
"Jangan terlalu senang mempermainkan hati yang benar-benar jatuh cinta kepadamu. Karena suatu saat nanti setelah ia memutuskan untuk pergi kamu akan menyesalkan hal itu"
Seorang pria duduk termenung di depan balkon kamarnya, entah mengapa hidupnya terasa kosong sekarang, ia kehilangan sosok pendamping yang setia di sampingnya selama ini. Dengan tatapan kosong ia melihat indahnya langit malam. setetes air mata menetes dari pelupuk matanya, ia baru menyadari arti kehadiran Angel sekarang, senyum nya, tawanya, segalanya tentang Angel ia merindukannya.
"Kenapa aku baru sadar sekarang ? kenapa ?!! aku pria brengsek yang menyia-nyiakan cinta tulus seorang wanita. Oh Moon Goddes masih bisakah aku bersamanya. betapa jahatnya aku. Please come back Angel, aku merindukan mu, aku menyesal" lirih Bryan.
"Percuma Bry!! aku sudah peringatkan kau selama ini , tapi apa yang kau lakukan, kau di butakan oleh Vixie Bry!" bentak Ricko.
"Maafkan aku, seharusnya aku mendengarkan mu selama ini, aku menyesal , sungguh aku menyesal." kata Bryan lirih.
"Percuma bry, semuanya sudah terlambat, Angel pergi! sudahlah aku muak pada mu Bey !" bentak Ricko lalu memutuskan mindlink secra sepihak.
Bagaimana Bryan bisa sadar seperti sekarang ?
~flashback on
Setelah Angel pergi Bryan hanya mematung di tempat, lalu sedetik kemudian ia pergi menuju ruangan pribadinya.
"Aarrrrggghhh apa yang ku lakukan!" lalu ia menjatuhkan semua barang di dalam ruangannya,
PRANG!
Suara pecahan kaca, dan keramik yang di hancurkan oleh Bryan.
"Kau bodoh !! kau gila !! berengsek !! apa yang kau lakukan hah !!" bentak Ricko.
"Arrgghhhh ,aku tidak tahu. entah mengapa aku menamparnya dan berkata seperti itu!! selama ini kau kemana hah !!"
"Gara-gara Vampire sialan itu aku tak bisa mengambil alih tubuh mu tolol !! ia memblok kekuatan ku , dan sialnya dia juga memengaruhi mu. Sekarang Mate ku pergi! Kau membuat Mate ku tersiksa!" bentak Ricko lagi, ia begitu murka.
"Aku menyesal Ricko" lirih Bryan pilu. Air matanya menetes, menyesali perbuatan nya.
"Cih.. tak ada gunanya kau menyesal. sekarang pikirkan cara untuk mengusir Vampire sialan itu!" kata Ricko tegas, lalu memutuskan mindlink.
"Aaarrrrggggghhhhh mengapa serumit ini !!" Bryan begitu frustasi, ia tak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini.
Tiba-tiba terdengar suara keributan di depan mansion nya, sontak Bryan pun segera menuju depan mansion nya.
"Lepaskan aku ingin bertemu Alpha kalian"
"Tidak.. kau tak boleh masuk" kata Harry.
__ADS_1
"Lepaskan!!" perintah Bryan kepada para Warior dan Beta nya Harry.
"Ada apa ini ?" tanya Bryan.
"Ini Alpha, pria ini memaksa untuk bertemu dengan mu" kata Harry.
Bryan pun mendekat ke arah pria tesebut, "Siapa kau?" tanya Bryan kepada pria tersebut. Bryan sama sekali tidak mengenal pria itu.
"Perkenalkan nama saya Verry Fransworth, dari kerajaan Vampire Gwensworth" pria itu memperkenalkan diri.
"Ada keperluan apa kau kesini ?" tanya Bryan lagi.
"Ada hal penting yang harus aku sampaikan"
"Baiklah katakanlah"
"Sebaiknya kita tidak membicarakannya disini"
"Kalau begitu, ayo ikuti aku"
Mereka pun berjalan menuju ruangan Bryan, melewati lorong-lorong gelap. Sesampainya di ruangan tersebut Verry pun menyampaikan kepada Bryan tentang apa yang ia ketahui selama ini tentang Vixie, tak lupa ia bercerita jika Vixie adalah Mate-nya.
"Hei bodoh !! dengarkan saja pria itu , agar otak mu yang bodoh itu menjadi pintar, dan mata mu yang picik itu normal kembali" bentak Ricko melalui mindlink.
"Aku tak mau!!" lalu bryan memutuskn mindlinknya.
"Pergi kau sana !!"
Verry pun pergi dari rungan Bryan , namun sebelum ia menutup pintu ia berkata "pikirkan lagi Alpha, sebelum kau menyesal" kata Verry sebelum ia berlalu. Dan tanpa mereka sadari Vixie sedang mengintai mereka.
"Hahahahaha, kau bodoh sekali Bryan !! tak ku sangka semudah ini mengelabui mu Bryan" Vixie tersenyum menang.
•••
2 days later
Ayah dan ibu Bryan datang ke mansionnya, Marria dan Garrix melihat Bryan dan Vixie sedang duduk bermesraan di tepi kolam renang. Sontak Marria yang telah naik pitam berjalan mendekati Bryan dan juga Vixie, lalu..
PLAAKK!!
"Apa yang kalian lakukan hah!" bentak Marria.
__ADS_1
"Mama" lirih Bryan.
"Kemana Angel hah !! bukannya mencari istri mu kau sibuk bermesraan dengan jalang mu !!" kata Marria penuh amarah, dan melirik sinis Vixie.
"Ma !! siapa yang Mama bilang jalang hah !!" bentak Bryan.
PLAAKK!!
"Kau berani membentak ibu mu hah !!, aku malu memiliki anak seperti mu !!" lalu Marria pergi berlalu meninggalkan Bryan. Ia begitu kecewa dengan anak nya itu.
"Bryan, ikuti aku , ada yang ingin ku bicarakan" kata Garrix.
Lalu bryan pun beranjak dari tempatnya, mengikuti sang ayah.
Garrix pun menceritakan semuanya, tentang Angel, dan tentang kelicikan seorng Vixie Alexis. Bagaimana Garrix tau kelicikan Vixie ? kemarin ia tak sengaja bertemu Verry , dan Verry pun menceritakan semuanya.
Setelah mendengar penjelasan Garrix, Bryan tampak menyesal, tentang apa yang ia lakukan kepada istrinya.
Di sisi lain, Marria yang telah terbakar amarah, mengusir Vixie.
"Pergi kau !! jangan pernah kau pijakan kaki mu disini" bentak Marria.
"Ma ak-" kata Vixie.
"cihh!! kkau tak pantas memanggil ku Mama!! pergi!!" kata Marria.
"Tapi a-"
"Pergi !!" kata Marria.
Dengan berat hati Vixie pun pergi dari mansion Bryan. ia berlari sejauh-jauhnya.
"Sial! kau lihat saja aku akan menghancurkan kalian .. hahahahaha!" kata vixie dengan seringaian liciknya.
~flashback off
Saat ini tinggalah penyesalan yang tersisa. Bagaimana tidak ia telah kehilangan istrinya, mungkinkah Angel kembali jika ia menyakitinya seperti saat ini .
"Aku menyesal Angel, please come back baby" lirih Bryan.
Bersambung...
__ADS_1