My Little Sky

My Little Sky
22. Istirahat di hotel


__ADS_3

Alena dan teman-temannya merasa sangat lelah setelah seharian bermain di Disneyland. Mereka telah berjalan keliling taman hiburan itu, mencoba setiap wahana yang ada, dan menonton parade malam hari yang menakjubkan. Sekarang, mereka sangat merindukan kenyamanan hotel mereka.


Alena: Wah, hari ini seru banget ya ke Disneyland!


Khyla: Iya, beneran deh. Aku nggak nyangka bisa jalan-jalan sepuas itu di sini.


Shaira: Tapi capek banget, ya. Kita harus cepat-cepat pulang ke hotel biar bisa istirahat.


Alena: Oke, ayo kita tunggu busnya di sini.


Anya: Tapi kayaknya bakal rame banget nih busnya, kan banyak juga orang yang mau pulang.


Jack: Iya, nanti kita cari tempat duduk yang kosong aja. Atau siapa yang mau berdiri di lorong juga boleh.


Alena: Semoga aja kita nggak ketinggalan busnya. Udah malem nih, nggak enak kalau nunggu lama-lama.


Anya: Iya, bener juga. Udah kayak di film aja nih, nggak ada busnya trus malah jadi petualangan terus.


Khyla: Hahaha, jangan sampai deh. Aku udah capek banget nih, pengen cepet-cepet istirahat.


Alena: Busnya udah datang, ayo cepat naik. Kita cari tempat duduk yang kosong, ya.


Shaira1: Aku nggak nemu tempat duduk kosong nih, mungkin aku harus berdiri aja.


Khyla: Aku nemu nih tempat duduk kosong, cepet duduk di sini ya sebelum diambil orang lain.


Alena: Ayo cepetan duduk semua, biar kita cepet sampai ke hotel dan bisa istirahat.



Alena dan teman-temannya tiba di hotel setelah melewati perjalanan panjang dari Disneyland. Mereka sangat lelah setelah seharian bermain dan menikmati wahana yang ada di taman bermain itu. Kamar hotel mereka terletak di lantai delapan dan mereka harus menaiki lift untuk sampai ke sana.


Alena memimpin rombongan menuju lift dan mereka naik ke lantai kamar mereka. Begitu pintu kamar terbuka, mereka semua melepaskan tas dan barang bawaan mereka dan melemparkan diri ke tempat tidur mereka. "Ahhh, begitu enak!" ujar Alena sambil meregangkan badan.


Ketika lift berhenti di lantai delapan, mereka keluar dan mencari kamar mereka. Setelah beberapa menit mencari, mereka akhirnya menemukannya. Ketika Alena membuka pintu kamar hotel mereka, mereka tercengang melihat bagaimana kamar itu indah dan nyaman.


__ADS_1


"Masya Allah, kamar ini sangat indah," ujar teman pertama Alena, sambil melirik sekeliling kamar.


"Iya benar. Tampaknya kita bakal betah di sini," sahut Alena.


Teman kedua Alena berjalan ke jendela besar di sudut kamar dan membuka tirai. "Wah, pemandangan di luar sini sangat indah, kita bisa melihat seluruh kota dari sini," katanya.


Alena dan teman-temannya berjalan ke ranjang empuk yang tersedia dan merebahkan diri di atasnya. Mereka menarik selimut yang hangat dan bersantai.


"Aku sangat senang kita memilih hotel ini," ucap Alena.


"Betul. Kamarnya nyaman, pemandangannya indah, dan staf hotelnya ramah," ujar teman pertama Alena.


"Sudahlah, kita istirahat dulu. Kita bisa mengeksplorasi hotel besok pagi," kata teman kedua Alena, sebelum memejamkan mata dan merasakan kelembutan ranjang yang empuk.


Saat hari mulai gelap, mereka semua menyadari bahwa waktu sudah sangat larut. Alena dan teman-temannya memutuskan untuk pulang ke hotel mereka, sementara Jack pergi ke hotel tempat dia menginap. Sebelum mereka berpisah, Jack meminta nomor telepon Alena dan mengatakan bahwa dia berharap mereka bisa bertemu lagi di lain waktu.


Alena merasa puas dengan pilihan mereka untuk menginap di hotel yang nyaman dan indah seperti ini. Dia bersyukur bisa menikmati liburan yang menyenangkan bersama teman-temannya. Mereka semua sudah lama menantikan perjalanan ini dan akhirnya mereka bisa menikmatinya dengan baik.


Alena merasa segar dan bersemangat setelah mandi. Dia memutuskan untuk menikmati keindahan taman hotel yang luas dan tenang. Dengan handuk yang masih dikepungnya, dia pergi ke luar dan melihat pemandangan yang indah di sekitarnya. Angin sepoi-sepoi yang menyenangkan menyapu wajahnya, membuatnya merasa lebih segar lagi.


Alena: "Maaf teman-teman, apakah aku boleh keluar sebentar dan menikmati suasana malam di taman?"


Alena: "Aku ingin pergi sendiri sebentar, kalau kalian ingin ikut juga boleh."


