
Siang ini yoora sedang gusar menunggu kedatangan jungkook ralat mantan kekasih masa SMA nya dulu. Haha mengingat kejadian dulu membuat yoora tertwa miris.
Sambil menghentak²an high hels nya di jalan ber-aspal yoora kembali berdecak sambil melirik jam tangan yang menunjukan pukul 14.32 .
"Dasar jungkook sialan lama banget jemputnya mana panas banget! " kesal yoora sambil terus menatap jalan yang ramai pengendara mobil.
Setelah berdebat panjang dengan taehyung akhirnya yoora di izinkan pergi bersama jungkook dengan syarat tidak pulang malam.
Yoora melirik cincin pernikahan yang melingkar di jari manisnya. Yoora tersenyum getir lantas memandang langit.
"haruskah aku bertahan nayeon... Kau tau aku tidak mencintai nya...kau tau aku masih mencintai--"
"aku ya? " perkataan yoora terhenti setelah kedatangan pria yang sedari tadi ia tunggu. Jungkook.
"pede sekali kau" ucap yoora sinis jungkook terkekeh lantas menyerahkan sebotol minuman kaleng kepada yoora.
"maafkan aku... Kau tau jalan seoul macet hmm... Minum lah aku tau kau haus" yoora lantas langsung meneguk minuman itu karena jujur ia sangat lelah berdiri.
Jungkook tersenyum tipis tangan nya terangkat menghapus keringat di dahi yoora. Yoora sempat terkejut tapi sebisa mungkin ia menormalkan detak jantungnya.
Cinta lama itu ternyata masih sama
Jungkook yang menyadari keterjutan yoora lantas menurunkan tanganya. Dan berdehem menormalkan keheningan antara yoora dan jungkook.
"kita berangkat? " ajak jungkook dan di anguki yoora.
Di perjalanan ke mall yoora dan jungkook bercakap ria.
"yooraa... " pangil jungkook manja.
"hm" ucap singkat yoora.
"ah kau sudah berbeda ya... Dulu masa SMA saat aku memangil mu begitu kau akan balas memangil ku kookie sambil mengecup pipi ku.. Ahhh aku ini berpikir apa" ucap jungkook sambil menatap jalan raya.
Yoora menatap jungkook sendu. Rasa sesak itu kembali hadir. Mata yoora terasa panas saat melihat raut kesedihan jungkook. Yoora mendongak ke atas agar air matanya tak jatuh.cukup di rumah tadi ia menangis.
__ADS_1
Yoora lantas tersenyum "kookieee" sebuah kecupan yoora hadiahkan di pipi kiri jungkook.
Jungkook lantas terdiam kaku. Jungkook memalingkan wajah ke arah yoora yang tersenyum lembut. Dan jungkook melihat mata yoora agak membengkak.
"hei jung aku tau aku cantik oke tapi lihat kedepan nanti kita kecelakaan" ucap yoora waspada.
Jungkook menurut dan kembali konsentrasi meyetir. "kau habis menangis hm? " ekor mata jungkook menagkap yoora gelagapan.
"ti-dak" bersamaan mobil jungkook yang sampai di tempat tujuan yaitu mall. Sebelum keluar dari mobil jungkook mengatakan sesuatu yang membuat yoora kembali semangat.
" kau tak pandai berbohong yoora. Hmm yoora ku ini wanita hebat dan aku selalu bersama mu hmm"
Di lain tempat taehyung di sibukan dengan berkas² yang harus ia periksa. Taehyung mendapatkan telpon oleh sekertarisnya mengenai rapat dadakan. Jadi taehyung membatalkan cutinya dan kembali bekerja di kantor.
5 jam kemudian taehyung memutuskan pulang kerumahnya dan melihat yoora yang belum pulang. Taehyung menghela nafas kemudian menuju kamar untuk membersihkan diri.
Setelah mandi taehyung membaringkan tubuhnya di ranjang tidurnya. Jika dipikir-pikir pernikahan taehyung dan yoora sudah 2 tahun lama nya.
Selama 2 tahun taehyung bersikap arogan kepada yoora yang notabe nya adalah istrinya. Semua itu karena dendam. Taehyung pikir yoora membunuh nayeon kekasih nya. Tapi taehyung yang bodoh meski semua bukti mengungkapkan jika nayeon meningal karena penyakitnya tapi dengan bodoh taehyung berfikir yoora membunuhnya.
Taehyung memejamkan matanya mengingat kilasan² kekejamanya yang ia perbuat kepada yoora. Ia sudah sangat melukai yoora oleh karna nya yoora bersikukuh keras meminta cerai.
Dilain sisi yoora sedangkan makan malam di kediaman jeon. Mama jungkook menyuruh yoora makan malam bersama setelah kejutan ulangtahun tadi selesai.
Jungkook dan yoora membelikan hadiah tas bermerek ke mama jungkook.
"yoora bagaimana kabar taehyung? " ucap mama jungkook disela² makan.
"taehyung baik-baik saja mah" ucap yoora. Soal yoora yang memangil ibu jungkook dengan sebutan mama itu karena saat jungkook dan yoora berpacaran ibu jungkook sudah mengangap yoofa sebagai menantunya.
Selesai jamuan makan malam yoora dan jungkook berjalan² di taman depan rumah jungkook. Dulu tempat ini adalah tempat favorite mereka bersantai. (disarankan sambil play music ending scene jk)
Jungkook menidurkan dirinya di rumput serta memandang langit yang mulai gelap bahkan sudah gelap dengan bintang bertaburan menghiasi kegelapan langit.
Jungkook mengangkat kepala nya tidur di pangkuan yoora.
__ADS_1
"ra.. " pangilnya serak. Yoora lantas menunduduk melihat jungkook yang berada di pangkuanya.
Cup
Jungkook mengecup sekilas bibir yoora. Yoora yang terkejut melemparkan perotes.
"jung... Apa yang kau lak--"
"ra... Kau tau rasa itu masih ada" yoora menghindari tatapan sakit jungkook.
"ra... Mengapa kau meningalkan ku?"
Rasa sesak di dada yoora semakin sakit. Yoora memejamkan mata berharap rasa sesak ini hilang.
"kau sudah tau jawabanya jung" ucap yoora dengan mata terpenjam menikmati rasa sesak serta angin malam yang menusuk kulit.
"ra... Kau tak memikirkan bagaimana perasaan ku ya? " ucap jungkook dengan nada yang membuat yoora merinding.
" maafkan aku jung" kata yoora lemah. Jungkook lantas duduk sambil menatap langit. Tidak membalas tatapan sendu yoora.
"boleh kutanya sesuatu? "
"tanyakan lah"
"Apa kau masih mencintai ku? "
Tbc!
VOTE AND COMENT:)
.
.
.
__ADS_1
.
.