My Stupid Woman

My Stupid Woman
Hari Minggu


__ADS_3

Seperti kemarin setelah subuh Elisa memainkan ponselnya setelah merasa di bawah mulai ada aktifitas Elisa turun.


Dengan bantuan mbok Imah Elisa belajar membuat nasi goreng, setelah beberapa saat berperang melawan bawang merah dan penggorengan panas, nasi goreng ala Elisa siap dihidangkan di meja.


Elisa kembali ke kamarnya mendapati suaminya masih tertidur.


Elisa segera membersihkan dirinya, setelah selesai mandi dan berhias tipis, Elisa membangunkan suaminya.


"Kennan ayo bangun?" Elisa menggoyang-goyangkan tubuh Kennan.


"Kenapa kamu wangi sekali mau kemana? " Tanya Kennan yang masih nyaman dengan selimutnya.


"Biarin, kan udah punya suami. " jawab Elisa sambil melirik tajam Kennan.


"Oh baiklah buat suami ya."Kennan duduk sambil menutup mulutnya yang hendak menguap "Ayo lanjut tidur. " Kennan merubuhkan tubuh Elisa lalu memeluknya erat-erat.


"Katanya mau nemenin ke mall ayo bangun." Elisa mencoba memberontak.


"Aku sudah menyiapkan sarapan apa kamu tidak mau mencobanya? " Elisa mencoba mencoba mengalihkan perhatian Kennan.


"Tapi aku masih ngantuk nona Elisa." Kennan berbicara dengan nada manja.


"Baiklah jika tidak mau akan aku buang." jawab Elisa marah.


Kennan menghela nafas panjang lalu bangun dan berjalan menuju ruang makan di ikuti Elisa.


Elisa segera mengambikan nasi goreng buatannya dan susu untuk Kennan.


"Bagaimana rasanya? " tanya Elisa dengan rasa penasaran.


"Lumayan lah, untuk sekedar sogokan."Jawab Kennan santai.


"Kennan baiklah kalau tidak mau menemaniku, kalau tidak ikhlas lupakanlah."Elisa mengerucutkan bibirnya.


"Aku bercanda pasti akan aku antar." Kennan tersenyum lalu mengacak-acak rambut Elisa.


"Bolehkah aku mengajak Yuri? " Elisa menatap wajah Kennan penuh harap.


"Kenapa tidak, aku justru senang." Kennan tersenyum semanis yang ia bisa.


"Permisi pak, nona."seorang pria yang tak beda jauh umurnya dengan Kennan, menyapa Kennan dan Elisa yang sedang berbincang di meja makan.


"Oh, Adit apa sudah siap?" tanya Kennan, ternyata pria tersebut bernama Adit.


"Sudah pak, ada di luar."jawab Adit.


Elisa menatap Kennan penuh tanda tanya.


Kennan menarik tangan Elisa "Ikutlah."


Elisa hanya pasrah mengikuti Kennan dari belakang,Kennan menutup mata Elisa dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"Kenapa kamu menutup mataku ada apa." tanya Elisa heran.


"Diamlah."Kennan terus mengarahkan Elisa keluar dari rumah "Apa kamu suka? " kata Kennan sambil membuka mata Elisa.


Elisa membuka matanya terlihat sebuah mobil berwarna abu-abu yang kursinya pun masih di balut plastik.


"Ken ini untuk apa?" tanya Elisa yang masih belum paham maksud dari suaminya.


"Besok kamu mulai sekolah dan di sini hanya ada mobil lama, sedangkan mobil kesayanganku sudah pasti aku pakai sendiri, jadi tidak mungkin aku membiarkan kamu bersekolah dengan mobil lama bukan?"Kennan mencoba menjelaskan namun masih tidak di pahami Elisa.


"Ini mobil untuk kamu sekolah Elisa, karena aku tidak mungkin membiarkan kamu bersekolah dengan mobil yang lama, apa kata dunia nanti jika ada yang tau istri Kennan Hideki Bagaskara menggunakan mobil yang sudah jelek." Imbuh Kennan penuh percaya diri.


Elisa melongo tidak percaya lalu memilih bertanya"Jadi ini untuk ku?".


"Iya tapi sebutkan mereknya dan kisaran harganya baru akan aku berikan kunci dan surat-suratnya."Suara Kennan terkesan menantang.


Elisa mencoba mengingat lalu menjawab "BMW 7 series 740 Li opulance 2019, harga sekitar 2,5M. "


(Kurang lebih seperti gambar di bawah๐Ÿ‘‡)



"Kenapa kamu bisa tau? "tanya Kennan sambil memandang wajah Elisa.


