
Heyyoohhh i'm comback ada yang kangen? Gak ada? Yaudah:(.
...~Happy Reading:)~...
Hari Senin adalah hari yang paling dibenci semua murid SMA PRAMUDYA, bagaimana tidak? Setiap hari Senin mereka melaksanakan upacara dan mendengarkan arahan yang menurut mereka tidak penting.
Bosan? Sudah pasti. Lagian siapa sih yang tahan dijemur di bawah terik matahari dalam durasi yang cukup panjang? Gak ada kan. Apalagi cewek-cewek jablay yang takut kulitnya kebakar lah, rambut nya jadi bau matahari lah dan lain-lain.
Tak ada yang bisa mereka lakukan selain pura-pura menyimak tapi aslinya lagi mikirin bias.
Termasuk Jessie, dia sudah bosan karena sedari tadi mendengarkan ocehan dari pembina. Sedari tadi peluh bercucuran dari keningnya.
Hingga tiba-tiba...
Brukk... Jessie pingsan ditempat.
"Jessie!" ucap Lidya panik seraya menggoncang tubuh sahabatnya itu.
Sontak semua murid menjadi heboh karena insiden tersebut.
"Perhatian nya kemari!--" ucap pembina tersebut dan mereka menurutinya.
"Ketua kelas XI Ipa 3 bawa dia ke ruang UKS" lanjut pembina tersebut.
Bara yang notabene nya sebagai ketua dengan berat hati membopong Jessie ke Uks beserta dengan Lidya yang nantinya akan mengurusi Jessie.
Kini mereka bertiga sudah di Uks dengan Jessie yang berbaring di brankar Uks.
Bara mengipasi Jessie sedangkan Lidya, dia mengolesi minyak kayu putih ke kening seraya memijatnya lembut.
"Jess bangun dong" ucap Lidya khawatir.
"Gue udah bangun" Jessie membuka matanya seraya duduk disandaran brankar.
Lidya tersenyum bahagia dan langsung memeluk Jessie. "Akhir nya Jess lo sadar juga, gue khawatir banget sumpah" ujar Lidya.
"Udah Li gak usah khawatir. Lagian tadi itu cuman akting gue doang kok" Jessie tersenyum.
"Apa?! Akting?! Maksudnya lo nipu gue gitu pura-pura pingsan biar gue gendongin. Modus lo!" sembur Bara.
"Dihh pd banget lo! Gue pura-pura pingsan karena gue males dengar arahan guru kesayangan lo itu" jelas Jessie.
"Dih, mana ada maling ngaku! Dasar TUTI lo!" sarkas Bara.
"Tuti apa Bar?" tanya Lidya.
"TUkang TIpu!" sembur Bara.
"Sabar orang cantik gak boleh marah" Jessie mengelus dadanya.
"Preettt! Cantikan juga ayang Lidya gue dari pada lo" ujar Bara.
"Serah lo deh Bar, muak gue ngomong sama lo gak ada habis-habisnya" Jessie nyerah.
"Yaudah mendingan kita sekarang kekelas, upacaranya udah selesai" ujar Lidya.
Kini mereka sedang berjalan menuju kelas mereka. Sesampai nya dikelas meraka duduk di bangku masing-masing dan selang berapa menit datanglah seorang bapak guru dengan buku kimia ditangannya. Ya hari ini mereka belajar Kimia.
Siapa sih yang tidak bosan dengan pelajaran kimia? Rata-rata anak ipa membenci mapel itu. Saking bencinya bahkan guru yang ngajar pun ikut mereka benci, bukan hanya benci mendoakan yang tidak baik aja pernah. Misalnya berdoa biar gurunya sakit lah, bukunya ketinggalan lah dan masih banyak lagi. Ada juga yang mendoakan agar guru-guru rapat dan seluruh murid dipulangkan kerumah Allah, eh salah kerumah mereka masing-masing.
Teeeetttt... Bel pulang?
Semua murid SMA PRAMUDYA bingung, kenapa bel pulang berbunyi padahal KBM masih dua les.
__ADS_1
"Perhatian hari ini guru akan mengadakan rapat maka dari itu kalian boleh pulang kerumah masing-masing! Ingat langsung pulang jangan ada yang keluyuran dengan baju sekolah"
Dengan perasaan bahagia mereka pulang. Terimakasih buat siapa pun yang mendoakan agar guru rapat, kalian yang terhebat!.
Jessie pulang diantar Bara dan Lidya. Sesampai nya dirumah Jessie melihat orangtua nya mengeluarkan koper besar.
"Mah, kita mau kemana?" tanya Jessie menghampiri Zaskia.
"Bukan kita, tapi mamah sama papah sayang" balas Zaskia.