Teman 2: "Tidak apa-apa, kita paham. Nikmati waktu sendiri di taman ya."


Alena: "Terima kasih, aku tidak akan lama kok. Sampai jumpa nanti."


Taman hotel itu sangat hijau dan rimbun, dengan pepohonan besar dan bunga-bunga yang berwarna-warni. Ada kolam renang besar yang dihiasi dengan pohon-pohon palm, serta bangku-bangku kayu yang nyaman untuk bersantai. Di kejauhan, Alena dapat melihat pegunungan yang megah, menara-menara kecil, dan dermaga kecil di sebelah pantai.


Alena merasa seperti sedang berada di surga. Dia berjalan-jalan melintasi taman hotel, memperhatikan bunga-bunga yang cantik dan memandang keindahan sekitarnya. Alena merasakan bahwa dia sangat rileks dan tenang di sini, jauh dari keramaian Disneyland yang ramai.


Sambil berjalan-jalan, Alena menemukan pohon besar yang sangat indah. Dia merasa seperti pohon itu memanggilnya untuk duduk di dekatnya. Dengan tenang, Alena duduk di bawah pohon itu dan membiarkan matahari menerobos melalui cabang-cabangnya yang rimbun. Dia merasakan suhu udara yang nyaman dan menikmati keheningan sekitarnya.


Alena pun berjalan sendiri menuju taman hotel. Saat dia berjalan-jalan di taman, Alena merasa tenang dan damai. Dia bisa mendengar suara dedaunan yang berdesir dan merasakan angin malam yang menyegarkan. Dia merasakan aroma bunga-bunga yang berada di sekitarnya dan menyadari bahwa keindahan alam di sekitarnya sungguh luar biasa.


Saat dia menikmati suasana taman, Alena teringat tentang masa lalunya dan hal-hal yang sudah dia lakukan. Dia juga berpikir tentang masa depannya dan rencana yang dia ingin lakukan. Di bawah cahaya remang-remang di taman, Alena merasa begitu terbuka dan bebas untuk berpikir tentang apapun yang dia inginkan.

__ADS_1



Beberapa saat kemudian, Alena melihat seorang laki-laki yang sedang duduk sendirian di bangku taman. Dia tampak begitu tenang dan damai, sama seperti Alena. Dia berjalan mendekat dan mengucapkan salam.


Alena: "Hai, bolehkah aku duduk di sini?"


Laki-laki: "Tentu saja, silakan duduk."


Alena: "Terima kasih. Sepertinya malam ini sangat indah, bukan?"


Laki-laki: "Iya, betul. Saya suka datang ke taman ini setiap malam untuk merenung dan menikmati keindahan alam di sekitar kita."


Alena: "Sama sekali setuju. Rasanya begitu menyegarkan dan menyenangkan."


Laki-laki: "Namaku David, senang bertemu denganmu."


Alena: "Saya Alena. Senang bertemu denganmu juga, David."


David dan Alena pun berbicara tentang banyak hal, dari hobi, impian, dan cita-cita mereka. Mereka saling bertukar cerita dan memperkenalkan diri satu sama lain. Waktu pun berlalu dengan cepat dan tanpa terasa sudah larut malam.


David: "Sudah larut malam, aku harus pulang."


Alena: "Aku juga harus kembali ke hotel. Terima kasih telah menemaniku berbincang-bincang malam ini, David."


David: "Sama-sama, Alena. Semoga kita bisa bertemu lagi di taman ini di lain waktu."


Alena: "Aku sangat berharap bisa bertemu denganmu lagi."


Mereka pun berpisah dan kembali ke kehidupan masing-masing. Alena merasa senang bisa bertemu dengan David dan menikmati malam di taman.


Teman-temannya mengangguk setuju. Mereka semua merasa sangat letih tapi juga senang karena mereka telah berhasil menikmati setiap wahana dan atraksi Disneyland yang mereka inginkan.


Beberapa menit kemudian, Alena dan teman-temannya mulai membicarakan momen-momen yang paling menyenangkan di Disneyland. Mereka tertawa dan bercanda, mengingat setiap wahana yang mereka naiki dan makanan yang mereka nikmati.


Sekarang, mereka merasa sangat lapar dan memutuskan untuk memesan makanan dari room service hotel. Mereka memesan pizza dan beberapa minuman dingin, lalu duduk bersama di kamar, menunggu makanan tiba.


Ketika makanan datang, mereka dengan cepat memakannya habis. Mereka benar-benar lapar setelah seharian bermain di Disneyland. Setelah makan, mereka kembali merebahkan diri di tempat tidur dan menonton TV, menikmati istirahat yang sangat mereka butuhkan.

__ADS_1


Akhirnya, satu per satu mereka mulai tertidur, kelelahan dan senang dengan pengalaman hari ini. Alena tersenyum bahagia, menikmati momen tenang dan damai ini setelah hari yang penuh petualangan di Disneyland. Dia berharap bisa kembali ke taman hiburan itu lagi suatu hari nanti.


__ADS_2