"Karena itu mobil yang aku impikan." Jawab Elisa disertai cengiran.


Kennan memberikan kunci ran surat-surat mobil sambil berkata "Cobalah sekali putaran komplek saja."


"Temani aku!" Elisa menarik tangan Kennan lalu memasuki mobilnya.


"Tentu tapi karena belum cukup umur ayah tidak mengijinkanku." jawab Elisa jujur sambil mulai menjalankan mobil barunya.


"Bolehkah aku menyetirnya ke rumah mama nanti?" tanya Elisa sedang memasukan mobilnya kembali ke garasi.


"Tidak boleh karena jaraknya tidak terlalu jauh tapi nanti pulang dari mallnya kamu yang menyetir oke?" Kennan meminta persetujuan.


"Baiklah ?" Elisa mencoba mengerti.


***


Kennan dan Elisa sudah sampai di rumah orang tua Kennan.


"Assalamualaikum tante?" Elisa menghapiri mertuanya lalu mencium punggung tangan mertuanya di ikuti Kennan.


"Waalaikum salam, jangan panggil tante panggil mama atau mama akan marah." jawab Hideko lalu memeluk Elisa.


"Ma, papa di mana?" tanya Kennan.


Hideko menarik nafas panjang lalu menghembuskannya kasar"Kamu tidak tau papamu saja, dia selalu sibuk dengan pekerjaannya padahal mama pengin me time bareng papa tapi ya begitu."


"Kalau begitu me time bareng Elisa aja ma." Elisa nyengir lalu kembali memeluk mamanya.

__ADS_1


"Ma, Yuri mana?" imbuh Elisa.


"Ada di kamarnya." Jawab mama.


"Anechan." Yuri berlari memeluk Elisa.


"Mama lupain anaknya Adik lupain kakaknya, aku di sini apa?" Ledek Kennan yang merasa dirinya tidak dianggap.


"Maaf." jawab mereka bersamaan, lalu berhambur memeluk Kennan.


"Pangeran, gitu ya di idolain banyak cewek." kata Kennan penuh percaya diri yang langsung di sambut tawa dari yang lain.


"Ma Lisa mau ke mall nyari baju mama mau ikut? Yuri mau ikut ngga?"tanya Elisa.


"Yuri mau." jawab Yuri penuh semangat.


"Baiklah mama ikut."jawab Hideko.


"Anechan ikutlah ke kamarku aku akan bersiap" Yuriko menarik tangan Kennan.


Setelah semua siap mereka ke mall dengan mobil mama karena mereka sudah janjian bertemu papa dan kemungkinan papa akan menyuruh supirnya pulang terlebih dahulu.


***


Di mall Kennan menjadi body guard dan membawa seluruh belanjaan mereka bertiga.


Setelah papa Kendra datang mereka makan malam,sebelumnya Kennan sudah menaruh belanjaan para wanita ke dalam mobil terlebih dahulu.


Setelah makan malam mereka semua pergi menonton di bioskop yang ada di mall tersebut.


Setelah film selesai, wajah mereka sudah terlihat sangat lelah.


Ketika mereka sampai parkiran telihat dua supir Kennan sudah berada di sana dengan mobil milik Kennan, karena memang Kennan yang menyuruhnya.


"Pak Dody nyetir mobil Lisa biar pak Anto nyetir mobil mama Hideko!" perintah Kennan, yang langsung di angguki kedua supirnya.


"Tadi ke rumah mama naik apa pak Dody sama pak Anto." lanjut Kennan.


"Naik motor pak." jawab pak Dody.


"Ya sudah nanti pak Anto pulang naik motor lagi, pak buat beli rokok." Kennan memberikan dua lembar uang seratus ribuan untuk kedua supirnya "Maaf mengganggu kalian semalam ini."


Sesampainya di rumah Kennan melihat ke belakang dilihatnya Elisa telah tertidur pulas.


"Pak tolong bawa barang di bagasi ke kamar ya pak."Perintah Kennan ke pada pak Dody, lalu mengakat tubuh mungil Elisa ke kamarnya.


Pak Dody mengikuti Kennan dengan membawa paper bag belanjaan Elisa.


Kennan memandangi wajah Elisa yang sedang tertidur pulas.


"Baka' kamu berhasil membuat ku begitu mencitaimu, tolong jangan tingalkan aku." gumam Kennan.

__ADS_1


Mohon kritik dan sarannya๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


dan terima kasih atas kunjungannya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2