"Papah sama mamah hari ini ke Jogja selama seminggu karena ada proyek besar disana" jawab Indra yang entah muncul dari mana.
"Seminggu? Lama banget pah, Jessie gak mau tau pokoknya Jessie harus ikut titik" rengek Jessie.
"Gak bisa sayang, kamu kan harus sekolah" ujar Indra.
"Izinin pah, lagian papah tega ninggalin Jessie sendirian" Jessie mengerucutkan bibirnya.
"Kan ada mang Asep yang nemenin kamu"
"Ck" kesal Jessie.
"Gini aja deh, kamu suruh aja sahabat kamu nginap selama mamah sama papah pergi" saran Zaskia.
Jessie menimangi saran dari Zaskia.
"Yaudah deh mah" Jessie pasrah.
"Yaudah, mamah sama papah mau pergi kebandara. Kamu ikut?" tawar Zaskia.
"Eum, gak deh mah Jessie di rumah aja, ohyah bawain Jessie oleh-oleh yah mah kalau pulang" ujar Jessie.
"Pasti, yaudah mamah sama papah pergi dulu yah, byee" Zaskia melambaikan tangannya.
Setelahnya Jessie kekamarnya, mengganti seragam nya dengan baju santai, makan sendirian dan kembali ke kamar nya itulah agenda Jessie saat ini.
...Suami Beristri Dua💏...
^^^P^^^
^^^Guys gue sendirian nih dirumah. Bokap n nyokap gue pergi ke Jogja seminggu^^^
Pangeran Kodok🐸
Kode minta ditemenin nih🙄
^^^Tau aja lo Bar^^^
Pangeran Kodok🐸
Otw, tunggu gue dikamar!
^^^***** ngapain dikamar diruang tamu kan bisa ******!^^^
Pangeran Kodok🐸
Diruang tamu juga bisa. 20ronde yah😚
^^^*****! Jangan ngadi-ngadi deh lo😒^^^
Pangeran Kodok🐸
Aku serius sayang😘
__ADS_1
Mumpung istri pertama lagi bocan dirumahnya
^^^Gue bacok lo kalau berani🔪^^^
Pangeran Kodok🐸
Silahkan, tapi selesai 20ronde nya yah😘
^^^Jijik gue🤢^^^
^^^Jadi gak kerumah gue? Tapi jan macam-macam!^^^
Pangeran Kodok🐸
Jadi dong:)
^^^Ajakin Lidya sekalian yah gue maksa!^^^
Pangeran Kodok🐸
Ok, gue otw siapin makanan yang banyak gue maksa!
^^^Sipp^^^
Setelah Bara membaca pesan dari Jessie, dia pergi ke dapur menyiapkan beberapa camilan serta minuman dingin seperti Coca-Cola .
Jessie menata makanan dan minuman itu dengan rapi setelah itu ia menunggu kedatangan sahabatnya.
Tingtong bel rumahnya berbunyi dengan sigap ia membuka dan benar saja sudah ada Bara dan Lidya disana.
Tanpa ada aba-aba masuk dari Jessie, Bara langsung menyelonong masuk dan duduk di single sofa milik keluarga Jessie.
Jessie dan Lidya yang sudah duduk di sofa hanya menggeleng melihat ulah sahabatnya itu.
"Wops ada camilan nih" Bara membuka satu bungkusan chiki dan memakannya.
"Gak sopan!" cibir Jessie.
"Kenapa? Lo mau juga? Yaudah makan aja, anggap rumah sendiri" ujar Bara.
"Emang rumah gue!" sembur Jessie.
"Gue nyimak aja, males nanggepin kucing sama anjing yang lagi berantem" ucap Lidya dan dihadiahi tatapan sinis dari Bara dan Jessie.
"MAKSUD LO KITA HEWAN GITU?!!" teriak Bara dan Jessie bersamaan.
"E-- enggak, maksud gue kalian manusia kok tapi kalian kalau gabung kayak tom dan jerry tau" jelas Lidya.
"Bukan kucing sama anjing tapi kucing sama tikus Lidya kusayang" ujar Bara.
"Sama aja, sama-sama hewan" Jessie melirik sinis.
"Gue becanda Jess, udah lupain aja" ucap Lidya.
Jessie pun tersenyum saat mendengar kalimat Lidya.
"Oh yah Li, Bar kalian bisa nginap dirumah gue seminggu?" tanya Jessie.
Maaf baru update, baru bisa nulis hari ini karna ada pr onlen.
Jangan lupa like dan komen novel aku yah:')
Sekalian follow ig aku @michelle.idn_
__ADS_1
DM aja kalau mau follback.
Thanks udah mau baca