeda.


" sudah ku lepas" ujar taehyung dingin dan kembali mendekati wanita yang telah menyadang status istrinya tersebut. Yoora meringis merasakan sakit di kepala nya di tambah ketakutan yang mengebu.


"tae... Dengarkan aku ku mohon... Jungkook dia...  Dia hanya mengantarku pulang kami tidak melakukan apapun"


" benarkah" smirk taehyung. Yoora tau dia akan di siksa lagi oleh taehyung saat ini.


"t...tae" mohon yoora saat taehyung melepaskan ikat pingangnya dan mulai mengayunkan di udara.


Ctasss


Ctassss


Ctasss


" jika kau berteriak atau meringis kesakitan maka benda ini tidak akan berhenti " ucap taehyung dingin dengan sorot mata tajam. 


Sedangkan yoora kembali menumpahkan air mata nya. 


Ctassss


Ctasssss


Ctassss


Yoora mengigit kuat bibirnya menahan rasa sakit dan perih yang menjalar di tubuh nya.  Ia hanya berharap suami nya puas menyiksa nya lalu pergi meningalkan kamar nya. Yoora kembali memejamkan mata saat taehyung mengayunkan ikat pingangnya.tapi setelahnya yoora tidak merasakan sakit.


Kembali membuka mata nya yoora melihat taehyung memakai ikat pingganya ke tubuh nya dan menatap yoora.


Yoora menghebuskan nafasnya perlahan kemudian menatap kepergian taehyung.


" kurasa ia sudah puas" lirih yoora. Taehyung membanting kasar pintu kamar yoora. Lalu pergi ke kamarnya di sebelah kamar yoora.


Taehyung dan yoora memang sudah menikah. Taehyung menikahi yoora untuk balas dendam kematian kekasihnya nayeon.  Yoora tau pasal balas dendam itu ia tak bisa mengelak atau mengadu kepada orang tua nya karna ia di jual oleh kedua orang tua nya kepada taehyung, suami nya.


Dengan terlatih yoora segera bangun tak peduli dengan rasa sakit di seluruh tubuhnya saat ini. Ia menatap dirinya di cermin dan alangkah terkejutnya yoora melihat pantulan dirinya.  Badan kurus yang di penuhi bekas cambukan, jangan lupakan luka di dahi.


"aku...ingin... Mati saja.." lirih yoora. Ia memejamkan mata nya sejenak.


"nayeon....  Jika bukan karna janji ku kepadamu aku pasti memilih mati sekarang. " mata yoora kembali terbuka dan senyuman lirih. Yoora harus bersabar, yoora sudah janji kepada nayeon sahabat nya untuk tidak meningalkan taehyung.


Yoora mengusap air mata nya dan menganti pakaian ketat nya dengan piyama tidur.  Yoora mengambil kotak p3k dan mulai mengobati luka di dahi nya dengan terlatih.  Kemudian memberikan salep pada luka cabuk. Setelah selesai yoora memilih tidur.


Yoora menarik selimut nya sampai dada. Bersiap untuk tidur tapi kejadian di mana taehyung yang marah saat tau jungkook mengantar nya pulang terus tergiang di pikiran yoora. 

__ADS_1


Flasback!


Jam menunjukan pukul 22.00. Yoora dan jungkook sedang menghadiri acara party bersama teman² campus yoora dulu.


Mereka bercanda ria sampai lupa waktu sudah malam. Taehyung yang pulang lebih awal sempat heran tidak melihat keberadaan yoora.


"kemana wanita itu" guman taehyung sambil mengecek ponselnya dan benar saja ada notif pesan dari yoora jam 18.00.


Yoora:tae... Maaf mengangu waktu kerja mu... Eum aku meminta izin pergi bersama jungkook untuk menghadiri acara party berasama teman campus.


Taehyung tersenyum devil. Setelah membaca pesan itu.


'sudah berani selingkuh ya... Terima siksaan dari ku yoora'.


Sedangkan yoora masih bercanda ria dengan jungkook. 


"jungkook kurasa ini sudah malam ayo kita pulang" ucap yoora. Jungkook melirik jam tangan nya dan benar saja sudah jam 23.42.


" iya ayo jika tidak kau akan terkena masah besar" yoora mengeryitkan dahi. Memangnya ini jam berapa sampai jungkook tergesa² tanya yoora dalam hati.


"jungkook memangnya sekarang jam berapa"


"23.42"


"APA?! "


Jungkook dan yoora keluar dari acara tersebut dan menuju parkiran. Sesampainya di dalam mobil yoora terus saja mengigit jari takut.  Apa yang harus ia katakan kepada taehyung sekarang. 


'aku yakin ia akan menyiksa ku lagi' gerutu yoora.


Yoora menghembuskan nafas kasar.  Jungkook melirik yoora yang frustasi.


"ra... "


"eh... Ada apa kook? "


"kita sudah sampai"


"a.. Apa..  Cepat sekali"


" kau terus melamun sampai lupa jika kita sudah sampai di rumah mu.. Ayo ku antar sampai masuk" ucap jungkook lembut.


" tidak perlu kook. Aku akan baik-baik saja aku pergi selamat malam" cegah yoora cepat.


" selamat malam" ucap jungkook kembali segera yoora keluar dari mobil jungkook. Dan masuk kedalam rumah.


Gelap. Rumah besar ini gelap saat yoora masuk dengan menjijingkan high hels nya. Ia tak mau menimbulkan suara sekecil apapun. Saat yoora ingin menaiki tangga suara seseorang membuat nya terpaku.


" sudah bersenang² bicth? "  aura dingin langsung menjalar di ruangan besar ini. Yoora tidak berani menoleh kebelakang saat semua lampu menyala.  Dan langkah taehyung yang mendekat.

__ADS_1


"kau sudah berani rupanya! " yoora menelan ludah nya kasar.


"tatap aku sialan! " taehyung menarik kasar yoora.  Dan menatap tajam matanya.yoora masih diam. Karna geram taehyung mencengkram kuat bahu yoora.


"t--tae aku bisa jelaskan... K-umohon lepas sakith " taehyung tersenyum devil. Ia menarik kasar rambut yoora dan meyeret yoora ke kamarnya...


"tae.... Sakith... Hiks lepaskan tangan mu... Kumohon aku akan menjelaskanya... Tae hiks sakith" yoora terus saja memohon tapi tidak di hiraukan taehyung.


Flasback off.


Yoora menutup mata nya bersiap untuk tidur. Yoora sudah terbiasa tidur dengan luka cabukan. Ia berharap akan ada keajaiban untuknya esok.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


🐼udah ya hehe.... Mohon maaf jika cerita nya kaga jelas atau typo yang memandai. Disini aku butuh suport kalian...


Please saran dan kritiknya...


Aku bener² mau buat ff ini sampai endingnya...


Aku minta dukungan dan saran kalian...


Jgn lupa vote + coment nya:)

__ADS_1


__ADS_2