Mystery Rooftop Dwellers

Mystery Rooftop Dwellers
teroran


__ADS_3

Saat di jalan pulang suga dan sera cuma diem-dieman. Pikirian sera masih tentang ji yoon. Sedangkan suga masih memikirkan perkataan pak sam.


"Sera kalau ada apa-apa bilang aja sama gue" kata suga tiba-tiba.


"Gak ada. Lu kenapa sih kayak orang naber haha..." kata sera sambil ngakak.


"Gue serius" kata suga.


"Jangan serius-serius kalau di gantungi sakit" kata sera ngakak lagi.


Suga cuma diem. Dia tau percuma nanya sama sera pasti dia gak akan jujur sama suga. Sesampai nya di rumah sera langsung pergi ke kamar. Setelah ganti baju. Tiba-tiba satu tangan ji yoon melingkar di leher sera.


"Sera mau bantuin ji yoon kan?" Tanya ji yoon berbisik di telinga sera.


"Kalau sera gak mau ji yoon bisa ngelakuin sesuatu buat sera yang gak pernah sera pikirkan" kata ji yoon sambil mengelus pipi sera.


Di tangan ji yoon ada banyak belatung. Sera cuma bisa merem. Dia gak berani liat ji yoon. Ji yoon cuma tersenyum liat sera yang ketakutan.


"Kalau lu mau gue bantuin jangan pernah kayak gini atau nampakan ujut asli dan muncul di depan orang lain" kata sera.


"Baiklah. Jangan sampai berbohong seperti mereka yang mati karena berdusta" kata ji yoon lalu duduk di atas lemari sera.


"Gue bakal bantu lu" kata sera yakin.


"Sera jangan takut sama ji yoon. Kalau sera gak jahat ji yoon gak bakal lukain sera. Ji yoon mau jadi teman sera" kata ji yoon sambil mengayun kan kaki nya.


"Untuk saat ini gue gak bisa percaya seutuh nya sama lu" kata sera.


Tiba-tiba suga masuk ke kamar sera. Sebenar nya suga mendengar sera berbicara. Dia hanya mendengarkan di depan pintu apa yang sera bicara kan.


"Lu ngomong sama siapa?" Tanya suga.


"Gak ngomong sama siapa-siapa" kata sera yang melihat ji yoon masih di atas lemari.

__ADS_1


Suga merasa kamar sera bau amis dan bau busuk yang menjadi satu. Suga mencari asal bau amis itu. Sera mengikuti suga yang mengarah ke lemari nya.


"Kenapa kamar lu bau amis gini?" Tanya suga.


"Gue gak nyium bau apa-apa" kata sera bohong.


"Apa sebenar nya yang lu sembunyiin dari gue?" Tanya suga sambil natap mata sera.


Sera yang di tanya cuma diam sambil nunduk. Sera gak berani natap suga.


"Gue gak bisa kasih tau bang. Atau dia akan marah dan gue gak tau apa yang bakal dia lakuin sama kita" kata sera masih menunduk.


Tiba-tiba ji yoon memeluk leher sera dari belakang seperti tadi. Sera udah pucat melihat ji yoon yang melihatkan wajah nya yang hancur dengan penuh amarah.


"Sera tau kan gak boleh ngasih tau siapa-siapa" kata ji yoon sambil menjilat telinga sera dengan lidah panjang nya.


Sera pun mengangguk. Suga yang melihat sera yang pucat kahwatir. Dia merasa aneh dengan sera yang menegang dan seperti tercekik.


"Sera jangan pernah berpikiran untuk memberi tau orang lain. Atau sera akan ikut aku ke neraka" kata ji yoon.


Darah terus menetes di baju sera karena wajah ji yoon yang hancur. Sera benar-benar mual mencium bau amis di baju nya.


"Bang to...long gue" kata sera menahan sakit karena ji yoon mencekik nya


"Sera lu kenapa?" Tanya suga sambil mengguncang tubuh sera.


"Ji yoon kan udah bilang jangan kasih tau siapa-siapa" kata ji yoon semakin mengetatkan cekikan nya.


"To...long lepa...sii" kata sera setelah itu ji yoon menghilang sera terbatuk batuk.


Sera kembali muntah darah tepat di hadapan suga. Suga langsung saja membawa sera ke rumah sakit. Sesampai nya di rumah sakit sera langsung di tangani oleh dokter. Suga masih tidak mengerti apa yang terjadi sama sera. Anak bangtan pun datang kerumah sakit karena suga memberi tau mereka.


"Bang gimana kok sera bisa masuk rumah sakit?" Tanya tae.

__ADS_1


"Gue masih gak tau apa yang sebenar nya terjadi. Sepulang sekolah tadi sera langsung masuk kamar. Gue ingin ngajak sera makan tapi gue denger sera ngomong sama orang. Tapi pas gue masuk kamar itu gak ada siapa-siapa selain sera. Dan gue nyium bau amis yang sangat nyengat. Tapi tiba-tiba sera kayak kecekik. Dia minta tolong sama gue. Sampai akhir nya sera muntah darah dan pingsan" jelas suga.


Semua orang diam mendengar penjelasan dari suga. Mereka mencoba mencerna apa yang di bilang suga.


"Ji yoon" kata tae tiba-tiba.


Semua pandangan langsung mengarah ke tae. Tae diam sejenak lalu mencoba memberi tau.


"Kalian ingat pertama kali kita masuk sekolah. Pak sam melarang semua siswa untuk pergi ke rooftop karena kata nya tempat itu angker" kata tae dan semua nya ngangguk.


"Jadi pas mos gue ke temu sera dari sana sambil teriak. Tapi pas gue tanya sera bilang gak papa" kata tae.


Suasana di sini berubah menjadi dingin. Mereka semua merasa ada hawa yang aneh di sekitar sini. Tae tau bahwa ji yoon ada di sini mengawasi mereka. Tae bisa merasakan nya karena keluarga tae memiliki warisan untuk dapat merasakan makhluk tak kasat mata.


"Dia ada di sini" kata tae sambil melihat sekitar mereka.


Mereka semua langsung merasa takut. Hoseok langsung meluk namjoon. Jimin nyelip di tengah-tengah.


"Dan waktu gue nganter sera dia nanyak sama gue pernah ketemu hantu apa enggak" lanjut tae.


"Pak sam ada bilang sama gue pas di UKS bahwa jangan tinggal kan sera sendiri" kata suga.


"Kabar nya dia juga udah membunuh banya siswa di sekolah kita" kata seok jin menyambung.


"Itu arti nya sera akan mati jika gak ada yang nolongi dia" kata namjoon.


Tiba-tiba kaca di dekat mereka pecah. Mereka semua langsung menyingkir dari situ.


"Dia datang dengan membawa banyak dendam dan dapat membunuh siapa saja yang ingin dia bunuh" jelas tae.


"Jadi kita semua harus waspada sampai nemuin gimana cara bebasin sera" jelas suga.


jangan lupa vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2