Mystery Rooftop Dwellers

Mystery Rooftop Dwellers
penyerangan


__ADS_3

Sekarang mereka sedang sembunyi di salah satu ruang. Semua pada sibuk dalam pikiran masing-masing. Sera masih sesenggukan atas ke jadian tadi. Gak berapa lama bel ke 3 berbunyi. Mereka semua langsung melihat ke arah jiwan untuk mendengar arahan selanjut nya.


"Kita bersiap untuk pergi" kata jiwan.


"Apa pun yang menghalangi kita bunuh!" perintah jiwan dengan tatapan lurus ke depan.


Mereka langsung bersiap untuk keluar mencari jalan. Mereka gak mau buang-buang waktu lagi. Karena waktu nya udah gak banyak. Namjoon memimpin di depan. Tae, suga dan jiwan di belakang menjaga sera.


"Banyak yang udah tertangkap" kata namjoon.


Karena mereka melihat jasad yang habis tercabik dan banyak darah berserakan. Bau amis menyengat penciuman mereka. Saat di lorong mereka bertemu kelompok lain. Kelompok itu menghadang anak bangtan.


"Seharus nya kalian mati!" Kata salah satu di antar mereka.


"Kalian membuat kami semua ada di sini yang tidak tau tempat apa ini sebenar nya!" Lanjut yang lain.


"Dan cewek itu harus duluan untuk mati! Dia mati kita akan selamat" teriak nya dan di setujuin sama orang yang ada di kelompok mereka.


"Kita harus bertarung. Bunuh yang menghalangi" kata jiwan pelan yang masih di dengar oleh anak bangtan.

__ADS_1


"Tapi kita gak mukin bunuh mereka" kata tae sambil berbisik.


"Gue udah tau ini akan terjadi maka nya udah gue peringati untuk bunuh siapa aja yang menghalangi kita" kata jiwan dengan tatapan tajam ke depan.


Jiwan maju dan saling berhadapan sama orang yang menghalangi jalan mereka. Jiwan memegang senjata berupa besi tajam yang sudah karatan. Semua masih memperhati kan jiwan. Sera masih diam mematung menatap lurus ke depan. Sedang kan lawan menatap sinis ke arah jiwan.


"Gue gak akan serahin dia! Jika ingin selamat jangan usik kami. Gue gak segan-segan bunuh kalian semua!" Kata jiwan dingin.


Seketika sifat jiwan berubah derastis. Tadi nya jiwan tidak semengerikan ini. Tapi sekarang dia berbeda. Jiwan sudah seperti monster. Ada hawa lain yang di keluar kan jiwan yang membuat tempat ini menjadi tempat yang mengerikan.


"Kalau gitu kita bunuh aja mereka semua!" Teriak salah satu orang yang ada di sana.


"Kalian ingin jadi orang bodoh di sana! Cih... jika tidak seperti ini kalian juga akan mati" kata jiwan sambil terus menyerang.


Suga mulai menyusul. Dia menyuruh tae untuk menjaga sera. Saat melihat suga anak bangtan lain nya ikut membantu kecuali tae. Jiwan lebih banyak melakukan serangan dan dengan cepat mereka semua langsung tumbang. Sera melihat itu menjerit histeris.


"Jangan lakuin itu! Gue mohon!!" Teriak sera sambil berjongkok dan menangis.


Sera gak kuat liat pembunuhan sadis di depan mata nya sendiri. Rasa nya dia ingin mati saja dengan semua ini. Tae yang melihat itu langsung menenang kan sera.

__ADS_1


"Ini demi kebaikan lu" kata tae.


"Kebaikan apa ha!! Kebaikan dengan membunuh semua orang! Itu yang di bilang ke baikan!! Lebih baik satu nyawa ilang dari pada banyak nyawa yang harus di korban kan" kata sera sambil menatap tae emosi.


Tae langsung memeluk sera meski sera terus meronta tapi tae gak akan melepas pelukan nya. Setelah menyerang anak bangtan langsung berkumpul di dekat tae dan sera. Tubuh mereka di penuhi dengan bercak darah orang-orang tadi. Suga langsung narik tangan sera.


"Lu kira kita mau ngebunuh mereka!" Kata suga sambil menunjuk jasad yang sudah tidak berdaya dengan darah yang terus mengalir.


"Kita kayak gini demi lu! Kalau bisa milih gue ingin ngulang waktu dan cegah lu untuk datang kesini agar semua ini gak terjadi! Gue juga gak mau ada korban di sini tapi itu permainan nya jadi kita harus gimana?! Bunuh lu? Dengan cara bunuh lu semua gak akan berakhir!!" Kata suga menggebu-gebu dengan emosi.


Suga gak ada maksud untuk membentak sera. Tapi dia harus nyadari adik nya kalau dengan menghilangkan nyawa nya gak akan merubah situasi ini. Sera yang medengar suga langsung diam membisu dengan kepala yang menunduk.


"Udah ayo lanjutkan perjalanan. Di depan sana masih ada rintangan yang jauh lebih berat" kata jiwan.


"Jadi kita harus bersiap" kata namjoon menambah kan.


Mereka gak akan membiar kan ada yang terluka. Mereka semua akan menjaga satu sama lain. Terutama sera. Karena yang di incar memang sera. Setelah itu mereka melanjutkan mencari ruangan kosong lagi.


Jangan lupa vote, like dan komenn💜💜

__ADS_1


__ADS_2