MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG

MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG
[07.] Jangan pergi


__ADS_3

Btw masih flasback.


"yoora ada apa dengan mu"


"hiks kita putus.... "


Deg


Jungkook terkejut tidak percaya dengan tutur kata yoora. Yoora semakin terisak. Jungkook memeluk yoora erat menengelamkan yoora di dada bidangnya memberi kehangantan untuk menenangkan gadis nya.


"kumohon berhentilah menangis yoora... Kau membuat ku cemas" ucap jungkook pelan sambil mengecup pucuk kepala yoora mengusap pungung yoora agar wanita nya sedikit lebih tenang.


Setelah lebih tenang jungkook melepaskan pelukannya dan memandang yoora lekat. Mata itu jungkook melihat aura kesedihan dalam mata yoora.


"ju-ng ak-u... "


"tenangkan dirimu terlebih dahulu baru kita bicara... Ayo kuantar kau pulang" ucap jungkook hendak berdiri sebelum tangan kecil yoora kembali menariknya untuk duduk.


"aku ingin bicara sekarang" ucap yoora dengan serius. Jungkook memandang yoora sekilas menatap raut wajah penuh kebingungan. Kemudian menganguk dan kembali duduk.


"katakan... "


Yoora mengigit bibir nya ia sangat gelisah persaan nya berat untuk melepaskan jungkook. Tapi janji adalah janji bagaimanapun ia harus menepatinya.


Yoora memejamkan mata nya sambil mengengam kembali kursi yang ia duduki. Yoora memandang matahari yang hampir tengelam. Karena jujur ia tak bisa memandang wajah jungkook.


"jungkook... Aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita lebih lama lagi.. Jadi kita selesai.. Ku harap kau mengerti"


Karena Tidak ada tangapan dari jungkook yoora melihat jungkook yang masih memandangnya dengan tatapan hancur,  raut kekecewaan terpancar jelas di matanya... Jungkook tidak baik-baik saja.


Yoora bisa merasakan perasaan jungkook.tatapan sakit itu membuat yoora sesak dan entah kapan air mata nya sudah turun.

__ADS_1


"kau mendegarkan ku kan jung? "


Jungkook kembali diam. Kebungkaman jungkook membuat hati yoora semakin gelisah sekaligus takut.


"jungkook... Kenapa kau diam saja? " yoora berusaha memegang pipi jungkook.


"kau baik-baik saja kan jung? "masih tidak ada respon membuat kegelisahan yoora makin besar. Yoora bangkit dan meneriaki jungkook yang terus menatap nya dengan tatapan hancur dan mulut nya yang terus diam


"JUNGKOOK MENGAPA KAU DIAM SAJA!!! hiks... Maafkan aku jung... Kumohon jangan seperti ini kau membuat ku gila hiks...arghhhhhhh"


Yoora mulai frustasi dan mengacak-acak rambutnya tak lupa air mata nya yang terus mengalir.


Jungkook tak tega langsung kembali memeluknya dengan erat.


"kenapa kau diam saja hiks.... Kenapa hiks... Kenapa kau tak marah hiks kenapa kau tak menampar ku kenapa... Hiks aku tau kau hancur jung... Kumohon jangan bersikap seperti itu kau mem-hiks membuat ku sakit hiks argh hiks"


Yoora terus berbicara sambil terus memukul dada bidang jungkook.  Jungkook meneteskan air matanya perlahan. Bukan karena pukulan yoora melainkan hatinya yang sudah  hancur.


"jung---"


Jungkook menghapus air matanya. Dan kembali menenagkan yoora. Ia kembali mendudukan yoora di kursi dan berlari kemobil untuk mengambil air minum untuk yoora.


Jungkook tidak boleh lemah saat ini.  Ia harus tenang dan menanyakan alasan yoora mengakhiri hubungan mereka.


Setelah mendapatkan air minum jungkook kembali berlari ketempat tadi ia melihat yoora yang masih terisah sambil meremas dada nya yang sesak. Jungkook sagera menyodorkan air minum kepada yoora.


"minum lah" yoora menurut dan langsung meminum air itu.  Sedangkan jungkook kembali duduk di kursi.


Setelah beberapa lama diam.  Membuat yoora tenang. Jungkook memandang yoora sambil tersenyum. Tapi bagi yoora itu bukan senyuman melainkan kepediha yang di rasakan jungkook.


"kau sudah tenang? " tanya jungkook sambil mengelus rambut yoora yang berantakan.

__ADS_1


"mengapa kau masih peduli jung... Setelah aku mengakhiri hubungan kita? "


Jungkook kembali tersenyum.  Yang semakin membuat yoora kembali sesak.


"memangnya kenapa?  Aku harus apa?  Hm"


"kau tidak mau bertanya mengapa aku mengakhiri hubungan kita? "


"baiklah kenapa"


"jung... Aku... "


"aku tak meminta penjelasan apapun dari mu yoora....  Karena aku tau kau melakukan ini demi kebaikan hm. Jika kau tak sanggup menceritakannya ayo ku antar pulang" jungkook mengatakan seolah ia baik² saja.


"akan kuceritakan jung... Sebelum nayeon meniggal ia menyuruh ku berjanji untuk menikah dengan taehyung dan tadi pagi taehyung datang melmar ku... Dan aku terpaksa menerimanya karena orang tua ku dengan tega menjualku kepadanya " ucap yoora tegar.


Jungkook menganguk samar... " tak apa kita masih bisa menjadi sahabat kan" ucap jungkook memandang yoora.


"kenapa kau begitu tenang kenapa kau tidak marah? "


"karena aku mencintai mu"


Flasback off


"aku ingat maafkan aku jung... "


Jungkook tersenyum" minta maaf untuk apa?  Sekarang aku bertanya sekali lagi kepadamu yoora apa kau masih mencintai ku? "


Yoora mendadak bungkam. Yoora menahan bulir air matanya turun. " jung kurasa ini sudah malam aku ingin pulang"


Jungkook tersenyum getir karna lagi-lagi yoora mengalihkan pertanyaan nya " baiklah... Ku angap diam my sebagai kata tidak"

__ADS_1


Yoora menunduk. Jungkook bangkit dan mengatakan sesuatu yang membuat air mata yoora yang sedari tadi ia tahan jatuh.


"aku akan pergi ke amerika untuk meneruskan pekerjaan ayah ku.  Dan kemungkinan aku tak akan pernah kembali"


__ADS_2