MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG

MY DEVIL HUSBAND KIM TAEHYUNG
21. london


__ADS_3

Setelah insiden bertengkar nya taehyung dan yoora. Taehyung di buat terkejut dengan keadaan yoora yang tak sadarkan diri.  Taehyung sempat panik segera membopong tubuh istrinya  dan menelpon dokter.


Dan disinilah taehyung sekarang, berdiri diam mematung mata nya tetap fokus melihat dokter yang menangani yoora yang berbaring lemas dengan wajah pucat nya.


Setelah Kim seok-jin selesai memeriksa yoora.  Tanganya dengan teleten menulis resep obat sambil sesekali mencuri pandang pada pasien nya.


Seok-jin merobek kertas itu dan tatapan nya beralih pada taehyung.


"dia hanya kelelahan karena terus-terusan menagis dan seharian belum memakan sesuatu. Ini resep obat nya setelah ia sadar buatkan bubur saja.  Aku pergi"


Taehyung menganguk menangapi ucapan dokter dan mengantar nya sampai depan rumah.


Sebelum seok jin masuk kedalam mobil ia mengatakan sesuatu pada taehyung.


"taehyung....  Istri mu nampak terguncang kejiwaan nya... Kau harus menjaga nya"


"terimakasih hyung"


Seok jin tersenyum samar dan melajukan mobil nya.


Taehyung segera masuk kembali ke dalam rumah. Menaiki tangga menuju kamar dan mendekati yoora yang tertidur.


Mata nya beralih pada kelopak mata yoora yang sedikit sembab dan bekas tamparan yang memerah di pipi putih yoora.


Taehyung merutuki dirinya yang tak bisa mengendalikan emosi nya. Lagi-lagi ia menyakiti gadis ini.


Jari-jari taehyung menelusuri bekas tamparan di wajah yoora. Mengelusnya pelan kemudia mengecup nya pelan berharap rasa sakitnya akan hilang.


Taehyung beralih pada sisi tubuh yoora yang kosong dan berbaringkan tubuh nya sambil mendekap istrinya.


Mengecup dahi istrinya.  Rasa bersalah nya bertambah berkali-kali lipat dan perasaan resah menyelimuti taehyung saat kata-kata yoora sebelum pingsan tadi memenuhi otak taehyung.


"aku mulai meragukan cinta mu---


Taehyung  mengeratkan dekapan nya pada tubuh yoora. Dan mengecup bibi manis nya sekilas.


"aku benar-benar sudah jatuh dalam dirimu ra....  Jangan coba-coba meragukan cinta ku...  Itu menyakiti ku... Maafkan aku yang kembali menyakiti mu... Mulai esok. Hanya ada kebahagiaan yang menanti mu hm"


Bersamaan dengan itu kelopak mata taehyung mulai terpenjam. Menyisakan yoora yang tegah bergelut dengan perasaan nya yang kacau.  Sejak tadi yoora memang sudah sadar tapi ia terlalu takut untuk menatap wajah taehyung.

__ADS_1


Perlahan yoora mengerti maksud taehyung sore tadi. Taehyung hanya bersikap profesional saja dalam pekerjaan dan semoga saja tidak ada yang penghalang dalam hubungan mereka.


Yoora ikut memejamkan kembali mata nya menyusul taehyung ke alam bawah sadar nya.


•••


Ke esokan hari nya yoora terbangun dari tidurnya karena suara percikan air di kamar mandi. 


Yoora mulai mengerjabkan mata nya dan melirik jam dinding yang menunjukan pukul 05.36.


Masih terlalu pagi batin yoora. Kepala nya menelusuri ke penjuru kamar nya dan menemukan koper di atas meja.


Yoora mengeryit bingung siapa yang akan pergi. Kaki jenjang yoora mulai bangkit dan melangkah menuju satu koper yang masih terbuka.


Bersamaan dengan itu taehyung keluar dari kamar mandi mereka dengan pakaian kantor nya, sambil mengeringkan rambutnya yang basah mengunakan handuk putih.


