
Taehyung menghela nafas kasar saat yoora mulai marah dan pergi tanpa pamit pada dirinya.
Sepertinya taehyung harus membuat yoora melupakan masa lalu nya dan cinta pertama nya itu.
Taehyung kembali duduk di kursi kerja nya dan mulai menyelesaikan pekerjaan yang ia tunda.
Sedangkan di lain tempat yoora menangis di pantai tempat favorite nya. Masa bodo dengan hujan yang terus menguyur basah tubuhnya. Saat ini ia hanya butuh ketenangan mengingat jungkook hanya membuat luka lama itu terus terbuka.
Sampai beberapa menit kemudian kepala yoora muali berdenyut merasa pening yang menjalar di kepalanya. Yoora tak peduli dengan rasa sakit keplanya dan tetus memandang hamparan obak yang menumbruk batu karang.
Yoora meletakan tangan dan mendogakan kepala nya merasakan dinginya air hujan "nayeon... Apa aku salah jika mengigatnya" lirih yoora dan kembali menunduk.
Untuk beberapa detik kemudian yoora merasa jangal karena dia area nya yoora tidak terkena hujan lagi padahal hujan masih turun sangat deras.
Yoora mendongkan kepala ke atas dan menemukan payung berwarna hitam dan seseorang pria yang memegang payung itu...
Park jimin
Yoora terkejut langsung menghidar melangkah menjauh dari pria yang membuat tubuhnya kembali bergetar hebat.
"m-mau apa k-au?! " argh sial bahkan suara yoora seakan terendam suara deras nya hujan.
Pria itu tersenyum devil. Sambil menatap tajam mata yoora. " senang bertemu lagi dengan mu yoora" sapa nya terkesan hangat tapi tidak dengan yoora itu bukan sapaan tapi ancaman.
"kau kehujanan yoora mendekatlah... " ujar jimin mendekati yoora.
Yoora panik " t-idak! Pergi kau! Kau psycopath! Pergi kau! Jangan gangu aku hiks! Jungkook hiks " yoora menutup telinga nya berlari menjauh meningalkan jimin yang menatap nya heran.
"ah... Dia salah paham rupanya" gumam jimin sambil meningalkan tempat itu.
__ADS_1
Sedangkan yoora terus saja berlari menjauh dari tempat nya bertemu jimin.
Setelah berlari mengikuti hamparan pasir yoora berhenti di bawah pohon meringkuk memeluk lututnya ketakutan.
"jungkook tolong aku dia kembali... Hiks dia kembali kook... Aku takut jungkook" lirih yoora gemetar.
Air mata yoora sama deras nya dengan hujan yang terus menguyur tubuh yoora.
"pria gila itu kembali kook... Psyco itu kembali.... Aku takut hiks... "
Yoora terus saja meracau ketakutan. Rasa pening di kepalanya terus menjalar memberi efek limbung saat yoora berusaha bangkit.
Yoora berusaha melangkah saat hujan sudah mulai reda dan hari mulai gelap.
Bagaimana pun ia harus pulang sekarang.
Sampai lah di depan mobil yoora menajamkan penglihatanya berdoa semoga pria gila itu tak muncul di hadapanya. Dirasa aman yoora segera masuk kedalam mobil dan mengendarai nya hati-hati.
Sedangkan taehyung tengah gusar menunggu yoora pulang mengigat ia sedang marah kepada taehyung. jam menunjukan pukul 18.00 tapi yoora belum juga sampai di rumah.
Taehyung bahkan sudah berkali² menelpon dan mengirimi pesan tapi tetap saja yoora tak mengangkat atau membalas pesanya.
Taehyung menyerah dan menyabar kunci mobil ingin mencari yoora tapi gerakan nya tertahan melihat tubuh yoora yang limbung hampir terjatuh taehyung segera berlari menangkap yoora.
Yoora melihat wajah taehyung sekilas sebelum kesadaranya mulai hilang.
"pria gila itu kembali... Jimin...psyco it-"
Taehyung mengeryit tak paham apa yang yoora katakan. Taehyung langsung membawa tubuh istrinya ke dalam kamarnya.
__ADS_1
Taehyung membaringkan tubuh yoora perlahan di ranjangnya. Sesegera mungkin taehyung melangkah ke lemari baju yoora istrinya dan mengambil piyama tidur istrinya.
Sekarang taehyung tengah kebingungan dengan pakaian yang berada di tanganya.
Taehyung mengelengkan kepala nya dan mulai membuka baju istrinya taehyung menelan slivar nya saat melihat keindahan tubuh istrinya. Betapa bodohnya taehyung dulu yang menyiksa tubuh indah istrinya dulu.
Taehyung kembali mengelengkan kepala nya berusaha menghilangkan pikiran mesum nya saat ini. Sekarang ia hanya perlu menelpon seorang dokter agar yoora segera sembuh.
Taehyung merogoh ponselnya dan menelpon hyung nya kim seokjin.
"hyung segera datang ke mansion ku dalam 15 menit. Aku tidak menerima penolakan istri ku ingin melahirkan" celoteh taehyung panjang.
"HEI! AKU BUKAN DOKTER KANDUNGAN!!! " teriak dokter itu.
Taehyung tak peduli segera mematikan posel nya. Dan fokus nya sekarang kepada wanita nya yang terkapar lemah dan pucat sambil meracau tak jelas. Sudah di pastikan yoora sedang demam.
Sambil menunggu dokter datang taehyung berisiniatif mengambil kompres untuk yoora.
Tapi langkah nya terhenti saat yoora bergumam sesuatu saat tidurnya
"jungkook-- tolong aku---dia kembali---pscyopath gila itu kembali--"
"park jimin.... Dia gila" lirih yoora masih dengan mata terpenjam.
Siapa pria itu pikir taehyung sudah ketiga kali nya taehyung mendegar nama pria itu.
Park jimin?
Tbc
__ADS_1