
Sera udah berada di sekolah. Tadi pagi sera buat suga naik darah karena liat sera masih tidur. Padahal udah jam 06:45. Jadi lah suga ngomel yang buat sera langsung lari untuk mandi.
Mereka sekarang sedang belajar sama pak sam. Pak sam tuh guru olahraga. Sebelum pergi kelapangan mereka di suruh ngeringkas terlebih dulu.
"Yang udah siap silahkan kelapangan" kata pak sam lalu pergi ke lapangan.
"Woii cepat biar kita lama di luar" kata guanlin sang wakil ketua.
"Ahsyappp" balas sera yang masih fokus nulis.
Setelah mereka siap semua tinggal sera yang ada di kelas karena ketinggalan. Sera tuh dari tadi nyanyi gak jelas pas sekertaris nulis di papan tulis. Maka nya sera lama.
"Bangke lah gue di tinggal sendiri" kata sera sambil nulis asal-asalan.
"Seraa" panggil ji yoon tiba-tiba sambil duduk di lemari kelas.
"Jangan ganggu gue dulu yoon. Entar gue gak bisa keluar" kata sera.
"Udah sera gak usah keluar. Disini aja sama ji yoon" suruh ji yoon.
"Emang kenapa?" Tanya sera sambil natap ji yoon.
"Sera nanti temui ji yoon di rooftop" kata ji yoon lalu menghilang.
"Udah lah gue mau keluar" kata sera.
Tanpa sera sadari sedari tadi pak sam mendengar sera berbicara dengan ji yoon. Setelah selesai sera langsung lari ke lapangan.
✴✴✴
Sekarang sudah bel istirahat. Sera akan menuju rooftop untuk menemui ji yoon.
"Sera kantin kuy" ajak nana.
"Kalian aja lah" suruh sera.
"Yaudah kita duluan" kata hani lalu mereka pergi ninggalin sera.
Sera langsung buru-buru ke rooftop. Saat sampai di rooftop sera langsung berdiri dekat pagar. Tiba-tiba ada yang datang. Ternyata pak sam.
__ADS_1
"Sera kamu ngapain di sini?" Tanya pak sam.
"Gak ada" balas sera.
"Kamu gak tau tempat ini tuh di larang di datengi. Dan tempat ini angker" kata pak sam lalu ikut berdiri di dekat pagar.
"Emang ada apa pak?" Tanya sera pura-pura gak tau.
"Kamu kenal ji yoon kan?" Tanya pak sam.
"Bapak juga kenal ji yoon?" Tanya sera heran.
"Ji yoon tuh dulu murid bapak. Dia meninggal di rooftop ini karena di bully sama teman seangkatan nya. Semenjak ji yoon meninggal tempat ini jadi berhantu. Siapa saja yang datang akan di nampaki sama sosok ji yoon. Dia sudah memakan banyak korban siswa di sini. Jadi kamu jangan percaya sama dia" kata pak sam memberi tau.
"Tapi dia baik pak" kata sera.
"Bapak juga hampir jadi korban nya. Makanya semenjak itu rooftop ini gak ada yang pernah datengi lagi. Ji yoon hanya mencari korban untuk di bunuh" jelas pak sam.
"Apa yang terjadi sama siswa yang di bunuh?" Tanya sera penasaran.
"Mereka meninggal seakan akan bunuh diri dari rooftop ini" kata pak sam.
Tiba-tiba ji yoon datang dengan menampakan wajah nya yang lumayang mengerikan. Banyak darah yang mengucur dari wajah ji yoon yang ancur. Sera pun terkejut dengan ke datang ji yoon seperti ini.
"Jangan dengar kan dia sera" kata pak sam.
Sera bingung ingin percaya sama siapa. Semua ini terlalu rumit.
"Sera mau aku lihatkan di mana ji yoon mati?" Tanya ji yoon.
Sera melihat ke arah pak sam. Pak sam menggeleng bahwa jangan mau percaya sama ji yoon. Sera pun mengangguk.
"Sera jangan dia akan melukai mu" kata pak sam.
"Diam lah. Jangan ganggu aku dan sera" kata ji yoon sambil mendekat ke arah sera.
Ji yoon meletakan ke dua tangan nya di mata sera. Membawa sukma/arwah sera kembali ke 3 tahun yang lalu. Pak sam hanya melihat dari dekat pembatas.
*Kembali pada 3 tahun yang lalu
Di sini lah ji yoon yang sedang di siksa oleh para teman sekelas nya. Awal mula permasalahan nya dia yang tidak sengaja menumpahkan jus ke baju teman nya.
__ADS_1
Ji yoon di situ sudah terkapar lemas karena di tendang habis-habisan oleh mereka. Sampai-sampai dia muntah darah. Awal nya mereka semua cuma tertawa melihat ji yoon seperti ini. Sampai akhir nya mereka menjatuhkan tubuh ji yoon seakan-akan dia melonca sendiri.
Semua orang yang berada di sana benar-benar terkejut. Ji yoon segera di lari kan ke rumah sakit terdekat tapi dia tidak berhasil di selamat kan. Orang tua ji yoon saat itu dalam peroses cerai. Dan saat kematian ji yoon mereka cuma biasa saja. Arwah ji yoon di penuhi dengan dendam. Semenjak itu dia selalu berada di rooftop ini*.
Setelah itu sera langsung muntah darah. Pak sam yang melihat itu langsung membawa sera ke uks. Dia benar-benar panik. Sedang kan ji yoon menghilang entah ke mana.
Suga dan anak bangtan lain nya langsung ke uks saat mendengar sera pingsan begitu juga teman sera. Sekarang sera lagi di periksa sama dokter uks.
"Gimana ke adaan nya dok?" Tanya suga cemas.
"Apakah sebelum pingsan ada yang terjadi?" Tanya dokter.
"Gak ada dok" kata pak sam berbohong.
"Sera akan baik-baik aja meski di perut nya ada sedikit memar" jelas nya.
Suga langsung masuk untuk melihat ke adaan sera. Dia benar-benar cemas. Sedang kan hani dan nana nangis liat sera kayak gini. Gak berapa lama sera membuka mata nya.
"Lu kenapa bisa kayak gini?" Tanya suga.
"Gak papa" balas sera sambil senyum.
"Jangan bohong sama gue" kata suga yang nahan emosi.
Suga gak segang-segang ngehajar orang yang udah nyakiti sera. Meski suga terlihat cuek dan gak peduli tapi sujujur nya suga sangat kahwati tanpa banyak orang yang nyadari.
"Gue gak papa jadi tenang aja" balas sera sambil senyum tipis.
Tiba-tiba suga pergi ke luar nyamperi pak sam yang duduk di depan. Suga tau ada yang di sembunyiin sama mereka berdua.
"Pak sam" panggil suga.
"Iya?" Balas pak sam.
"Kenapa sera bisa sampai pingsan?" Tanya suga penasaran.
Pak sam cuma bungkam tanpa ada niat untuk membalas suga.
"Jangan biar kan sera sendirian atau dia akan datang untuk membawa sera" kata pak sam lalu pergi meninggal kan suga yang masih mematung.
Kira-kira yang di bilang pak sam itu benar apa enggak yah?
__ADS_1
Jangan lupa vote dan komen yah💜
I love purpel purpel you~🎶