"kau mau kemana? " tanya yoora. Taehyung lantas terkejut melihat istrinya sudah bangun dari tidur nya yang tengah menatap nya bingung.


"kau sudah bangun?  Apa yang kau lakukan disitu?  Kau masih sakit ra.. Ayo cepat kembali ke kasur" cerocos taehyung sambil merangkul yoora untuk duduk di kasur.  Mengambil semangkuk bubur yang yoora yakini adalah buatan taehyung.


"aku buatkan bubur kau makan lah... Dan ini obat mu.. "


"kau mau kemana? " ulang yoora. Taehyung  menghela nafas sebentar dan balik mengengam tangan yoora erat.


"london... Masalah perkerjaan kemarin kau sudah mendengarnya kan" jawab taehyung.


"tapi bukan kah itu besok? " seingat yoora sekertaris murahan taehyung kemarin megatakan jika mereka akan berangkat lusa.


"ya seharus nya besok tapi ada masalah dengan proyek ku di london ra...  Dan pesawat ku berangkat 07.30 kuharap kau mengerti... Soal kemarin maafkan aku---"


"berapa lama? " tanya yoora lagi berusaha menghapus ingatan kemarin.


"seharus nya satu minggu tapi karena ada masalah mungkin 2 minggu"


Yoora bedecak kesal. Memeluk taehyung erat sampai taehyung tersukur kebelakang.


"itu lama sekali tau! " kesal yoora. Taehyung terkekeh gelli tangan nya telaten mengelus rambut panjang istrinya.


"kita akan berbicara lewat telpon ra... " bujuk taehyung.

__ADS_1


"tetap saja! "


"ra.... "


"hm" yoora memainkan kancing kemeja taehyung yang belum terkancing.


"jimin tadi telpon... Jimin akan datang nanti siang bersama putri kecil nya ara"


Yoora segera bangkit dan menatap taehyung dengan mata berbinar.


"WAh!!! Benarkah?! " taehyung segera bangkit dan tersenyum sambil mengelus pucuk kepala istrinya.


"ah aku harus segera mandi dan memasak cake coklat untuk ara dia pasti suka" yoora turun dari ranjang dan hendak melangkah menuju  kamar mandi tapi langkah nya tertahan taehyung segera menangkap pingang yoora.


"kau ini, kau begitu senang sampai suami mu kau lupakan" sebal taehyung.


"haha bukan begitu....  Aku hanya bersemangat saja... "


"iya aku tau sesegera mungkin malaikat kecil kita akan tubuh di sini" ucap taehyung tulus sembali mengelus perut rata yoora.


Yoora tersenyum  manis dan mengecup bibir taehyung sekilas. Memeluknya erat membenamkan kepala nya di dada bidang milik taehyung.


Taehyung melirik jam tangan nya dan benar saja sudah jam 07.01.


"ra...  Aku harus berangkat tak apa² kan" gumam taehyung sambil menunduk melihat ekspresi  wajah yoora.


yoora nampak kecewa dan selanjutnya senyum manis terbit di wajah nya. Yoora mengambil dasi di tempat tidur dan memasangkan nya pada leher taehyung.


"kau berhati-hatilah hmmm....  Jangan pernah melirik wanita mana pun termasuk sekertaris mu itu aku tidak suka!  Jika kau melakukan nya saat kau pulang hanya ada surat cerai dari ku" ancam yoora tegas.


Taehyung menatap yoora gemas sembari mengacak rambut yoora " tidak akan pernah ku lakukan. Sebaliknya kau yang harus jaga diri jangan pernah pulang malam... Aku akan merindukan mu"


Taehyung mengecum kening yoora sekilas " aku juga merindukan mu...  Mau ku antar sampai bandara?"


Taehyung mengeleng lemah " tidak usah akan ku kabari jika sudah sampai okey.... Aku mencintai mu"


"aku juga mencintai mu.......


Tbc

__ADS_1


__ADS_2